Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Membereskan kekacauan


__ADS_3

Andrew menenangkan istrinya yang memang beberapa hari ini suasana hatinya selalu buruk. Ya, Helena sudah sangat ingin segera bertemu dengan calon menantu dan cucunya yang ternyata masih belum ditemukan oleh Daniel, bahkan saking tidak sabarnya Helena ingin suaminya saja yang mencari Angel dan tidak mau lagi menunggu hasil pencarian Daniel. Helena tidak mau lagi mengandalkan Daniel yang terlihat bermain main dengan kewajibannya itu.


"Sayang, aku tidak mungkin mencari Angel karena itu tugas Daniel, tentu saja Daniel harus membereskan kekacauan yang telah ia perbuat jika Daniel tidak belajar dengan semua yang terjadi maka usaha kita selama ini akan sia sia," ucap Andrew serius ia ingin putra sulungnya sadar dengan masalah ini, bukannya Andrew tega tidak mau membawa Angel dan calon cucunya untuk hidup nyaman di rumah mewahnya ini.


Helena menatap suaminya sendu, " tetapi Angel dan calon cucu kita sendirian di luar sana dan tidak mempunyai tempat tinggal dan uang sepeserpun, bagi kita yang normal saja hidup sendirian tanpa sanak saudara, tanpa tempat tinggal dan uang sungguh berat apalagi bagi Angel yang mempunyai kekurangan dan kondisinya tengah hamil sudah dipastikan jika dirinya menanggung beban yang lebih berat, kita tidak mungkin membiarkan situasi ini lebih lama, mama benar benar khawatir dengan kondisi calon menantu dan calon cucu kita pa." Ia tidak ingin Angel terus hidup menderita, seharusnya kini Angel menikmati kebahagian dan dimanjakan sebagai seorang ibu yang tengah hamil apalagi ini calon cucu pertama penerus keluarga Wiratama.


Andrew mengulas senyuman, "tidak perlu secemas ini sayang, aku sedikit banyak mengetahui kondisinya saat ini." Ya Andrew tidak berbohong saat mengatakan hal ini pada istrinya, ia menempatkan banyak anak buahnya di desa itu untuk terus mengawasi serta menjaga calon menantu dan calon cucu nya dari kejauhan.


Helena mengenggam tangan suaminya dengan penuh harap. " Benarkah? lalu dimana Angel sekarang ? bisa bawa mama ke sana ? mama ingin bertemu dengannya." Helena tidak ingin menunda waktu lebih lama lagi, ia ingin segera bertemu dengan Angel.

__ADS_1


Andrew menggeleng dan mencium kening istrinya sebelum memeluknya dengan erat. "Maaf sayang aku tidak bisa, belum saatnya mama bertemu dengan Angel."


"Baiklah kalau begitu buat Daniel untuk segera menemukan Ange." Putus Helena dengan tegas, jika dirinya sama sekali tidak boleh bertemu dengan menantunya maka Helena harus bertindak tegas memaksa putra sulungnya untuk segera menemukan Angel, Helena masih belum bisa merasa lega jika Angel belum di bawa dan tinggal di kediaman keluarga Wiratama dan Helena yakin hanya keluarga Wiratama yang bisa memberikan perlindungan pada Angel.


"Baiklah papa akan pastikan jika Daniel segera bergerak mencari Angel, papa akan bicara dengan Daniel, mama di sini saja jika mama ikut, Daniel akan mengetahui rencana kita," ujar Andrew yang segera disetujui oleh istrinya.


Andrew bangkit dari sofa dan melangkah menuju ke ruang kerja putra nya yang berada di lantai 3, satu lantai yang sama dengan kamar pribadi Daniel.


Daniel bangkit berdiri dan duduk di hadapan papanya. "Pa, sudah berapa kali kubilang bahwa aku tidak berminat untuk mencarinya, tolong papa dan mama memahamiku sedikit saja." ujar Daniel setengah frustasi.

__ADS_1


Bagaimana Daniel tidak merasa frustasi sudah beberapa minggu ini Daniel kehilangan konsentrasi, ia tidak bisa mengerjakan pekerjaannya dengan baik, setumpuk dokumen sudah bertempuk di mejanya untuk ia baca dan tanda tangani, sebuah sejarah baginya selama ini ia tidak pernah mengalami kesulitan dan menumpuk pekerjaannya sampai sebanyak ini. Dan semua ini tidak terlepas dari Angel yang selalu datang dan menganggu pikiran Daniel, menyebut namanya saja Daniel sudah sangat kesal bagaimana mungkin Daniel mau mencari wanita yang kabarnya tengah mengandung calon anaknya.


"Kau tidak sepenuhnya tidak mencari Angel bukan ? papa tau kalau kau menyuruh Thomas karena Roby tidak bisa kau hubungi untuk mencari keberadaan Angel." tanya papa nya tepat sasaran.


"Ck..sebenarnya apa yang tidak papa ketahui ?" tanya balik Daniel pada papanya dengan kesal, bagaimana papanya bisa mengetahui hal ini padahal Thomas selalu bekerja dengan sangat rapi dan selalu menutupi misinya dengan sukses, tapi mengapa papanya bisa mengetahui semua ini ?


Andrew mengangkat bahunya "Entahlah papa juga bingung, sebenarnya apa yang papa tidak ketahui ya ?" Daniel bisa menangkap dengan jelas nada bangga dan sombong dalam suara papanya itu.


Othor minta 👍 dan ❤ nya, kali ini nulis agak panjang biar kakak kakak puas bacanya, hihihi 😁

__ADS_1


Salam sayang selalu buat kakak kakak sekalian yang sudah membaca karyaku 💕


Tbc


__ADS_2