Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Semua aman terkendali


__ADS_3

" Hah...hah..arrrghhh.....Daniel mengerang menikmati pelepasan yang kesekian kalinya bersama istrinya. Tubuh Angel bagai candu baginya ingin selalu menyatu bersama istrinya menikmati surga dunia. Ia menatap wajah istrinya yang berada di kungkungan badanya bersemu merah sedang menghidup oksigen banyak banyak bersama peluh dan tubuh mengkilat Angel seakan membuat dirinya mengalami dejavu saat pertama kali ia menyentuh tubuh istrinya di kamar hotel.


" Terima kasih sayang, dirimu sungguh membuatku gila," ucap Daniel seraya mencium kening istrinya yang berkeringat. Setelah mencium istrinya Daniel berguling ke samping istrinya menetralkan degup jantungnya yang berdetak cepat sehabis berolah raga malam bersama istrinya.


Daniel menarik tubuh Angel ke dalam dekapannya menikmati malam panjang setelah penyatuan cinta mereka yang sangat indah.


Angel membuka kedua matanya, tubuhnya remuk redam akibat gempuran Daniel yang membuatnya terjaga sampai dimana mereka berdua merasa lelah setelah berkali kali mencapai surga dunia bersama sama. Angel terbangun dalam dekapan sang suami yang memeluk tubuhnya dengan posesif seakan takut kehilangan. Angel mengambil jam tangannya dan melihat sudah jam sepuluh siang. Daniel benar benar membuat dirinya kelelahan semalam sampai ia bangun sesiang ini dan melupakan kedua anak kembarnya yang belum mendapatkan asi darinya. Angel menyentuh dengan lembut lengan Daniel tuk membangunkan suaminya dari tidur lelapnya.


" Selamat pagi sayang," ucap Daniel dengan suara seraknya.


" Kita bangun kesiangan, aku tidak enak dengan mama bagaimana kalau twins rewel ? aku belum memberikan mereka asi," jelas Angel dengan isyarat jarinya.

__ADS_1


" Bukankah kemarin kau sudah memompa asimu banyak buat stok ? lagipula pasti mama bisa menjaga twins dengan baik, kau tidak usah khawatir lihat mama bahkan tidak mencari kita itu artinya semua aman terkendali, yuk kita tidur lagi aku masih sangat mengantuk," ujar Daniel seraya menjatuhkan kepalanya di dada Angel.


Angel menepuk nepuk lengan suaminya sampai sang suami menengok padanya.


" Bergeserlah sebentar, aku ingin segera mandi dan melihat twins di kamar mama."


Angel mengerutkan keningnya menahan rasa sakit pada inti tubuhnya, Daniel benar benar nyaris membuatnya tidak bisa berjalan pagi ini. Ia memukul lengan Daniel dengan kesal dan mengerucutkan bibirnya.


" Kita mandi berdua ya sayang ?" rayu Daniel saat menyadari adik kecilnya yang tiba tiba berdiri tegak saat meletakan Angel di dalam bathtube. " Daniel aku benar benar harus segera menengok twins di kamar mama," peringat Angel ia tau akal bulus suaminya yang pasti tidak hanya sekedar mandi dan menyuruh Daniel keluar dengan melotot pada suaminya.


Daniel yang melihat istrinya merasa gemas. " Baiklah, tapi berikan aku morning kiss dulu baru aku akan keluar."

__ADS_1


Angel segera mencium bibir Daniel karena ia tau bahwa suaminya itu tidak akan beranjak sebelum mendapatkan keinginannya. Daniel menahan tengkuk istrinya dan memperdalam ciumannya, ia menyesap bibir Angel sebelum menyudahi ciuman panasnya.


Angel keluar dari kamar mandi setelah membersihkan dirinya dan melihat jika Daniel malah melanjutkan kembali tidurnya



Sumber foto dari google


Angel melihat Daniel yang terlelap dalam tidurnya memutuskan tidak membangunkannya dan berjalan keluar kamar tempatnya menginap menuju kamar mama mertuanya. "Ach perih sekali, Daniel benar benar menyiksaku," batin Angel seraya memejamkan kedua matanya menahan perih saat dirinya berjalan.


Angel mengetuk pintu kamar mama mertuanya. " Kakak ipar kau sudah bangun, kak Daniel tidak bersamamu?" tanya dokter Clara yang membukankan saat dirinya memasuki kamar mama mertuanya, ternyata semua orang sedang berkumpul di kamar mama mertuanya termasuk kedua malaikat kecilnya yang langsung tertawa dan tampak mengerak gerakan tangannya merasa senang melihat kedatangan mamanya.

__ADS_1


Tbc


__ADS_2