
Angel menatap tidak percaya pada Daniel mukanya yang semula pucat kini berganti dengan kemarahan. Air mata Angel mengalir begitu saja karena dirinya tidak mampu menahan luapan emosi setelah mengingat kembali semua yang telah ia alami, semua umpatan kasar dan perlakuan kasar yang tidak manusiawi yang ia terima serta pengusirannya dari tempat kost nya semua adalah imbas dari rencana pria terhormat yang sebenarnya ia kagumi diam diam yang berada di hadapannya. Bahkan Angel tidak yakin apakah gelar terhormat dan rasa kagum itu apa masih pantas disematkan pada Daniel setelah apa yang telah pria itu lakukan.
Dengan kedua tangan yang bergetar ia kembali bertanya "Kenapa bapak melakukan itu semua? apa salah saya sehingga bapak membuat hidup saya hancur seperti ini ?"
"Aku tidak perlu menjelaskannya secara detail, intinya aku tidak menyukaimu. Aku membencimu hingga mencapai batas dimana aku ingin menyingkirkanmu dari pandanganku," jawab Daniel tanpa merasa bersalah sedikitpun atas semua yang telah ia lakukan pada Angel.
__ADS_1
Angel benar benar tidak percaya mendengar jawaban Daniel, ia memejamkan mata dan kembali bertanya " Lalu bagaimana bisa saya ditiduri oleh seorang pria? bahkan saya tidak ingat kapan, dimana dan dengan siapa saya melakukan itu? saya hanya ingat bahwa saat itu saya terbangun pada sebuah kamar hotel dalam keadaan telanjang tanpa busana, jika bapak bener adalah ayah dari janin yang saya kandung bapak pasti memiliki jawaban atas semua pertanyaan saya."
"Sudah aku tegaskan dari awal bahwa janin yang berada dalam kandunganmu berasal dari benihku. Kamu memang tidak mengingat prosesnya karena saat itu kamu tidak sadarkan diri. Tapi aku akan menjelaskannya, saat pesta ulang tahun PT Santoso kau tidak sadarkan diri, aku mengatur agar kau meminum sesuatu yang telah ku masukkan ke dalam wine agar kau tidak sadarkan diri yang diberikan seorang pelayan padamu dan aku pula yang mengatur pelayan itu membawamu ke kamar hotel yang telah aku siapkan. Saat kamu tidak sadarkan diri di dalam kamar, saat itulah aku menidurimu. Aku juga yang merekam semua kegi---"
Daniel tidak bisa melanjutkan kembali ucapannya karena Angel telah menamparnya begitu keras hingga menyisahkan rasa perih di pipi kanannya. Daniel bisa melihat jika tangan Angel yang telah menamparnya kini bergetar hebat, entah karena emosi atau merasa sakit setelah menamparnya. Tapi dengan ekspresi pada wajah cantik Angel membuat Daniel sadar jika Angel tak bisa lagi menahan luapan emosi di hatinya.
__ADS_1
Daniel segera di bawa keluar oleh Aan saat sadar kalau Angel mengamuk karena Daniel. Daniel sendiri masih mencoba untuk melihat Angel yang kini tengah dipeluk erat oleh Kokom masih dalam keadaan menangis. Daniel bisa melihat dengan jelas betapa hancurnya Angel saat ini, sayangnya bukannya merasa senang atas kehancuran Angel, Daniel merasa jika dirinya sama hancurnya dengan Angel saat ini. Ini sangat aneh dan membingungkan baginya, tentu saja terasa aneh dan membingungkan saat dirinya berharap merasa bahagia saat melihat Angel hancur terpuruk dan tidak bisa lagi melanjutkan hidupnya lagi.
Begitu tiba di luar Daniel tidak memulai pembicaraan apapun, ia memilih duduk di kursi panjang tempat kacang hijau disemai guna mendapatkan kecambah yang selalu Angel panen tiap paginya. Daniel duduk dengan tegap dan diam, ia menunggu waktu sebelum dirinya mengungkapkan niatnya pada Kokom dan Aan. Tentu saja Daniel harus bersikap sebagai seorang pria yang akan menjemput wanitanya dengan baik baik. Daniel tidak boleh membuat sesuatu yang akan menimbulkan kecurigaan.
Tadi saja saat Daniel membawa Angel pulang atas petunjuk warga sekitar, Daniel disambut oleh rasa terkejut Kokom dan Aan melihat Angel tidak sadarkan diri dalam gendongan Daniel hampir saja mereka memanggil dokter untuk memeriksa Daniel untung saja Daniel bisa meyakinkan keduanya jika Angel tidak apa apa.
__ADS_1
Tbc