Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 123


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


“Semua uang ini kamu pegang dulu.” Milla mengeluarkan setumpuk uang dari dalam dompetnya dan menyerahkan kepada Herli , “Asalkan kamu melakukan dengan baik hal ini. Tenang saja, aku akan membuatmu kembali ke perusahaan Lion.”


“Benarkah?” Sepasang mata Herli terlintas sinar harapan.


Milla menganggukkan kepala, “Tentu saja. Sekarang bukankah Linda yang berkuasa di depan Edgar? Asalkan Linda tidak ada, maka Edgar akan teringat dengan kebaikanmu. Bagaimanapun juga kamu sudah bertahun-tahun di perusahaan Lion, tidak ada jasa juga ada kerja keras. Nantinya aku akan memujimu di depannya, apakah kamu masih takut tidak bisa kembali?”


“Benar.” Herli mengambil uang dan berkata geram, “Nona Xu, tenang saja. Setelah besok, di dunia ini tidak akan ada lagi Linda!”


Kebencian di dalam hati sudah mencapai tingkat ekstrem, Herli tidak sabar untuk membuat Linda mati!


Asalkan bisa membasmi Linda, asalkan bisa balas dendam, dia rela melakukan apapun!


“Begitu paling bagus.” Milla tersenyum datar.


Linda yang tidak tahu malu ini, dia punya banyak cara menghadapinya, bahkan tidak perlu dia turun tangan langsung.

__ADS_1


Asalkan membasmi Linda, maka posisi Nyonya muda keluarga Lion akan menjadi milik dia Milla !


Setelah Herli pergi, Milla berpikir sejenak dan mengirimkan pesan kepada Feli : Besok pagi pukul 9, ada pertunjukkan bagus di Danau Cinta.


Milla tahu kalau Feli juga sama tidak menyukai Linda. Seandainya Herli gagal maka masih ada Feli.


Linda, tunggu saja kamu!


Semua sudah siap, Milla tersenyum dan pergi jalan-jalan bersama Lenira dengan puas.


Begitu teringat dengan besok sudah bisa menghabisi Linda, Milla tidak bisa mengendalikan kegembiraannya, dan membeli banyak barang kesukaannya.


Langit berangsur gelap.


“Milla, ayo kita pulang?” Lenira membantu Milla membawa barangnya di samping.


Masuk ke dalam mobil, baru menyetir tidak lama, tiba-tiba sebuah mobil Rolls Royce yang familiar masuk ke pandangan Milla .


Bukankah ini mobil Edgar?


Sejak dia menyuruh kakaknya membawanya pergi ke perusahaan Lion, dia sudah tidak pernah bertemu dengan Edgar lagi.


Milla sedang sedih tidak ada kesempatan pergi mencari Edgar. Tidak menyangka begitu kebetulan sudah melihat Edgar menyetir pergi ke pinggiran kota.

__ADS_1


“Cepat, ikuti mobil di depan.” Milla segera memerintah supir.


“Baik Non.” Supir menjawab dengan hormat.


Mobil Edgar langsung menuju pinggiran kota. Lenira sedikit bingung, “Milla, CEO Lion ini mau kemana?”


Milla memandangi erat sosok ganteng di dalam mobil depan.


Sekalipun begitu jauh, Milla seperti masih bisa merasakan nafas dingin di seluruh tubuhnya itu.


Terlintas sebuah cahaya di dalam pikiran Milla , “Hari ini hari apa?”


“Tanggal 5 Juni.” Lenira tidak paham.


Milla terdiam dan berkata, “Kalau aku tidak salah ingat, hari ini adalah hari kematian ayahnya Edgar.”


Dia pernah mendengar kakaknya mengungkit, kalau setiap tahun disaat ini. Edgar akan pergi ke kuburan mengunjungi makam ayahnya.


Kuburan.


Edgar menghentikan mobil dan melangkahkan kaki yang berat, menelusuri jalan yang berbelok-belok berjalan ke atas gunung.


Di atas gunung paling tengah ada sebuah batu nisan yang sangat khusyuk.

__ADS_1


Itu adalah batu nisan ayahnya Edgar – Gugun Lion.


Edgar berlutut, tubuh yang tinggi besar, pandangan yang dalam, menatap gambar lelaki paruh baya yang memiliki kemiripan 50%-60% dengannya.


__ADS_2