Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 129


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


“Taufik ,kamu buat apa masih bengong? Masih tidak cepat tangkap Linda pembunuh ini. Jangan biarkan dia lari!” Feli merangkak bangun dari atas tanah dengan berantakan dan melotot pada Taufik di sampingnya.


Taufik adalah pengejar fanatik Feli . Hari ini Feli khusus membawanya demi bisa menghadapi Linda dengan baik.


Sekarang, benar saja bisa menggunakannya.


Taufik selalu menjadikan Feli sebagai Dewi, mendengar perintah Feli H, dia langsung mengangguk dan berjalan cepat pada Linda lalu menghadangnya, "Linda ya? Kamu sudah membunuh orang masih ingin kabur?”


Linda sungguh kehilangan kata, dia mengernyitkan alis melihat permukaan danau dan berkata suram, “Sekarang menolong Herli X masih tertolong. Kamu masih menghalangiku, maka dia benar-benar mati tenggelam. Coba kamu bilang, nantinya siapa pembunuhnya?”

__ADS_1


Meskipun suara Linda tidak besar, tetapi auranya kuat, membuat Taufik tercengang dan refleks hendak menyingkir.


Tetapi Feli malah mendengus dingin dan menghalanginya, “Taufik, jangan dengarkan dia. Kita berdua ada empat mata yang melihatnya. Linda yang mendorong Herli ke dalam air. Sekalipun Herli benar terjadi sesuatu, pelakunya juga adalah LInda, tidak ada hubungannya dengan kita! Kamu halangi dia jangan biarkan dia kabur, aku segera lapor polisi!”


Melihat Feli berkata begitu, Taufik juga berkata dengan menyanjung, “Feli, tenang saja, ada aku, dia tidak bisa kabur!”


Dan Feli mengambil handphone menelepon polisi, “Halo, kantor polisi ya? Ada orang didorong ke dalam air di Danau Cinta. Benar, di Danau Cinta, kalian cepat datang!”


Raut wajah Linda sedikit dingin, Herli tenggelam, Feli malah menghalanginya dan tidak membiarkannya menolong. Sekarang menelepon polisi dan bukanlah ambulans, sebenarnya apa maksud Feli ?


“Linda, aku sudah lapor polisi, kamu tidak bisa kabur!” Di dalam mata Feli terlintas kekejaman.


Herli tidak mati, Linda paling hanya sengaja melukai orang. Herli mati, maka kejahatan Linda adalah sengaja membunuh orang. Kedua hal itu tidak sama.


Apalagi, Herli sudah mati, tidak ada saksi. Nantinya bukankah polisi hanya mendengar pernyataannya?


Asalkan dia menegaskan kalau Linda yang sudah mendorong Herli ke dalam danau, ditambah dengan pernyataan Taufik , maka bukankah kejahatan pembunuhan Linda sudah jelas?

__ADS_1


Begitu teringat bisa segera menghabisi Linda duri di dalam mata ini. Mata Feli terlintas kegembiraan yang tidak bisa dikendalikan, “Linda, kamu pembunuh ini! Tunggu saja masuk penjara seumur hidupmu!”


Linda memegang kening, Feli ini orang gila ya ....


Linda baru saja hendak mendorong Taufik yang menghalanginya, hanya terlihat satu sosok tinggi berjalan datang dengan cepat dan nada suaranya dingin, “Ada apa?”


Memandang ke arah suara, yang muncul di dalam pandangan Linda adalah Jonatan Shen.


Dia melihat Linda pergi begitu lama masih belum kembali sangat khawatir, jadi menghentikan pemotretan dan mencarinya.


Tidak menyangka melihat Feli dan Taufik menjerat Linda, samar-samar masih mendengar “pembunuh.”


“Jonatan , kamu datang dengan baik. Herli jatuh ke dalam air.” Linda menunjuk permukaan danau dan suaranya tenang, “Aku turun menolongnya, kamu cepat telepon ambulans.”


“Aku yang pergi!” Linda belum selesai bicara, Jonatan sudah maju dan belum sempat melepas baju sudah masuk ke dalam air danau yang dingin.


Linda melihat Jonatan yang masuk ke dalam air dengan khawatir. Kalau dia tidak salah ingat, kemampuan berenang Jonatan sepertinya biasa.

__ADS_1


Untungnya, beberapa menit kemudian, Jonatan sudah menemukan Herli yang tenggelam.


__ADS_2