Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 128


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Linda sedikit menyamping dan dengan lincah menghindari serangan ini.


“Herli , kamu sedang melakukan apa?” Linda mengerucutkan bibir dan menatap Herli di depan yang berwajah kejam.


Herli ini sungguh tidak menyerah. Tempo hari menikamnya dengan pisau, hari ini masih ingin mendorongnya ke dalam danau?


Sepertinya antara dia dan Herli juga tidak ada dendam besar deh? Kenapa harus membunuhnya?


Herli tidak berhasil, di dalam matanya ada api amarah yang membara. Dia menatap Linda dengan benci, “Linda, dasar j414ng! Kamu membuatku diusir oleh Edgar dari kantor dan mendapat blokiran, sekarang bahkan tidak bisa menemukan pekerjaan. Aku tidak akan melepaskanmu, tahun depan di hari ini adalah hari kematianmu!”


Linda menyeringai, “Herli , cukup kamu! Tidak ada orang yang mencelakaimu. Kalau bukan kamu berniat mencelakaiku dan melakukan hal yang merusak kepentingan perusahaan. Bagaimana mungkin diusir dari perusahaan?”


Linda hanya merasa ironis. Kenapa orang-orang ini suka menaruh semua kesalahan padanya, apakah tidak bisa introspeksi diri?


“Aku tidak melakukan kesalahan!” Herli menatap Linda dengan kejam. Wajah yang indah sudah berubah menjadi ganas.


“Kalau bukan kamu, bagaimana mungkin Edgar tidak melihatku? Aku di sisinya bertahun-tahun, tidak ada jasa juga ada kerja keras.


Dulu ketika kamu belum datang ke perusahaan, dia juga sering perhatian padaku. Tetapi sejak kamu masuk ke dalam perusahaan, semua sudah berubah! Di dalam hati Edgar hanya ada kamu dan selalu membantumu.


Kamu hanya orang kampungan, apa yang lebih baik dariku? Kenapa dia demi menolongmu, lebih baik terluka sendiri. Sebenarnya apa yang kamu punya! Semua karena kamu!!


Kamu yang sudah mengadu domba di depan Edgar dan menjebakku, menghasut dia untuk memecatku.


Kalau bukan kamu, Edgar pasti akan jatuh cinta padaku!”


Sudut mulut Linda berkedut, Edgar akan jatuh cinta padanya? Herli dapat kepercayaan diri darimana?


Linda berkata sinis, “Simpan semua halusinasimu itu. Tidak ada orang yang ingin mencelakaimu, semua salahmu sendiri. Tolong kamu introspeksi diri.”


Melihat rupa Linda yang tenang, api amarah di dalam hati Herli sudah membakar kuat.


“Linda, aku tidak akan melepaskanmu! Kamu ini sudah seharusnya mati! Kamu hidup di dunia ini hanya akan mencelakai orang! Hari ini adalah kematianmu!!” Herli berteriak.


Hari ini dia pasti akan menghabisi Linda, karena hari ini adalah kesempatan terbaik dia bertindak.


Wajah Herli menjadi buruk dan menggunakan segenap tenaga menabrak Linda.

__ADS_1


Melihat rupa Herli yang gila, Linda tersenyum sinis.


Hanya mengandalkan Herli ? Sudah ingin membunuhnya?


Sungguh tidak tahu diri!


Linda memiringkan tubuh dan menghindar ke samping.


Sedangkan Herli karena tenaga terlalu kuat ditambah tanah terlalu licin karena hujan semalam. Jadi dia tergelincir dan seluruh dirinya jatuh ke dalam Danau Cinta.


Plung ....


Suara keras Herli jatuh ke dalam danau.


“Tolong, tolong!” Cuaca di bulan Juni sedikit sejuk. Seluruh diri Herli basah kuyup dan raut wajahnya pucat karena kedinginan. Dia bergerak di dalam air dan berteriak putus asa.


Dia tidak bisa berenang!


Tadinya seluruh pikiran Herli adalah mendorong Linda masuk ke dalam danau, tetapi siapa sangka dirinya malah jatuh sendiri.


Tubuhnya tidak tahan tenggelam. Perasaan sesak itu membuat Herli penuh dengan rasa takut.


Di sekitar tidak ada orang hanya ada Linda.


Linda berdiri di tepi dan sepasang tangannya memeluk dadanya. Dia menatap Herli yang sedang meronta di dalam danau dengan dingin, “Herli , salahmu sendiri, mencelakai orang malah berakhir mencelakai diri sendiri.”


“Aku sudah tahu salah, cepat tolong aku.” Rasa takut akan kematian menyelimuti Herli . Saat ini sudah tidak pedulikan apapun lagi, hanya meminta maaf dan ampun, berharap LInda bisa menolongnya.


“Sudah akan mati baru tahu salah?”Linda tetap berdiri dan tidak bergerak. Raut wajahnya datar dan tidak ada maksud untuk menyelamatkan Herli .


Lihat air danau ini juga tidak begitu dalam, Herli seharusnya tidak akan mati tenggelam dalam sementara waktu.


Kalau memang Herli begitu kejam hendak membunuhnya, maka dia akan membuat Herli mencoba perasaan itu.


Herli meronta dengan panik dan minum beberapa teguk air, dia tersedak hingga batuk kuat.


Melihat Linda tetap berdiri di tempat dan sama sekali tidak pedulikan hidup matinya. Herli tidak tahan mengumpat, “Linda, dasar j414ng, kamu tidak menolongku! Aku menjadi hantu juga tidak akan lepaskan kamu!!”


Begitu bicara, Herli kembali tersedak air, rasa takut tak berbatas sudah menyerang seluruh dirinya.


Dia sedikit demi sedikit tenggelam.


“Linda, aku tidak akan lepaskan kamu ....” Herli yang berwajah pucat gemetaran, dia merasakan perasaan mendekati kematian.


“Hemat energimu.” Lindamengernyitkan alis dengan wajah datar dan bersiap turun ke dalam danau menolong Herli .

__ADS_1


Bagaimanapun juga, Linda juga tidak ingin ada nyawa yang hilang.


Linda berjalan ke depan dan hendak turun, tiba-tiba ada suara teriakan kuat di belakang, “Linda, kamu mendorong Herli ke dalam air!”


Apa-apaan?


Dia mendorong Herli ke dalam air?


Linda refleks menoleh dan melihat Feli sedang berjalan padanya dengan agresif.


Di samping Feli masih ada seorang laki-laki berbadan besar dan memakai kacamata bingkai emas. Adalah Taufik Li teman sekaligus orang yang mengejar Feli ..


Kemarin setelah mendapat pesan dari Milla., Feli pagi-pagi sudah tiba di Danau Cinta bersama Taufik.


Tadinya Feli masih tidak terlalu mengerti dengan maksud pesan Milla itu. Ketika dia melihat Herli dan Linda, dia langsung paham.


Ternyata Milla membunuh orang dengan tangan orang lain, menggunakan tangan Herli membunuh Linda.


Tetapi siapa sangka Herli begitu tidak berguna, tidak berhasil mendorong Linda ke dalam air, malah dirinya yang jatuh ke dalam air.


Tidak ingin melewatkan kesempatan ini dengan sia-sia, di dalam pikiran Feli terlintas cahaya, dia lantas membawa Taufik berjalan kepada Linda.


Linda tidak pedulikan Feli , malah ditarik oleh Feli .


“Kamu sedang apa?” LInda mengernyitkan alis.


“Linda, dasar pembunuh!” Feli tersenyum dan berteriak keras.


“Kamu sedang bicara sembarangan apa?” Linda mendorong Feli dengan kuat.


Feli jatuh di atas tanah, “Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri kalau kamu sudah mendorong Herli ke dalam danau. Sekarang kamu mendorongku lagi, apakah ingin membunuhku juga?!”


Linda, ???


Kapan dia mendorong Herli ke dalam danau?


Jelas-jelas Herli yang mendorong dia, oke?


Feli jelas ingin menjebaknya lagi.


Linda merasa gusar, dia memandangi Feli dari atas seperti melihat orang idiot, “Feli , kamu buta ya?”


Selesai bicara, dia lantas tidak lagi pedulikan Feli dan berjalan ke depan.


Di permukaan danau sudah tidak nampak Herli yang meronta ....

__ADS_1


__ADS_2