Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 148


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Dikatakan tidak akan ada yang menghapusnya tanpa persetujuannya.



Apalagi, pencarian panas ini sudah menjadi lalu lintas data tertinggi dalam sejarah. Media mana yang akan sebodoh itu mencabutnya?



Edgar berpikir sejenak, dia memanggil Robert dan berkata suram, “Bantu selediki, siapa yang sudah mencabut pencarian panas? Sebenarnya ada apa?”



“Baik.” Robert segera menjawab dengan hormat. Dia barusan juga sudah menyadari masalah pencarian panas dicabut.



Masalah ini sungguh terlalu aneh.



Selain perusahaan Lion, siapa lagi yang memiliki kemampuan sebesar itu, bisa membuat semua media dalam waktu singkat mencabut bersih pencarian panas di internet.



Tidak sampai setengah jam, Linda sudah mendapat pesan dari Anthony.



\[Kak ,masalah sudah dilakukan.\]



Linda membalas dengan sangat puas, \[Kamu yang mengerjakannya, aku sangat tenang.\]



\[Itu, kamu dan Edgar, apakah benar bertunangan seperti yang dirumorkan di internet? Aku tebak seharusnya benar? Hanya lelaki seperti Bapak CEO yang bisa mengatasi Kak Linda.\] Anthony tidak tahan bertanya.



\[Apakah ini seharusnya kamu urus?\] Linda membalas dengan kesal.



Apanya yang bisa mengatasinya?



Linda meletakkan handphone dan dengan cepat menelesuri semua situs besar. Benar saja, semua berita mengenainya sudah tidak ada jejak sedikitpun.



Linda barulah melanjutkan bekerja.



Sebelumnya terjadi masalah Herli , menunda perkembangan pemotretan iklan “Ice and Fire”. Dia harus bergegas mengejarnya.



Linda dan Jonatan juga Nanda kembali membuat waktu pemotretan. Lalu menelepon Bruce lagi untuk memilih tanggal konferensi pers.



Sekarang semua sudah siap, tinggal pelaksanaan.



Setelah pemotretan iklan selesai, produk baru sudah bisa diluncurkan secara resmi.



Sibuk sepanjang sore, Linda hampir melupakan waktu, hingga Edgae meneleponnya.



“Sudah bisa jalan?” Suara Edgar yang datar terdengar dari telepon sana.



Linda melihat waktu, barulah menyadari sudah melewati waktu pulang kerja.



“Baik.” Linda mengangguk. Bagaimanapun juga tidak boleh membiarkan Tuan besar Lion menunggu mereka.



Edgar menyetir, tangan besar dengan tulang yang jelas memegang setir dengan erat.


__ADS_1


Linda duduk di kursi penumpang depan dan melihat pemandangan di luar jendela dengan datar.



Disaat itulah, handphone Edgar berdering, telepon dari Robert.



Edgar memakai headphone nirkabel dan mengangkat telepon, lalu berkata suram, “Ada apa?”



“Pak sudah berhasil diselediki.” Robert berkata di telepon sana, “Yang mencabut pencarian panas adalah hacker Anthony yang terkenal.”



“Anthony?” Edgar mengernyitkan alis.



Anthony selalu adalah seorang tokoh yang misterius.



Edgar hanya pernah mendengar saja.



“Kenapa dia mencabut pencarian panas?” Edgar bertanya datar.



“Ini tidak jelas. Kami hanya menyelediki sebanyak ini.” Robert menjawab jujur, “Mungkin demi menunjukkan kemampuannya?”



“Lanjutkan selediki.” Edgar menyipitkan mata. Masalah ini sedikit aneh.



Ketika mendengar nama Anthony, alis Linda tidak tahan berkedut.



Edgar mau menyelediki apa?



Dia tidak mungkin menyadari hubungannya dengan Anthony kan?



Sockpuppetnya tidak akan jatuh kan?




Masih belum memasuki pintu, Dolly sudah menyambut dengan antusias.



Dolly langsung mengepung Linda dan menggoyangkan ekornya begitu melihatnya.



“Kamu masih kenal denganku ya?” Linda berjongkok dan mengelus Dolly.



“Guk guk guk!” Dolly menggonggong dengan senang.



“Linda, kamu lihat, bahkan Dolly sudah merindukanmu.” Tuan besar tersenyum dan mengelus kumisnya, “Kedepannya harus lebih sering pulang ke rumah ya.”



“Iya kakek.” Linda masih belum menjawab,, Edgar sudah menjawab dulu dengan raut wajah datar.



Linda sedikit kehilangan kata, Edgar atas dasar apa bisa mewakili pendapatnya?



“Ayo masuk dan duduk.”Tuan besar menggendong Dolly dan berjalan memasuki ruang tamu. Lalu melihat pada Linda, “Linda, kalian duduk sebentar, nanti sudah bisa mulai makan.”



“Em.” Linda mengangguk dengan patuh.



“Selesai makan malam, kalian berdua menginap di rumah saja.” Tuan besar langsung memerintah.



Ketika sore, Tuan besar baru saja menelepon kakeknya Linda. Berdua sepakat kalau perkembangan Linda dan Edgar terlalu lambat, jadi diputuskan kepada Tuan besar untuk keluar menambah api kepada mereka.

__ADS_1



“Baik.” Edgar langsung setuju.



Linda ".... "



Apakah bisa menghormati pendapatnya?



“Tuan besar, Tuan muda, sudah bisa mulai makan.” Sedang berbicara, Paman Li pengurus rumah berjalan datang dan berkata dengan hormat.



“Ayo pergi makan.” Tuan besar berdiri dan melangkah ke arah ruang makan.



Edgar dan Linda mengikuti di belakang dan duduk di meja makan.



Di atas meja makan adalah makan malam yang sangat mewah.



Linda melihat sekilas, menyadari kalau beberapa sayur yang diletakkan di depan Edgar sedikit istimewa.



Okra, telur dadar dengan daun bawang, tumis ginjal babi ... semuanya menyehatkan ginjal?



Linda sedang memikirkannya, Tuan besar mengambil ginjal babi dan meletakkan ke dalam mangkuk Edgar, “Edgar, kamu banyak makan ini, untuk melengkapi bentuknya.”



Melengkapi bentuk?!



Melihat ginjal babi di dalam mangkuk sudut mulut Edgar tidak tahan berkedut.



Konyol, apakah dia perlu makan benda ini?



“Juga ini, okra juga sangat bagus.” Tidak menunggu Edgar bicara, Tuan besar kembali mengambilkan okra ke dalam mangkuknya.



Linda tidak tahan tertawa ringan, dia menekan suaranya, “Kamu ... masih bisa?”



Wajah tampan Edgar menjadi suram, wanita ini berani meragukan kemampuan dia di bidang itu??



Dia mendengus pelan dan berkata geram, “Kamu coba saja maka akan tahu.”



Selesai makan malam, Linda dan Edgar diusir oleh Tuan besar ke dalam kamarnya Edgar.



“Itu, aku sebaiknya tinggal di kamar tamu saja.” Linda menggosok alisnya dan berkata.



Tuan besar tidak setuju, dia berkata, “Kamar tamu semuanya sedang renovasi, tidak bisa ditinggali.”



Linda memegang kening. Dia kenapa tidak melihat kamar tamu mana yang sedang direnovasi?



“Kalian anak muda, kenapa pikiran lebih tertutup dari aku benda tua ini?” Tuan besar mendorong Linda ke dalam kamar Edgar. Sebelum pergi masih tidak lupa mengunci pintu.



Tuan besar mengelus kumisnya dengan puas. Dengan begitu, sudah bisa mengembangkan perasaan kan?



Dikurung ke dalam kamar Edgar dengan aneh, Linda merasa kehilangan kata. Tuan besar ini sedang beronar apa?



Masih belum merespon, Edgar mendadak mendekat dan mengurungnya, lalu menekan Linda ke pintu.

__ADS_1



Dia menurunkan tubuhnya dan berkata dengan suara yang sedikit serak, “Barusan, siapa yang bilang aku tidak bisa?”


__ADS_2