
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Milla berbisik di telinga Lenira kemudian mendengus dingin, “Malam ini aku menyiapkan hadiah besar untuk Linda, nantinya lihat saja!”
Lenira mendengar rencana Milla , langsung paham, lalu memberi jempol untuk Milla , “Milla, kamu sungguh pintar! Begini bisa mengerjai Linda , juga tidak akan membuat orang curiga pada kita.”
“Tentu saja dong.” Milla menunjukkan rasa bangga.
“Nantinya asalkan Nia berhasil, kita bisa memanggil Edgar dan wartawan ke sana. Aku mau Edgar melihatnya, melihat bagaimana tunangan baik dia melakukan hal memalukan itu di depan begitu banyak orang!”
Lenira setuju, “Benar, lelaki seperti Edgar yang begitu angkuh dan mulia, bagaimana mungkin mengijinkan tunangan dia berselingkuh di depan semua orang? Nantinya apakah masih perlu takut Linda tidak diusir?”
“Hanya Edgar yang akan tergoda oleh Linda yang genit itu dan menjadikannya sebagai kesayangan. Nanti biar dia lihat jelas wajah asli wanita ini!” Nada suara Milla suram dan menakutkan.
__ADS_1
“Benar, asalkan Edgar melihat wajah asli Linda dengan jelas, dia pasti akan mengusir Linda. Milla, CEO Lion pasti akan kembali ke sisimu. Nantinya posisi Nyonya muda keluarga Lion pasti adalah milikmu.” kata Lenira dengan nada menyanjung.
Milla mengangguk dengan sangat senang. Dia melihat ruangan perjamuan sekilas, “Oh iya, mana Nia An? Kenapa masih belum datang?”
Masalah ini bisa atau tidak berhasil, semua tergantung Nia.
Nia tidak akan berkendala pada waktu penting dan tidak datang kan?
Milla sedang berpikir, Lenira menunjuk pintu masuk ruangan perjamuan dan berkata gembira, “Milla, sudah datang. Nia dan Bruce datang bersama!”
Linda, tunggu saja kamu!
Pukul 8 pas, perjamuan perayaan dimulai dengan tepat waktu.
Di dalam ruangan perjamuan berbunyi suara musik yang merdu, dalam suara musik yang indah, pembawa acara berjalan menuju panggung, “Selamat datang dalam acara perjamuan perayaan keberhasilan yang diadakan oleh perusahaan Lion. Pertama-tama mari kita berikan tepuk tangan yang meriah, dipersilahkan kepada CEO Perusahaan Lion untuk memberikan sambutan.”
__ADS_1
Dalam tepuk tangan yang meriah, Edgar melangkah menuju atas panggung.
Lampu menyinari Edgar, seluruh tubuhnya seperti dilapisi cahaya emas. Dia bagaikan Raja yang berkuasa, berdiri di atas panggung miliknya dan memandangi semua orang.
Dia membersihkan tenggorokan dan berkata, “Terima kasih untuk semuanya yang sudah menghadiri perjamuan perayaan keberhasilan pada malam ini. Hari ini adalah hari ‘Ice and Fire’ dari perusahaan Lion diluncurkan secara resmi. Ini melambangkan kalau perusahaan kami secara resmi membuka pasar baru di dalam dunia perhiasan. Kesuksesan hari ini, aku ingin berterima kasih kepada satu orang.”
Berbicara sampai sini, Edgar sengaja berhenti sejenak. Mata yang dalam melihat pada Linda di bawah panggung.
Kemudian, suara dia yang magnetis kembali berbunyi, “Dia adalah tunanganku, Linda.”
Tepuk tangan yang bagaikan guntur berbunyi, tatapan kagum yang tak terhitung berkumpul pada Linda, membuat dia menjadi sedikit canggung.
Edgar mengatakan perkataan yang begitu menggelikan di depan semua orang!
Dalam hati Linda bukannya tidak tergerak, tetapi ....
__ADS_1
Disaat Linda melamun, suara dalam dan indah Edgar yang bagaikan cello yang sedang dimainkan berbunyi kembali, “Linda, apakah aku boleh mengundangmu dalam dansa pembukaan?”