Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 281


__ADS_3

Melihat Lalita bertekad untuk menang, Linda mencibir, “Lalita, karena kamu bersikeras mengatakan aku yang membocorkan penawaran ini, apakah kamu punya bukti?”



“Tentu saja ada!” Lalita memelototi Linda dengan getir, “Proyek North Bay dan harga penawaran Perusahaan hanya kamu dan Edgar yang tahu, Edgar tentu saja tidak akan membocorkan harga penawarannya, sehingga siapa lagi kalau bukan kamu?!”



Linda tersenyum sindir, “Kamu bersikeras mengatakan aku yang membocorkan penawaran ini apakah karena alasan yang begitu sederhana? Lalita, tahukah kamu bahwa memfitnah orang itu juga termasuk melanggar hukum?”



“Memfitnah?” Lalita mengedipkan matanya yang dingin, “Linda, apakah kamu masih bersikeras tidak mau mengakuinya? Kamu membuat Edgar kehilangan proyek North Bay, membuat Perusahaan mengalami kerugian yang begitu besar. Keuntungan apa yang kamu dapatkan dari Perusahaan BPL, sehingga kamu ingin begitu merugikan kepentingan Perusahaan Lion?!”



Dia mendekat ke sisi Edgar.



“Hal yang harus kita lakukan sekarang adalah segera melakukan konferensi pers dan mengklarifikasi masalah ini pada semua orang, lalu memecat pengkhianat ini! Hanya dengan cara ini kita baru bisa membalikkan semua kondisi ini.”



Suara Lalita sangat keras membuat orang di lobi bisa mendengarnya.



Ada media sosial yang memberitakan bahwa Perusahaan kehilangan proyek North Bay dan sekarang mendengar Lalita mengatakan ini, semua orang menatap Linda dengan sorot mata terkejut dan hina.



Namun karena ada Edgar ada di sini, semua orang tidak berani berkomentar.



Edgar mengerutkan alisnya, “Bicarakan di kantorku.”



“Baik.” Linda ikut di belakang Edgar dan berkata dengan pelan.



Lalita sudah tidak bisa menahan diri untuk menyerangnya.



Hanya saja, Lalita terlalu meremehkannya, dia bahkan ingin melawannya dengan trik seperti ini.



Begitu berjalan masuk ke dalam kantor CEO, Lalita menarik lengan Edgar dengan tidak sabaran, “Kakak , kamu tidak akan membiarkan masalah ini begitu saja, kan? Kamu harus menghukum Linda!”



“Lalita, bukankah ini tidak terlalu masuk akal, hanya berdasarkan aku tahu dengan harga penawaran maka kamu mengatakan aku membocorkan penawaran ini?” Linda menyindirnya.



“Tentu saja tidak hanya ini saja!” Lalita melihat Linda dengan dingin dan melihat Edgar yang tak berekspresi di samping, “Kakak , aku kebetulan melihat Linda naik mobil Rendy saat pulang kerja kemarin.”



“Oh yah?” Linda mengerutkan bibirnya dan berkata dengan acuh tak acuh, “Lalita, jika aku tidak salah ingat, Rendy tidak turun dari mobil pada hari itu, kan? Kenapa kamu tahu bahwa itu adalah mobil Rendy? Apakah kamu kenal dengan bodyguardnya Rendy? Atau kenal dengan mobilnya?”



“Aku tidak kenal dengannya, aku hanya saja melihat Rendy naik ke mobil itu di basement rapat penawaran.” Mata Lalita sedikit berkedip.



“Oh yah?” Linda menolehkan kepala melihat Edgar, “Bukankah Lalita terus bersama kita? Kenapa aku tidak melihat mobilnya Rendy? Apakah kamu melihatnya?”

__ADS_1



Tidak menunggu Edgar berbicara, mata Lalita menjadi dingin, dia mengeluarkan ponsel dan membuka sebuah foto …



Lalita menyerahkan ponselnya pada Edgar, “Kakak , kamu lihat ini.”



Linda meliriknya sekilas.



Di dalam foto adalah fotonya dengan Rendy .



Dilihat dari sisi foto, Rendy memberikan selembar cek pada Linda.



“Linda, kamu telah menerima seberapa banyak uang dari Rendy sehingga membuatmu mengkhianati Perusahaan?!” Lalita bertanya dengan suara yang tegas.



Linda tersenyum, “Lalita, bukankah kamu bilang tidak kenal dengan Rendy barusan? Kenapa bisa ada foto ini? Jika aku tidak salah, pada saat itu hanya ada aku dengan Rendy saja, kan?”



Linda menyilangkan kedua tangan di depan dadanya dan menatap Lalita dengan tersenyum.



Ternyata ini adalah niat Rendy mengundangnya makan malam.



Hehe…




Lalita mengedipkan matanya sejenak, dia mengerucutkan bibirnya sambil menatap wajah Edgar yang muram dan menjelaskan, “Kakak , begini, aku punya seorang teman yang bekerja di hotel itu, kebetulan melihat Linda bersama Rendy sehingga memotretnya.”



“Kalau begitu, memang sangat kebetulan. Tidak tahu siapa nama temanmu itu dan berapa nomor pekerjaannya?” Ekspresi Linda tiba-tiba menjadi suram, “Kamu boleh memanggilnya kemari untuk menanyakannya, apakah aku menerima cek dari Rendy?!”



Lalita mengepalkan tangannya secara refleks, "Linda, kamu jangan mencari alasan lagi! Kebenarannya sudah ada di depan, kamu telah menerima keuntungan dari Rendy, lalu membocorkan penawaran Perusahaan pada Perusahaan BPL membuat Edgar kehilangan proyek North Bay!”



“Jadi, maksudmu itu, aku memberitahu Rendy mengenai penawaran pada hari itu?” Linda mencibir, “Tapi, aku baru mengkonfirmasikan penawarannya pada Edgar di keesokan harinya, apakah aku memiliki kemampuan untuk meramal masa depan?”



Setelah terdiam sejenak, Linda mendongakkan kepala melihat Edgar yang duduk di kursi dan memancarkan aura dingin, “Benarkah, Edgar?”



Wajah tampan Edgar menjadi muram. Dia menutup rapat bibir tipisnya dan menjawab “Hm,” dengan acuh tak acuh.



Lalita mendengus, “Linda, kamu memberitahu Perusahaan BPL setelah kamu mengkonfirmasi penawarannya!”



“Oh yah?” Linda melengkungkan sudut mulutnya dengan acuh tak acuh.

__ADS_1



“Tentu saja!” Lalita memelototi Linda dan muncul kebencian dalam matanya.



Saat tatapan Lalita tertuju pada Edgar, dia menjadi lembut dalam seketika, “Kakak, kamu suruh orang periksa komputernya Linda saja, semuanya akan terungkapkan!”



“Kenapa harus memeriksa komputerku?” Linda pura-pura mencegahnya, “Aku juga tidak pernah melakukannya, tidak ada yang perlu diperiksa.”



“Kenapa,? Apakah kamu takut?” Lalita mencibir dan ingin meminta orang untuk memeriksa komputer Linda.



Dia telah membuat rencana tanpa kekurangan, Linda tidak akan bisa kabur lagi!



Linda membocorkan penawaran Perusahaan , membuat Perusahaan Lion kehilangan proyek North Bay, menyebabkan kerugian besar bagi reputasi dan keuntungan perusahaan, Edgar pasti tidak akan mengampuni Linda.



Hukuman ringan paling hanya akan memecat Linda, kalau berat Edgar pasti akan lapor polisi membuat Linda dipenjara!



Melihat tampang Lalita yang begitu tidak sabaran, Linda mengangkat dagu indahnya.



Bagus sekali.



Ikan telah menggigit umpannya.



“Aku tidak pernah melakukannya, kenapa aku harus takut?” Linda mengerutkan bibirnya.



Lalita menatap Linda dengan ekspresi cemburu. Tatapan tersebut seolah-olah ingin mencabik-cabik Linda.



Dia agresif, “Linda, jika kamu benar-benar tidak melakukannya, kenapa tidak membiarkan orang untuk memeriksanya?”



Saat Linda hendak berbicara, dia tiba-tiba mendengar suara Edgar yang dingin berbunyi, “Robert, suruh orang bawa komputer Linda kemari dan suruh ahli IT kemari.”



“Baik, CEO!” Robert berkata dengan hormat dan membalikkan tubuh pergi.



Lalita merasa gembira.



Ternyata, Edgar masih memihak padanya.



Edgar menyuruh Robert pergi memeriksa komputer Linda, itu berarti Edgar percaya dengan perkataannya, bahwa Linda adalah pengkhianat yang membocorkan penawaran!


__ADS_1


Linda menyipitkan mata indahnya dan berkata dengan acuh tak acuh, “Edgar, apakah kamu juga percaya bahwa aku yang telah membocorkan penawaran Perusahaan ?”


__ADS_2