Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 283


__ADS_3

Linda memiliki apa lagi yang tidak diketahuinya?



“Apa yang ingin kamu lakukan, Linda? Meskipun kamu mengundang Anthony kemari juga tidak akan bisa merubah kebenaran kamu membocorkan penawaran Perusahaan !” Lalita berkata dengan emosi.



“Oh yah?” Ekspresi Linda tetap biasa saja. Dia melirik Edgar dengan acuh tak acuh, “Anthony bisa membuktikan bahwa bukan aku yang membocorkan penawaran Perusahaan ”



Setelah terdiam sejenak, ekspresi Linda menjadi lebih dingin dan menatap Lalita , “Dia juga bisa membuktikan bahwa orang yang membocorkan penawaran adalah Kamu!”



“Kamu jangan memfitnah orang, Linda!” Ekspresi Lalita menjadi berubah.



“Aku memfitnahmu atau bukan, kita bisa melihatnya bersama.” Linda melengkungkan senyuman sarkasme.



Linda menunjuk komputer di samping dan berkata pada Anthony dengan suara yang berat, “Anthony, sudah boleh dimulai.”



“Baik, Nona ” Anthony berkata dengan serius di depan orang luar.



Anthony duduk, menyalakan komputer dan sepasang tangannya mengetik di keyboard dengan terampil.



Pada saat ini, kantor CEO sangat sunyi dan hanya ada suara Anthony mengetuk keyboard.



Lalita menatap Anthony dan hatinya mulai merasa panik.



Anthony tidak akan bisa menemukan sesuatu yang aneh, kan?



Tidak, tidak mungkin! Pasti tidak mungkin!!



Sedangkan Linda sangat yakin.



Dia telah mengendalikan permainan ini sejak awal.



Sekarang, karma Lalita telah tiba!



Beberapa menit kemudian, setelah Anthony selesai mengetik satu baris kode, dia mendongakkan kepala melihat Linda, “Beres!”



“Bagaimana?” tanya Linda dengan acuh tak acuh.



Anthony menunjuk layar komputer pada semua orang dan berkata, “Aku telah menyelidiki waktu asli penawaran dikirim keluar adalah pada jam satu subuh, bukan jam 10.30 kemarin.”



Linda berkata dengan nada suara yang dingin, “Kalau begitu, kenapa ahli IT dari Perusahaan barusan mengatakan jam 10.30 kemarin?”



Anthony melirik ahli IT itu sekilas dan berkata dengan terus terang, “Karena dia tidak terampil.”



Kening ahli IT itu bercucuran keringat dingin, “Maaf, CEO , aku telah melakukan kesalahan barusan ….”


__ADS_1


“Sebenarnya, ini juga tidak bisa menyalahkanmu.” Ekspresi Linda tiba-tiba menjadi dingin. Dia memandang Lalita yang merasa mustahil pada saat ini dan berkata dengan dingin, “Karena ada orang yang sengaja melakukan sesuatu pada komputerku dan ingin menuduhku saja. Benarkan, Lalita?”



Ada kepanikan yang melintas di mata Lalita .



Bagaimana itu bisa terjadi?



Hal itu jelas-jelas dilakukan oleh para ahli komputer Perusahaan BPL, kenapa bisa dipecahkan oleh Anthony dengan begitu mudah?



Lalita menarik napas dalam-dalam dan berpura-pura berkata dengan tenang, “Ini hanya spekulasi kamu saja.”



“Tentu saja bukan!” Linda berkata dengan suara yang dingin, “Ada orang yang mengontrol komputerku dari jauh, lalu mengirim file dalam komputerku kepada Perusahaan BPL, serta sengaja mengubah waktunya untuk memfitnahku dan siapa dalang di balik semua ini, aku rasa kamu tahu siapa itu, Lalita.”



“Kenapa? Apakah kamu ingin mengatakan itu adalah aku?” Lalita mengepalkan kedua tangannya dengan erat di samping tubuhnya, “kamu jangan omong kosong di sini untuk memfitnahku!”



“Memfitnahmu?” Linda seolah-olah mendengar sebuah lelucon dan tersenyum seringai.



“Phakk!!” Linda melemparkan setumpuk foto ke depan Lalita dan berkata dengan nada suara yang suram, “Kamu lihat sendiri saja, Lalita!”



Dalam foto, Lalita bersama dua lelaki yang gagah.



Sorot mata Edgar juga menjadi dingin dalam seketika saat melihat foto-foto di lantai.



Edgar tahu kedua orang dalam foto tersebut. Kedua lelaki itu adalah orang yang menagih hutang pada Lalita saat mereka bertemu kembali setelah lama tak berjumpa.




Adegan pertemuannya dengan Lalita pada hari itu masih sangat jelas dalam benaknya.



Namun sekarang, dalam foto ini … apakah Lalita telah kenal lama dengan mereka berdua?



Linda melirik sekilas Lalita dengan sarkasme, “Lalita, bagaimana kamu menjelaskannya?”



“Itu hanya foto saja, tidak bisa membuktikan apa-apa?” Hati Lalita tiba-tiba menjadi tegang dan berpura-pura berkata dengan tenang, “Aku hanya meminjam uang dengan mereka saja, ada hal yang apa yang perlu dipermasalahkan?”



“Edgar, kamu tahu bahwa Nenekku sakit parah dan membutuhkan uang untuk melakukan operasi, sehingga aku meminjam pada rentenir.” Lalita menggigit bibirnya dan tampak sangat kasihan.



“Pinjam uang?” Linda mencibir dan berkata dengan nada suara yang lugas, “Menurut data yang diselidiki Anthony, kamu memberi 200 ribu Yuan untuk ke dua orang ini pada tanggal 13 Oktober ini! Bukankah kamu bilang Nenekmu sedang sakit parah dan kamu berhutang pada rentenir? Kalau begitu, kamu dapat uang 200 ribu Yuan dari mana?”



Ekspresi Lalita menjadi kaku.



Kenapa Anthony bahkan bisa menyelidiki uang 200 ribu Yuan ini?



Dia menarik napas dalam-dalam, memaksa dirinya untuk tetap tenang dan bertanya balik, “Apa 200 ribu Yuan? Kamu jangan memfitnah orang!”



Linda melengkungkan sudut mulutnya dengan perlahan, “Kamu akan segera mengetahuinya.”

__ADS_1



“Kamu ingin menggunakan trik apa lagi?” Napas Lalita menjadi tersendat dan mulai muncul rasa takut dari hatinya secara perlahan.



Perkembangan masalah ini telah berada di luar dugaannya.



Kenapa Linda bisa mengundang Anthony kemari?



Sedangkan Anthony bahkan bisa memeriksa begitu banyak hal!



Linda menolehkan kepala melirik Anthony sekilas, “Anthony, kamu boleh mengeluarkan semua hal yang kamu dapatkan.”



Anthony menjulurkan dan menjentikkan jarinya, “Tidak masalah!”



Sambil berbicara, Anthony membuka laptop yang dibawanya dan memutar sebuah video.



Video itu diambil di sebuah kedai kopi.



Lalita duduk berhadapan dengan kedua lelaki ini di pojok kedai kopi.



Lalita menjulurkan tangan mengeluarkan kedua amplop dan menyrahkannya pada salah satu lelaki berjanggut, “Di dalam ada 200 ribu Yuan, hitunglah.”



Lelaki berjanggut itu melihat isi amplop dengan puas, di dalam amplop penuh dengan uang seratus Yuan.



“Nona Tang, kamu tenang saja, perintahkanlah apa pun yang ingin kami lakukan.” Wajah lelaki berjanggut itu penuh dengan senyuman.



Lalita tersenyum dan berbisik pada lelaki berjanggut itu.



Lelaki berjanggut itu menganggukkan kepala, “Baik, Nona Tang, kami pasti akan melakukan sesuai dengan permintaanmu dan menjamin kamu pasti akan puas dengan hasilnya!”



Video berakhir hingga di sini, Anthony berkata pada Linda, “Nona, aku mendapatkan video ini dengan mengoperasikan komputer CCTV di kedai kopi itu.”



Lalita menatap layar komputer dengan sulit dipercaya.



Kenapa bisa seperti ini?



Kenapa Linda bisa memiliki video ini?!



“Sudahlah, semuanya telah terungkapkan.” menatap Lalita dengan sorotan mata yang dingin dan berkata dengan hina, “Lalita, kamu yang telah menyogok kedua lelaki ini untuk berpura-pura menjadi rentenir menagih hutang dan sengaja menabrak ke mobil Edgar.”



Setelah terdiam sejenak, nada suara Linda menjadi lebih dingin, “Kamu sengaja memilih untuk muncul pada hari pertunanganku dengan Edgar dan menggunakan segala cara untuk mengacaukan acara pertunanganku !”



“Candy, apakah benar-benar seperti ini?” Tatapan Edgar menjadi dingin bagaikan es.



Video yang ditunjukkan oleh Anthony sudah sangat jelas.

__ADS_1


__ADS_2