
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Suara ini ....
Hati Edgar tergerak dan memandang ke arah suara. Yang muncul di dalam pandangannya adalah sosok cantik yang menghantuinya.
Linda!!!
Berarti ... wanita di dalam ruangan istirahat, sama sekali tidak mungkin adalah Linda.
Sudut mulut Edgar tidak tahan tersenyum.
Milla menjadi terkejut ketika melihat Linda.
Linda saat ini apakah tidak seharusnya berada di dalam ruangan istirahat dan melakukan hal kotor itu dengan rambut kuning?
Kenapa bisa muncul di sini?
Milla menarik nafas, dan bertanya tidak percaya, “Linda, kamu, kenapa kamu bisa ada di sini?”
Linda tersenyum, “Kenapa aku tidak boleh ada di sini?”
“Bukankah kamu seharusnya ....” Milla tidak berani percaya. Jelas-jelas Nia mengatakan kalau semuanya berjalan lancar. Kenapa Linda bisa berdiri di sini dengan baik!
Kalau memang LInda tidak berada di dalam ruangan istirahat, lalu siapa wanita yang berada di dalam ruangan istirahat saat ini?
Linda berkata datar, “Aku seharusnya apa? Aku seharusnya berada di dalam ruangan istirahat?”
Milla menggigit bibir dan wajahnya menjadi buruk.
Edgar menoleh melihat Milla , “Bukankah kamu bilang kamu melihat Linda berada di dalam ruangan istirahat dengan seorang lelaki?”
“Mungkin ... aku salah lihat.” Milla menyeka keringat di keningnya dan berkata geram.
“Iyakah?” kata Edgar dengan dingin, “Minta maaf dengan Linda .”
Milla mengepalkan tinju dan menatap Linda dengan marah.
Minta maaf dengan dia?
Atas dasar apa!
Merasakan permusuhan dari Milla , LInda menaikkan sudut mulutnya, “Edgar, kalau memang Nona Xu mengatakan salah lihat, maka mungkin benar salah. Bagaimana kalau kita lihat ke dalam, siapa yang begitu mirip denganku, bisa membuat Nona Xu mengira itu adalah aku.”
“Em.” jawab Edgar dengan singkat.
__ADS_1
Wartawan di samping sudah tidak sabar. Setelah mendapat persetujuan Edgar, mereka segera menendang pintu ruangan istirahat.
Pintu terbuka, di dalam adalah adegan yang tidak bermoral.
Nia An dan rambut kuning sedang berpelukan erat dan melakukan hal yang tidak bisa dideskripsikan.
“Nia , ternyata adalah Nia An!” Ada wartawan yang mengenali Nia , dan berseru dengan gembira.
Cekrek cekrek ... lampu kilat terus berkedip.
Para wartawan bagaimana mungkin melewatkan adegan yang begitu meledak?
Sekalipun wanita di dalam ruangan istirahat bukanlah Linda, tetapi Nia An bagaimanapun juga adalah artis yang sedang terkenal. Dengar-dengar masih merupakan pacar Bruce CEO DY mode.
Nia An mendengar suara dan saat ini sudah lebih sadar.
Dia tersadar dan melihat dirinya bugil, sedangkan para wartawan sedang mengepung dan memotretnya dengan gembira.
Nia An dengan cepat mengambil baju dan menutupi bagian-bagian pentingnya, dia berseru dengan sedikit putus asa, “Jangan foto lagi! Kalian jangan foto lagi!”
Para wartawan menyodorkan mikrofon kepada Nia An dan menyerbunya dengan satu persatu pertanyaan.
“Nona Nia, siapa lelaki ini? Apakah pacar barumu?”
“Dengar-dengar Anda sudah putus dengan Tuan Bruce, apakah itu benar?”
Wajah Nia An menjadi pucat, dia memeluk kepala dan sekujur tubuhnya gemetaran. Dia sama sekali tidak kenal dengan lelaki ini!
Linda , semua ini karena Linda!
Nia An menatap LInda dengan marah dan benci, wajahnya begitu beringas dan menunjuk Linda lalu berteriak, “Linda! Linda yang sudah menjebakku!”
Diserang oleh para wartawan itu, Nia An sadar dan mengunakan tatapan yang sangat marah melototi Linda.
Linda yang melakukan semua ini!
Linda yang menuangkan paksa anggur itu kepadanya, membuatnya malu di depan banyak orang.
“Linda, dasar j414ng, kamu sudah mencelakaiku!” teriak Nia An. Dia sambil marah sambil berdiri dan menampar Linda dengan kuat.
Namun Nia An masih belum menyentuh Linda, sebuah tangan sudah menangkapnya dan mendorongnya jatuh ke atas lantai.
Nia mendongak dan melihat Bruce muncul di hadapannya.
Mata Bruce yang biru itu, ada rasa muak yang tidak ditutupi, “Nia An, kamu melakukan hal seperti ini, sungguh membuatku kecewa! Kamu begitu nafsu ... apakah masih tahu malu?”
Menghadapi tuduhan Bruce, hati Nia An menjadi panik.
__ADS_1
Kenapa bisa begini, bahkan Bruce juga datang. Dia sudah melihat dirinya bersama rambut kuning itu ....
“Bukan Bruce, dengarkan penjelasanku. Aku sama sekali tidak kenal dengan dia.” Nia An segera menjelaskan.
“Sayang, bagaimana bisa kamu bilang tidak kenal denganku?” Rambut kuning tidak terima. Dia berdiri dari atas sofa dengan pelan-pelan, “Bukankah kamu begitu mencintaiku? Kamu bilang akan menikah denganku.”
Rambut kuning sudah mendapatkan uang, harus bersikukuh mengatakan kalau dirinya dan wanita di dalam ruangan istirahat adalah pasangan sejak lama di depan semua orang.
Dia tidak kenal dengan Linda , jadi mengira kalau Nia An adalah wanita itu.
Saat ini rambut kuning berusaha keras berakting. Dia memeluk Nia An, “Sayang, jangan malu. Kita berdua sudah dewasa, hubungan badan sangat normal, juga bukan hal yang memalukan.”
“Aku tidak kenal denganmu, cepat lepaskan aku!” Nia An mendorong rambut kuning dengan kebingungan.
“Linda ! Dia yang sudah mencelakaiku!” Nia An bangun dengan rambut berantakan. Dia menunjuk Linda dan berkata, “Linda yang memberiku obat! Aku sama sekali tidak kenal dengan lelaki ini!”
Obat?
Para wartawan di tempat menangkap kata ini dengan tajam.
Kelihatannya masalah ini tidak semudah itu.
Namun di depan Bruce dan Edgar, tidak ada yang berani bertanya.
Milla akhirnya mengerti.
Pasti Nia An entah di mana sudah ketahuan dan dibongkar oleh Linda. Akhirnya Linda malah memberikan anggur dengan obat itu kepada Nia An dan menyebabkan situasi sekarang.
Nia An sungguh tidak berguna! Masalah kecil saja bisa rusak olehnya!
“Linda,, kamu sudah mencelakaiku! Kamu yang sudah mencelakaiku!” Nia An seperti orang gila hendak memukul Linda.
Bruce terlebih dulu menghadang di depan Linda dan mengernyitkan alis bertanya, “Nia An, kenapa Linda mencelakaimu? Bukankah kamu datang minta maaf pada Linda malam ini?”
Mata Nia An berkedip sejenak, “Iya, aku berbaik hati ingin meminta maaf pada Linda, tetapi dia malah mencelakaiku!”
“Nia An, cukup kamu.” Linda tersenyum sinis, “Apakah kamu pernah mendengar senjata makan tuan?”
Tadinya Nia An sudah mendapatkan hukuman, Linda juga tidak akan mengatakan apapun lagi.
Namun Nia An sama sekali tidak bertobat, masih berbalik mengatakan kalau dirinya yang sudah memberinya obat. Maka Linda tidak akan sungkan lagi.
Mata Linda menjadi dingin dan melanjutkan berkata, “Kamu pura-pura minta maaf denganku, namun malah menaruh obat di dalam anggur hendak menjebakku. Sayangnya, malah mencelakai diri sendiri.”
“Kamu bicara ngawur! Aku tidak ada!” teriak Nia An dengan kehilangan kendali.
Dia berencana tidak akan mengakuinya dan langsung bersikukuh kalau Linda yang sudah memberinya obat.
__ADS_1
“Kamu lihatlah sendiri! Ini adalah catatan kamu yang sudah membeli obat perangsang di internet.” Linda langsung menunjukkan bukti.