Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 98


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


“Benar tidak bisa, restoran sudah di boking semuanya , maaf sekali.” Pelayan menolak dengan wajah tersenyum.



Di dalam kafe.



Linda menarik kembali tangannya dengan santai dan berkata serius: “Jonatan Shen, ada perkataan aku sudah jelaskan padamu, kita berdua benar tidak cocok. Aku berharap kamu bisa menaruh energi pada pekerjaan saja.”



“Kenapa tidak cocok?” Jonatan bertanya dengan tidak menyerah: “Apakah karena Edgar, Sudah Di salaman hatimu?”



Linda mengerucutkan bibir, sedang memikirkan bagaimana menjelaskan kepada Jonatan . Hanya terdengar dia berkata sayup-sayup: “Linda, ada satu hal kamu pasti tidak tahu.”



Linda Secara refleks bertanya: “Apa itu?”



Jonatan menaikkan sudut bibir: “Di dalam hati Edgar , terus ada seorang perempuan tercinta.”



Perempuan tercinta?



“Candy, ya?” Linda menarik nafas dalam-dalam.



“Kamu juga tahu Candy?” Jonatan tercengang.



Linda sedikit menunduk dan mengangguk.


__ADS_1


“Kalau memang kamu tahu, maka seharusnya juga tahu kalau di dalam hati Edgar hanya ada satu seorang perempuan, dia sama sekali tidak mencintaimu. Kamu bersama dengannya tidak akan bahagia.”



Mengingat Edgar malam itu mabuk dan memanggil nama Candy, hati Linda anehnya berkedut.



Dia membuka mulut ingin mengatakan sesuatu, namun mendengar suara ribut di pintu luar.



Linda melihat ke arah pintu masuk: “Terjadi masalah apa?”



“Aku lihat sebentar.” Jonatan berdiri dan berjalan ke pintu masuk.



Barusan dia merasa sepertinya ada kilatan cahaya, mungkin paparazi atau reporter.



Lenira masih memikirkan cara meyakinkan pelayan agar membiarkannya masuk, mendadak melihat sebuah sosok yang tinggi besar berjalan padanya, adalah Jonatan.




“Kenapa?” Suara Jonatan rendah.



“Maaf Tuan Shen, Nona ini memaksa masuk.” Pelayan segera menjelaskan keadaan kepada Jonatan .



Tatapan dingin Jonatan jatuh pada Lenira : “Kamu ada urusan apa?”



Bertatapan dengan mata Jonatan , seperti ada arus listrik yang mengalir di seluruh tubuh Lenira..



Lelaki di depan, tinggi dan tampan, alis dan mata dingin, wajah yang tampan sedikit melankolis.



Dibandingkan dengan di televisi, semakin ganteng mempesona.

__ADS_1



Melihat selama beberapa detik dengan terbuai, Lenira akhirnya sadar dan berkata: “Jonatan , aku adalah penggemar setiamu. Kamu sungguh ganteng, apakah bisa berikan tanda tangan untukku?”



Pertama kali berhubungan dekat dengan dewa lelaki di dalam hatinya, seluruh diri Lenira tegang, bahkan bicara juga terbata-bata.



Ternyata adalah penggemar tak berotak.



Tatapan dingin Jonatan melihat pada handphone Lenira Bai: “Barusan kamu yang sedang memotretku secara diam-diam ?”



“Aku......” Tangan Lenira yang memegang handphone sedikit gemetaran.



“Berikan handphone padaku.” Jonatan berkata suram, nada suara tidak memperbolehkan orang melawan.



Lenira memegang handphone dengan erat, sejenak tidak tahu harus bagaimana.



Jonatan Shen maju dan mendekati Lenira, lalu mengulurkan tangan merebut handphone di tangannya.



“Kode, sebutkan” Raut wajah Jonatan dingin dan mengernyitkan alis berkata.



Aura dia yang kuat menyerbunya, seluruh diri Lenirabergetar, kemudian memasukkan kode dengan ketakutan.



“Maaf, aku bukan sengaja memotretmu.” Lenira menggigit bibir dan dalam hati tidak tenang.



Kelihatannya Jonatan sudah marah? Karena dia mencuri foto ya?



Jonatan Shen membuka foto yang dipotret barusan. Menghapus semua foto dia dan Linda . Setelah memastikan tidak tersisa satupun, barulah mengembalikan handphone kepada Lenira.

__ADS_1


__ADS_2