
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
Setengah jam kemudian, sampailah mereka di Kota Baru Air Moon.
Tempat itu adalah kawasan elit di pusat kota Kota A, salah satu property milik Perusahaan Lion, letaknya pun sangat berdekatan.
Biasanya, kalau Edgar lembur hingga tengah malam juga biasa kemari untuk sekedar beristirahat.
Linda menghentikan laju mobilnya, “Sudah sampai.”
Tapi Edgar tidak bergeming sedikitpun.
Linda pun menoleh untuk memastikan keadaannya. Namun, dia hanya mendapati sosok Edgar yang sepertinya ketiduran. Tubuhnya bersandar santai, matanya terpejam, nafasnya terdengar begitu teratur.
Dia berusaha membangunkannya, “Edgar, sudah sampai. Ayo bangun!”
Saat ini, Edgar seperti sedang bermimpi berada di ruangan kecil yang gelap.
Diintimadisi, diancam, dipukuli oleh sekumpulan bandit. Dia terlihat begitu sangat lelah karena berusaha bertahan.
Ada Candy yang seolah meraih lengannya, mengajaknya dengan penuh semangat, “Kak Edgar, ayo bangun, jangan tidur lagi! Mereka sudah pergi, saatnya kita kabur sekarang!”
Dengan setengah tersadar, Edgar pun mendengar suara ajakan itu, “Edgar, ayo bangun!”
Candy …… Iya, Candy yang dia kenal memanggilnya!
Sekarang gantian, setelah yakin bahwa suara itu adalah suara Candy, dan menyadari bahwa mereka berdua sedang berusaha kabur di tengah hutan, Edgar terus menyemangati, “Ayo, lebih cepat lagi, lari lebih cepat!”
__ADS_1
Di depan adalah sebuah jurang, sementara di belakang ada sekelompok bandit yang mengepung.
“Kak Edgar, aku sudah tidak kuat lari lagi ……”
Dia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri saat Tata memilih masuk ke dalam jurang ……
“Candy!” Edgar terbangun meraih tangan Linda, “jangan tinggalkan aku!”
“Edgar, ada apa denganmu?” Linda terkejut dengan reaksi Edgar.
Apa yang terjadi padanya?
Kalau dari kata-katanya saat mengigau barusan, sepertinya wanita yang bernama Candy itu baru saja meninggalkannya.
Tapi, kenapa?
Apakah karena wanita itu tidak mencintai Edgar? Dia menolak cinta Edgar?
Dilihat dari penampilan Edgar, pria martabat , Edgar terbilang pria yang sempurna. Sempurna sampai-sampai tidak punya alasan untuk menolaknya. Bisa dikatakan, hampir tidak ada wanita yang bisa menolak pesonanya.
Apalagi Edgar terlihat begitu mencintai Candy, Apa iya dia bisa menolak pria sempurna yang begitu mencintainya?
Apa alasanannya?
Kenapa dia meninggalkan Edgar?
Mungkinkah ….. Candy sudah meninggal dunia?
Memang pernah ada pepatah yang mengatakan, ‘Tidak bisa mendapatkannya, terkadang menjadi pilihan terbaik’. Mungkin karena itu Edgar masih terbayang-bayang dengannya.
__ADS_1
Semakin Linda memikirkannya, semakin dia yakin tebakannya yang terakhir memiliki kemungkinan terbesar.
Edgar menyeka keringat yang bercucuran di bagian keningnya, lalu kembali bersikap acuh, “Tidak apa-apa, hanya mimpi buruk.”
“Kita sudah sampai, ayo turun.” Lanjut Linda yang bergegas membuka pintu mobil.
Sepertinya Edgar sengaja menunjuk ke bagian kaki yang cedera akibat tendangan Linda, lalu menyeringai, “Bantu aku berjalan ……”
Linda tak punya pilihan lain, “……”
“Ingat, ini akibat ulahmu.” Edgar mengangkat alisnya, seperti ingin memberitahukan Linda bahwa memang sudah seharusnya dia membantu membopong dirinya.
“Baiklah.” Jawab Linda pasrah dan segera membantu Edgar keluar dari mobil.
Setelah mobil terkunci, Linda membantu Edgar masuk ke dalam lift.
Mereka berdua sangat dekat, tubuh Edgar tertopang penuh pada tubuh Linda , dan Linda pun menjadi terengah-engah kelelahan.
Akhirnya, sampai juga. Sayangnya, pintu itu tertutup.
Linda menatap Edgar, “Kuncinya mana?”
Edgar menunjuk ke bagian saku celananya, “Ambil sendiri.”
“Apa kamu tidak bisa mengambilnya?” Sahut Linda kesal. Dia sudah cukup lelah menopang dirinya seperti ini. Mana bisa dia masih berpikir untuk mencurahkan tenaga mengambil kunci di saku celananya.
Tapi respon Edgar hanya menggoyang-goyangkan bagian tangan kanannya yang terluka. Melirik Linda dengan setengah senyuman, “Ini karena menyelamatkanmu.”
Baiklah.
__ADS_1
Sepertinya dia sengaja memanfaatkannya?