Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 254


__ADS_3

Dia yang sudah berhutang pada Candy.



“masalah ini baru bahas lagi ?” Edgar menepuk tangan Lalita Tang dan berkata, “Sekarang kamu istirahat dulu. Jangan pikirkan terlalu banyak.”



“Apakah karena Linda ?” Lalita menggigit bibir dan dalam matanya ada rasa tidak terima.



Malam ini kesempatan yang begitu bagus, dia sudah berusaha namun Edgar malah tidak ada rasa padanya!



Mendengar nama LInda, tatapan Edgar menjadi lebih lembut dan terdiam.



Memang benar karena Linda.



Di dalam mata Lalita terlintas kebencian, “Kak, kamu jangan lupa. Linsa sudah membatalkan pernikahan denganmu. Dia sekarang bersama dengan Jonatan . Dia sama sekali tidak layak kamu ....”



Lalita masih belum selesai bicara sudah dipatahkan oleh Edgar “sudah sangat larut, kamu seharusnya tidur.”



Melihat nada suara Edgar sudah tidak sabaran, Lalita tahu, jika dia masih mengganggu, maka hanya akan membuat Edgar membencinya.



Dia menarik nafas dalam, kuku jari menancap dalam telapak tangannya, lalu menunjukkan senyuman yang patuh, “Em,, aku tidur dulu. Kamu?”



“Aku duduk di sini temani kamu,” Edgar melangkah dan duduk di sofa samping.



Lalita berbaring dengan diam dan mematikan lampu.



Dalam cahaya bulan yang redup, tubuh Edgar yang tinggi duduk di atas sofa. Wajah tampannya dingin dan alis yang mengernyit ada kesedihan.



Melihat Edgar yang dekat namun tidak ada rasa padanya, Lalita mengepalkan tinju.



Linda!



Edgar begitu dingin padanya, semua karena Dia!



Dia pasti tidak akan melepaskan Linda!



Edgar, cepat lambat akan menjadi miliknya Lalita !!



Sepanjang malam tidak tidur, keesokan paginya, Edgar menyetir membawa Lalita bersama ke perusahaan Huo.



Ketika Lalita dan Edgar berjalan masuk gedung perusahaan , Linda juga pas datang kerja.



Melihat sosok Linda yang tinggi di belakang, Lalita menggandeng lengan Edgar dan berkata lemah, “Kak , aku mendadak merasa sedikit pusing, biarkan aku bersandar.”


__ADS_1


Edgar berkata em dengan datar. Lalita memiringkan kepala dan menyandarkan kepala di pundak , gerakannya begitu mesra.



Melihat pemandangan yang menyilaukan di depan, hati Linda tenggelam sedikit demi sedikit.



Semalam, Edgar menerima telepon Lalita langsung berlari keluar dengan gila.



Pagi ini, mereka masuk kerja bersama.



Jadi ... Edgar dan Lalita bersama semalaman?



Apa yang mereka berdua lakukan?



LInda melengkungkan sudut bibir dengan ironis.



Heh.



Lelaki dan wanita bersama dalam satu ruangan, masih bisa lakukan apa?



Apalagi, orang itu adalah Candy yang selalu Edgar rindukan.



Dia malah masih merasa kalau perkataan Edgar semalam padanya sedikit tulus.




Dari awal sampai akhir, orang yang dicintai Edgar dalam hati hanya Candy .



Kalau begitu kenapa Edgar masih mengatakan itu padanya semalam?



Anggap apa dirinya?



Linda berwajah dingin berjalan di belakang mereka dengan diam, hingga berjalan masuk ruangan sekretariat.



Hanya terlihat Lalita duduk di tempatnya.



Linda langsung berjalan ke sana dan memandanginya dari atas, lalu berkata, “Lalita , ini tempatku, tolong minggir!”



"Linda?, Bukankah kamu mengundurkan diri?” Lalita mendengar suara itu, mengangkat kepalanya, melihat Linda berdiri di depannya, matanya sengaja melebar, wajahnya penuh ekspresi terkejut.



“Aku mengundurkan diri, tapi Edgar tidak menyetujuinya.” Linda menatap Edgar dengan dingin, dan sudut bibirnya membentuk lengkungan sarkastik, “Kalau begitu aku juga tidak bisa apa-apa”



“Apa benar seperti itu?” Mata sedih Lalita jatuh pada Edgar, Edgarmengangguk ringan,



"Candy, kursi ini memang untuk Linda . Aku akan memberimu kursi baru."

__ADS_1



Mendengar itu, Lalita berdiri dan berkata dengan wajah berpikir, "Kak, aku pikir Linda telah mengundurkan diri makanya aku menduduki tempatnya."



Setelah jeda, dia menggigit bibirnya dan menggerakkan matanya, "Kak , jangan khawatir, aku tidak akan menyulitkanmu, aku akan pindah ke tempat lain."



Lalita berkata sambil mengemasi barang-barangnya, dan duduk di kursi kosong di sebelahnya, "Kak , bisakah aku duduk di sini saja?"



“Ya.” Edgar samar-samar mengucapkannya, dan meminta seseorang untuk membantu Lalita membersihkan kursi sebelum kembali ke kantor presiden.



Linda langsung mengambil tempat duduknya. Menyalakan komputer, dia mulai berkonsentrasi pada pekerjaannya.



Akibat terjebak di dalam gua oleh salju tebal karena pergi ke Gunung Elimati untuk menemukan Dokter Qi sebelumnya, membuatnya menyia-nyiakan beberapa hari dan kehilangan banyak waktu. Sekarang pekerjaannya menumpuk, dan perlu untuk segera menanganinya.



Dengan cepat membolak-balik beberapa dokumen tentang penjualan 'Ice and Fire' baru-baru ini, mata Linda berangsur-angsur menajam dan terlihat sangat fokus.



Tak lama kemudian dia menemukan bahwa ada sesuatu yang salah.



Seharusnya setelah serangkaian publisitas sebelumnya, ditambah dengan pembalikan insiden plagiarisme 'Love & Love', Perusahaan Lion memanfaatkannya secara besar untuk membuat  iklan, penjualan 'Ice and Fire' harusnya melonjak tinggi.



Namun, alih-alih naik, penjualan baru-baru ini malah turun 20%.



Bagaimana bisa seperti ini?



Logikanya, ini seharusnya tidak terjadi sama sekali.



Linda dengan cepat melirik informasi yang ada, dan segera mengadakan rapat dengan personel terkait untuk menanyakan situasinya.



Di ruang rapat, Linda membuka dokumen, memproyeksikannya di layar lebar, dan kemudian dengan sungguh-sungguh bertanya kepada Manajer Wang dari Departemen Pemasaran yang bertanggung jawab atas penjualan 'Ice and Fire', "Manajer Wang, tentang 'Ice and Fire' baru-baru ini. Apa pendapatmu tentang penjualan Ice and Fire?"



Manajer Wang dikejutkan oleh mata tajam Linda, dan dengan ragu-ragu berkata, "Sekretaris , penjualan 'Ice and Fire' baru-baru ini telah menurun dibandingkan bulan sebelumnya."



“Apa alasannya?” LInda bertanya dengan suara dingin, “Penjualan bulan ini turun 20% dibandingkan bulan lalu, mengapa?”



“Itu benar. Baru-baru ini, ada banyak produk kelas bawah yang meniru 'Ice and Fire' di pasaran, yang sangat populer di kalangan orang biasa.



Dan 'Ice and Fire' kami menargetkan kelompok konsumen tinggi. Kamu tahu, persyaratan mereka sangat tinggi. Sekarang ada begitu banyak tiruan, yang setara dengan menurunkan kualitas produk kita secara terselubung." Manajer Wang menyeka keringat dingin dari dahinya dan mencoba menjelaskan.



“Perusahaan mana yang meluncurkannya?” LInda bertanya. Manajer Wang menjawab dengan jujur, "Menurut penyelidikan kami, seharusnya perusahaan grup perhiasan 'Love & Love' yang meluncurkan tiruan ini."



“Love&Love?” Linda sedikit terkejut saat mendengar kata-kata itu.



Sebelumnya 'Love & Love' pernah melakukan hal plagiarisme, dan reputasinya telah anjlok di industri, tetapi sekarang masih tidak berubah, dan masih menjiplak?

__ADS_1


__ADS_2