Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 127


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Dia melihat Linda dengan dalam dan bertanya pelan, “Kamu tidak apa-apa kan?”


Linda menggelengkan kepala.


Sekalipun LInda nampak tenang, tetapi Jonatan tetap bisa melihat kalau suasana hatinya hari ini sangat tidak baik.


Terutama dua lingkaran hitam di matanya itu sudah menunjukkannya.


“Linda, ada masalah, apakah tidak bisa beritahu aku? Apakah harus begitu sungkan denganku?” Sepasang mata Jonatan terlintas rasa kecewa.


Linda tersenyum datar, “Benar tidak apa-apa. Malam ada waktu tidak? Ayo makan bersama.”


Linda berinisiatif mengajak Jonatan . Jonatan tidak tahan merasa senang, “Baik.”


Robert yang duduk di kursi depan, samar-samar mendengar percakapan mereka berdua dan sedikit bingung.


Linda bukankah tunangannya Bapak CEO? Kenapa hubungannya dengan Aktor Terbaik Jonatan nampak tidak biasa?

__ADS_1


Mereka berdua masih ada janjian malam nanti?


Apakah perlu memberitahu Bapak CEO?


Tetapi, dia sekarang juga tidak bisa menghubungi Edgar!


Danau Cinta terletak di pinggiran kota A, berada di antara lembah gunung. Sekeliling adalah gunung hijau, burung berkicau dan wangi bunga, pemandangan begitu cantik. Nama ini didapat karena banyak kekasih yang datang melakukan pemotretan foto pernikahan.


Linda memilih hutan kecil tenang di tepi danau, “Pemandangan di sini bagus, ayo kita mulai.”


Jonatan dan Nanda mengganti baju pemotretan dan selesai berdandan, lalu mulai pemotretan.


Melalui pemotretan seharian kemarin, Nanda dan Jonatan bekerja sama semakin baik.


“Betul, seperti itu, sangat bagus.” Kamera fotografer tidak hentinya berkedip.


“Kalian lanjutkan, aku ke sana lihat apakah ada tempat yang lebih cocok.” Linda mengerucutkan bibir dan berkata.


Dia adalah orang yang mengejar kesempurnaan. Kalau memang dia yang menangani proyek ini, maka pasti akan melakukan yang terbaik.


Jonatan mendengarnya, langsung menghentikan gerakan dan berkata perhatian, “Aku temani kamu.”


Linda menggelengkan kepala dan menolak, “Tidak perlu, kamu bergegas pemotretan, jangan menunda perkembangan.”


Selesai bicara, Linda lantas pergi sendiri menuju sisi lain Danau Cinta.

__ADS_1


Melihat punggung Linda yang pergi sendiri, mata Jonatan S menjadi redup.


Kenapa suasana hati dia begitu buruk? Apakah karena Edgar?


Bukankah kemarin mereka berdua masih begitu mesra, kenapa Edgar tidak nampak sosoknya hari ini?


Karena semalam hujan deras, jalan gunung sedikit berlumpur. Linda memakai sepatu highheels dan berjalan ke depan dengan agak sulit.


Dalam hati malah dengan anehnya teringat lagi dengan Edgar.


Bukankah dia bilang hari ini akan mengawasi langsung pemotretan? Sekarang sudah pukul 10 lewat, tetap tidak nampak sosoknya.


Semalam, apakah dia benar bersama dengan Milla ?


Apa saja yang mereka berdua lakukan?


Dia melakukan itu, apakah tidak bersalah pada Candy ?


Linda berjalan ke sisi Danau Cinta satunya dengan tidak fokus. Mendekati kedalaman hutan, danau dan gunung, pemandangan di sini lebih cantik.


Kalau pemotretan di sini, hasilnya seharusnya akan lebih bagus.


Linda menundukkan kepala hendak menelepon fotografer dan menyuruh mereka ke sini. Tiba-tiba ada sosok melintas, dan suara angin menyerbu punggung Linda.


linda menoleh dan melihat Herli sedang melotot marah padanya dan menggunakan sekuat tenaga mendorong Linda ke dalam danau!

__ADS_1


Wajah halus Herli begitu beringas dan tidak menutupi kebencian terhadap Linda. Dia berteriak, “Linda, dasar murahan! Matilah kamu!!!”


__ADS_2