Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 69


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Linda dengan cepat mematikan komputer: “Sudahlah, aku sebaiknya periksa besok saja!”



Edgar meluruskan tubuh panjangnya dan melihatnya dengan setengah tersenyum: “Bukankah kamu bilang masalah hari ini diselesaikan hari ini?”



Linda dengan cepat mengambil tas di atas meja dan berdiri kemudian berjalan menuju pintu: “Sudah capek.”



Edgar tertawa ringan, langkah kakinya mengikuti: “Aku dan kamu pulang bersama.”



Linda kehilangan kata-kata: “.......”



Berdua tiba di parkiran bawah tanah, Edgar sedang bersiap mengambil kunci membuka pintu. Di bawah sinar lampu redup, mendadak ada bayangan yang menyerbu dan menarik lengan Edgar: “Edgar, akhirnya aku berhasil menunggumu!”



Linda melihatnya, ternyata adalah Herli.

__ADS_1



Edgar menarik lengannya dengan jijik dan raut wajahnya dingin: “Herli , kenapa kamu masih di sini? Aku sudah bilang tidak ingin melihatmu lagi! Masih tidak cepat enyah?”



“Edgar, aku mohon, jangan pecat aku.” Herli bermata merah, air mata bagaikan mutiara yang putus: “Sekalipun menjadi petugas kebersihan juga boleh. Asalkan kamu tidak memecatku dan membiarkanku tinggal di perusahaan Lion, tinggal di sisimu.....”



Herli belum selesai bicara sudah dipatahkan oleh Edgar dengan tidak sabaran: “Aku suruh kamu enyah, apakah tidak paham? Perusahaan Lion tidak akan pernah menerima orang seperti kamu yang merugikan kepentingan perusahaan demi keegoisan sendiri.”



“Edgar, aku salah, aku sudah tahu aku salah!” Air mata Herli mengalir deras: “Aku tidak seharusnya melakukan hal yang merugikan kepentingan perusahaan. Tetapi itu juga karena aku terlalu mencintaimu barulah melakukan kesalahan. Edgar, aku mohon, jangan usir aku pergi! Kamu tidak tahu seberapa besar aku mencintaimu. Asalkan bisa di sampingmu, kamu menyuruh aku melakukan apa saja aku bersedia......”



Alis pedang Edgar mengernyit erat, wajah yang tampan penuh dengan rasa jijik dan tidak sabaran.




Edgar sedang bersiap menelepon Robert , menyuruh dia memanggil satpam datang untuk menyeret pergi Herli . Linda sudah maju, sudut mulutnya naik sebuah senyuman sinis: “Herli , Edgar tidak ingin melihatmu, kamu terus mengganggu tidak jelas seperti ini, apakah menarik?”



“Linda, kenapa kamu di sini!” Pandangan Herli terus fokus pada Edgar, sekarang barulah mendapati Linda di samping. Sepasang matanya tidak tahan muncul cemburu dan kebencian.



“Aku bersama dengan suamiku, apakah ada masalah?” Linda berkata dan sengaja menggandeng lengan Edgar.

__ADS_1



Sudut mulut Edgar yang seksi naik sebuah senyuman, dia mengulurkan satu tangan dan memegang tangan Linda yang menggandeng lengannya.



Suhu panas dari ujung jari membuat wajah Linda mulai panas.



Hanya berakting mengusir Herli , apakah Edgar perlu melakukan dengan begitu realistis......



Melihat pemandangan di depan yang begitu menusuk mata, tatapan Herli terlintas kebencian.



“Linda, kamu, kamu yang sudah merebut Edgar! Kalau bukan kamu, Edgar tidak akan memecatku. Kalau tidak ada kamu, Edgar pasti akan jatuh cinta padaku!”



“Herli , kamu sadarlah! Edgar, bagaimana mungkin akan jatuh cinta padamu?” Linda sungguh kehilangan kata, Herli ini apakah ada penyakit?



Herli teringat dengan kelembutan Edgar pada Linda, berbanding jelas dengan sikap kejam dia padanya. Terluka, putus asa, cemburu, benci.....berbagai emosi rumit bercampur bersama.



Dia melotot Linda dengan kejam, mendadak mengeluarkan sebilah pisau tentara Swiss dari dalam kantong, dan menggunakan segenap tenaga menusuk pada Linda!


__ADS_1


Wajah indah dia menjadi buruk dan berteriak keras: “Linda, kamu mati saja!”


__ADS_2