Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 280


__ADS_3

Namun siapa orang ini ….


Linda menyipitkan matanya. Sorot matanya yang tajam itu tertuju pada Lalita di kejauhan.


Di malam hari, Linda selesai mandi dan baring di atas kasur sambil memainkan ponsel.


Saat tengah malam, ponselnya bergetar beberapa kali.


Anthony mengirim pesan pada Linda dari hotel, [Kak , ternyata benar, ada orang yang menyentuh komputermu!]


Linda mengambil gelas di meja samping tidurnya dan minum seteguk dengan perlahan. Dia melengkungkan senyuman dingin di sudut mulutnya dengan perlahan.


Ada orang yang tidak bisa menahan diri untuk beraksi.


Keesokan harinya, cuaca mendung.


Langit dipenuhi dengan awan gelap, seperti akan terjadi badai hujan.


Linda sedang mempersiapkan dokumen penawaran untuk sore nanti dengan konsentrasi dan Lalita tiba-tiba menghampirinya, “Linda,proyek North Bay akan melakukan pertemuan penawaran terakhir nanti sore, apakah kamu telah menyiapkan dokumennya? Kamu jangan ketinggalan.”


“Sepertinya aku tidak perlu melapor padamu, kan?” Linda sambil mempersiapkan dokumennya dan sambil menjawab tanpa mendongakkan kepalanya.


“Aku hanya berniat baik untuk peduli padamu. Kamu juga tahu bahwa Edgar harus mendapatkan proyek ini.” Lalita merasa sangat sedih.


Linda mendongakkan kepala dengan sedikit kesal, tetapi dia malah bertatapan dengan sorot mata Edgar yang jernih namun muram itu.


Oh, ternyata Edgar telah datang.


Pantas Lalita si wanita fake itu mulai berakting.


“Linda, bagaimana dengan persiapannya?” Edgar bertanya dengan nada suara acuh tak acuh.


“Tidak masalah.” Linda melengkungkan sudut mulutnya dan berkata dengan nada suara yang penuh tekad.


Rapat penawaran sore hari ini akan diadakan pada pukul dua.


Linda dan Edgar tiba, lainnya tiba lebih awal setengah jam di ruang rapat.


Saat mereka tiba di ruang rapat, Rendy dan Bagas telah tiba.


Linda melirik Lalita dengan diam-diam dan menyadari Lalita menukar isyarat dengan Bagas saat melewati area tempat duduk Perusahaan BPL.


Linda melengkungkan sudut bibirnya. Sepertinya, tebakannya benar.


Pada pukul dua, pembawa acara naik ke atas panggung dan mengumumkan rapat penawaran dimulai dengan tepat waktu.


“Selanjutnya akan mengumumkan penawaran dari setiap perusahaan. Orang menawarkan harga tertinggi akan mendapatkannya.”


Pembawa acara mulai mengumumkan penawaran dari setiap perusahaan dan ruang rapat menjadi tenang dalam seketika.


“Perusahaan Bai menawarkan 230 juta Yuan.”



“Perusahaan Lion, 300 juta Yuan.”


“Perusahaan BPL, 300.000.001 Yuan.”


“Oleh karena itu, pemenang akhir proyek North Bay adalah Perusahaan BPL! Selama Perusahaan BPL! Selamat CEO Li!”


Saat suara pembawa acara jatuh, semua orang menjadi tercengang.


Perusahaan Lion adalah perusahaan kaya nomor satu di Kota A, selalu menjadi tiran dalam dunia bisnis dan tak terkalahkan bahkan dikalahkan oleh Perusahaan BPL yang baru pindah dari Australia dengan satu Yuan.


“Ini bagaimana mungkin?”


“Perusahaan Lion kehilangan proyek North Bay dengan perbedaan sebesar 1 Yuan saja? Pasti ada orang membocorkan harga penawarannya.”

__ADS_1


“Omong kosong, tidak mungkin begitu kebetulan, pasti ada pengkhianat di Perusahaan Lion”


Ada orang yang tidak bisa menahan untuk mulai berbisik.


Karena ini pertama kalinya Perusahaan Lion kehilangan satu proyek.


Bahkan dengan jarak harga sebesar 1 Yuan saja.


Sangat jelas bahwa ada orang yang membocorkan harga penawaran Perusahaan.


Linda mengerutkan bibirnya dengan acuh tak acuh.


Harga penawaran dibocorkan dan Perusahaan Lion kalah dengan jarak harga sebesar 1 Yuan semuanya sudah berada dalam dugaan Linda.


Dia menolehkan kepala melirik Edgar sekilas. Ekspresi Edga dingin seperti biasa dan tidak bisa melihat reaksinya terhadap hasil semua ini.


Lalita menarik tangan Edgar, matanya penuh dengan rasa kekhawatiran dan emosi, “Kakak ,kenapa bisa menjadi seperti ini? Harga penawaran kita dibocorkan oleh orang … kamu harus menghukum orang ini!”


Namun, Edgar menarik kembali tangannya dengan diam-diam. Dia berdiri tanpa ekspresi dan langsung berjalan keluar dari ruang rapat.



Linda mengikutinya dengan santai.



Lalita memelototi Linda dengan ganas dan juga mengikuti langkah kaki Edgar dengan cepat.



Ada sekelompok reporter yang menunggu lama mengepung kemari begitu mereka berjalan keluar dari pintu gerbang.



“CEO , katanya Perusahaan Lion kehilangan proyek North Bay dengan jarak harga sebesar 1 Yuan barusan, apakah kamu ada pendapat lain terhadap hal ini?”




Para reporter berbalik arah untuk mengepung Linda dan bertanya padanya, “Nona , kamu sebagai penanggung jawab proyek North Bay ini, apakah ada pendapat lain terhadap masalah hari ini?”



“Perusahaan Lion kehilangan proyek North Bay dengan selisih harga 1 Yuan, apakah menurutmu ada hal lain di dalamnya? Bolehkah kamu memberitahu kami sedikit?”



Linda mengerutkan alisnya dan baru ingin berbicara, Lalita tiba-tiba berjalan kemari dari samping, lalu berkata ke mikrofon, “Benar apa yang kalian katakan, Perusahaan Lion kalah proyek North Bay dengan selisih harga 1 Yuan, ini sangat jelas bahwa ada pengkhianat di perusahaan yang membocorkan penawaran kali ini dan pengkhianat ini adalah Linda!”



Mendengarnya, para reporter merasa sangat semangat.



Perusahaan muncul pengkhianat, ini adalah berita utama!



Mereka juga mendengar bahwa Lalita dan Linda adalah musuh cinta.



Ini pasti bukan hal yang sederhana.


__ADS_1


“Nona Tang, bisakah mengatakannya dengan detail?” Para reporter mengepung Lalita.



“Candy!” Edgar yang berjalan di depan tiba-tiba menghentikan langkah kakinya. Dia memalingkan kepala memandang wajah Lalita dengan tatapannya yang dingin, “Jangan asal bicara!”



“Aku tidak asal bicara ….” Lalita menggigit bibirnya dan berkata dengan sedih, “Itu memang karena Linda …”



Lalita masih belum selesai berbicara, Edgar langsung melangkah maju dan ekspresinya sangat dingin, “Tutup mulutmu!”



Aura Edgar yang dingin itu membuat Lalita bergidik.



Lalita menatap Linda dengan ganas.



Sudah pada saat seperti ini, Edgar masih melindunginya ?!



Merasakan kebencian yang kuat dari Lalita , Linda melengkungkan sudut mulutnya, “Lalita, aku rasa kamu sangat jelas siapa pengkhianat itu, kan?”



Mendengar ada arti lain dalam perkataan Linda, para reporter mengalihkan arahnya dan ingin mewawancarainya, “Nona , apa maksud perkataanmu barusan? Apakah kamu sedang menyiratkan bahwa Nona Tang adalah pengkhianatnya?”



Robert segera menghalangi para reporter, “Maaf, kami tidak bisa memberitahunya.”



Serombongan orang kembali ke Perusahaan. Saat tiba di lobi, Linda hendak kembali ke posisinya, Lalita memanggilnya dengan keras, "Linda, berhenti kamu!”



Linda berkata dengan acuh tak acuh, “Ada apa?”



Lalita bersikeras, “Edgar, kehilangan proyek North Bay hari ini, jelas sekali ada orang yang membocorkan harga penawarannya.”



Setelah tertegun sejenak, Lalita yang wanita fake lemah lembut di depan Edgar sebelumnya menatap Linda dengan sorotan mata yang dingin dan berkata dengan suara yang nyaring, “Dan orang ini adalah Linda!!”



Dia telah merencanakannya sejak lama dan menyuruh orang untuk mencuri harga penawaran dalam laptop Linda, kirim pada Bagas dengan diam-diam, supaya Linda bisa menanggung kesalahan ini!



Edgar bertekad untuk memenangkan proyek North Bay, tetapi malah kalah pada Rendy dengan selisih harga 1 Yuan.



Bagaimanapun juga, Edgar pasti akan menghukum orang yang membocorkan harga penawaran ini.


__ADS_1


Mampus kamu, Linda!!


__ADS_2