Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 282


__ADS_3

Sorot mata Edgar yang dingin tertuju pada Linda dan melengkungkan sudut bibirnya dengan perlahan, “Aku akan menyelidiki kenyataan masalah ini.”



Dia terdiam sejenak dan tatapannya menjadi suram, “Untuk mengembalikan nama baikmu.”



Edgar tentu saja tidak akan percaya Linda akan melakukan hal seperti membocorkan penawaran.



Jika demi uang, Linda bisa langsung kembali ke sisinya untuk menjadi nyonya Perusahaan, dia bisa mendapatkan seberapa banyak uang yang dia inginkan.



Kenapa Linda harus repot-repot untuk berkolusi dengan Perusahaan BPL?



Namun, Lalita yang selalu lemah lembut terus menunjuk Linda, ini benar-benar membuat Edgar tidak menduga.



Edgar ingin mengetahui kebenarannya.



Sekarang opini sedang bergejolak, banyak laporan dan komentar di media sosial yang menjelek-jelekkan Linda. Ini sangat tidak baik terhadap Linda.



Dia hanya bisa menyelidiki kebenarannya untuk mengembalikan nama baiknya.



“Terima kasih.” Mendengarnya, Linda merasa hangat.



Tidak menyangka, Edgar tidak percaya dengan kata-kata Lalita sama sekali pada waktu seperti ini dan masih bersedia mempercayainya.



Robert segera membawa ahli IT dan menyuruh orang memindahkan komputer Linda kemari.



Ahli IT menyalakan komputer dan mengetik di papan keyboard. Sepuluh menit kemudian, ahli IT berdiri dan berkata dengan hormat pada Edgar, “CEO, penawarannya memang dikirim keluar dari komputer ini.”


Begitu ahli IT selesai berkata, Lalita segera bertanya dengan suara yang nyaring, “Linda, kamu masih ingin mengatakan apa lagi?!”


Linda tetap bersikap acuh tak acuh, “Lalita, meskipun harga penawaran disebarkan keluar dari komputerku, ini juga tidak bisa membuktikan apa pun.”



“Apakah ini masih tidak bisa membuktikan apa-apa?” Lalita menggertakkan giginya, “Harga penawarannya dibocorkan dari komputermu, siapa lagi kalau bukan kamu?!”



“Apakah kamu bisa memeriksa waktu penawaran ini dikirim keluar?” Lalita melihat ahli IT dan bertanya.



Ahli IT menganggukkan kepala, “Berikan aku sedikit waktu.”



Selesai mengatakannya, ahli IT duduk kembali dan mengoperasinya beberapa menit, lalu berkata, “Sudah terperiksa, file itu dikirim keluar kemarin jam 10.30 pagi.”



“Kakak , kita hanya perlu memutar CCTV untuk melihat siapa yang sedang menggunakan komputer ini pada jam 10.30 siang kemarin dan kebenaran masalah ini juga akan terungkapkan.” Nada suara Lalita tidak bisa menahan kegembiraannya.


__ADS_1


Semua bukti menunjuk Linda, tidak akan bisa mengelak lagi!



“Tidak perlu memutar CCTV lagi, aku memang duduk di sana pada saat itu.” Linda mengerutkan bibirnya dan berkata dengan acuh tak acuh.



“Kalau begitu, kamu mengaku bahwa kamu yang telah membocorkan penawaran itu?” Lalita bertanya dengan nada suara yang dingin.



“Aku hanya mengaku bahwa aku sedang duduk di posisiku saat jam 10.30 kemarin, kamu benar-benar hebat mengubah konsepnya.” Linda mengerutkan sudut bibirnya.



Lalita memelototi Linda dan langsung berjalan ke sisi Edgar, “Kakak , sekarang semua buktinya telah benar, memang Linda yang melakukannya. Bagaimana kalau kita lapor polisi saja?!”



Edgar menyipitkan matanya tanpa ekspresi. Dia hendak berbicara, tetapi Linda tertawa acuh tak acuh dan menatap Lalita dengan tatapan yang tajam,



“Lalita , apakah kamu benar-benar ingin melapor polisi? Kamu sangat jelas bahwa siapa yang telah membocorkan penawaran tersebut?!”



“Apa maksudmu, Linda?!” Lalita membeku saat ditatap oleh Linda dengan tatapan yang dingin itu.



Linda berjalan ke depan dan berkata dengan sepatah-patah kata yang galak, “Maksudku, orang yang telah membocorkan penawaran Perusahaan adalah kamu! Lalita … …!”



“Omong kosong apa yang sedang kamu bicarakan?!” Mendengarnya, ekspresi Lalita menjadi berubah dan bertanya dengan nada suara yang nyaring, “Aku bagaimana mungkin melakukannya?”



“Kenapa tidak mungkin?” Senyuman sinis di sudut mulut Linda menjadi semakin dingin.




Melihat penampilan Lalita yang sangat kesal, Linda mengangkat alis indahnya dan berkata dengan perlahan, “Bukti telah benar? Lalita, semua bukti yang dimaksud kamu tidak ada gunanya sama sekali.”



“Edgar, aku ingin mengundang seseorang kemari dan semua kebenarannya akan terungkap pada saat itu.” Linda melihat Edgar dan berkata.



“Linda, trik apa lagi yang ingin kamu mainkan?!” Lalita takut masalah menjadi panjang lebar, sehingga dia menarik lengan Edgar, “Kakak , kamu jangan mendengar perkataan Linda lagi, kita langsung lapor polisi saja! Linda melakukan hal begitu keji harus mendapatkan hukuman!”



Edgar menarik lengannya dengan diam-diam. Dia menatap wajah Linda dengan sorot mata yang dalam dan berkata dengan suara yang jernih, “Siapa yang ingin kamu undang?”



Linda tersenyum ringan, “Kalian akan segera mengetahuinya, aku pergi menjemputnya masuk sekarang.”



Setelah selesai mengatakannya, Linda membalikkan tubuh berjalan ke luar pintu kantor CEO.



Di belakang muncul suara Lalita yang panik, “Linda, apakah kamu ingin melarikan diri?!”



Melarikan diri?

__ADS_1



Linda melengkungkan sudut mulutnya. Lalita benar-benar hebat berimajinasi.



Biarkan Lalita merasa bangga sejenak, dia segera akan membuat wanita fake ini menghilang!



Setelah tiba di depan pintu gerbang Perusahaan , Anthony telah menunggu Linda di depan pintu.



Melihat Linda, Anthony segera melangkah maju dan bertanya dengan perhatian, “Kak, bagaimana dengan situasinya?”



Linda tersenyum, “Seperti yang kita prediksikan.”



Anthony menganggukkan kepala, “Aku telah melihat berita di media sosial. Kamu tenang saja, aku pasti akan membantumu mengungkapkan sifat asli Lalita, wanita yang tidak tahu malu ini!”



“Terima kasih.” Linda mengangkat bahunya.



Anthony berkata dengan canda, “Sebenarnya, Kak , kamu lebih hebat dariku, jika kamu yang menyelesaikan sendiri dan membiarkan mereka tahu bahwa kamu adalah hacker terkenal, ADA, mereka pasti akan terkejut.”



Linda meliriknya sekilas dan berkata, “Sudahlah, aku tidak ingin kehilangan Sockpuppet.”



Linda membawa Anthony tiba di depan pintu kantor CEO.



Lalita masih terus mengoceh di depan Edgar“Kakak , Linda pasti mencari alasan untuk melarikan diri, kamu cepat utus orang untuk mengejarnya ….”



Lalita belum selesai berbicara sudah dipotong oleh suara yang jernih, “Siapa yang bilang aku melarikan diri?”



Linda berjalan masuk ke dalam kantor CEO dan senyuman di wajahnya.



Semua orang merasa terkejut saat melihat pemuda yang bertampang biasa-biasa di belakang Linda dengan sedikit terkejut.



Ahli IT itu berjalan ke depan dengan gembira dan berkata dengan kagum, “Kamu adalah Anthony?”



Harus tahu bahawa Anthony adalah orang paling hebat nomor kedua di dunia peretasan!



Anthony melengkungkan sudut mulutnya dengan acuh tak acuh, “Benar, ini aku.”



Melihat Lalita yang terkejut, Linda tersenyum sinis dan berjalan ke depan Edgar, “Ini adalah peretas terkenal Anthony, aku rasa aku tidak perlu memperkenalkannya lagi, kan?”



Edgar menganggukkan kepala dengan ringan pada Anthony. Matanya lebih bermakna.

__ADS_1



Linda bahkan mengundang Anthony kemari.


__ADS_2