
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""__""
Dia bersembunyi disudut.
Tadi Mila berkata bahwa Linda dan Edgar juga menginap dihotel ini.
Sudah semalam ini, untuk apa Linda Berdiri didepan pintu masuk?
Nia An menatap Linda dengan penuh kebencian, apakah dia bertemu dengan laki-laki lain ditengah malam tanpa sepengetahuan Edgar?
Disaat yang bersamaan, Yuna memberhentikan mobilnya tepat disamping tubuh Linda, dia menurukan jendela “ayo naik!“
Linda membuka pintu mobil dan duduk dikursi samping pengemudi.
Nia An hanya melihat Linda naik ke mobil Maserati putih tanpa melihat orang yang ada di dalam mobil tersebut.
Menurutnya, Linda pasti berselingkuh dengan laki-laki lain.
Nia An langsung memanggil taksi, “Tolong mengikuti mobil didepan itu”
Yuna melihat sekilas kearah Linda, “Kamu kenapa? Apa Edgar membuat nona kita ini marah lagi?”
“Kamu jangan membahas dia.”
Yuna tertawa, sepertinya tebakannya benar.
Selain Edgar, siapa lagi yang bisa membuat Linda segalau ini?
Sesampai di klub malam, Yuna membawa Linda duduk dipojokan, menuangkannya secangkir anggur merah, “Nona , ayo ceritakan bagaimana Edgar membuat kamu bimbang lagi?”
Linda mengangkat gelas dan meneguk habis alkoholnya, “Aku juga tidak tahu harus bagaimana menceritakannya.”
“Hah?” kaget yuna dengan kebingungan.
Linda kembali menuangkan anggur merah dan sedikit menggoyangkan gelasnya, “Di dalam hati Edgar masih mencintai wanita lain dan dia juga berkata sedang mengejarku.”
Linda mulai menceritakan kisah Edgar bersama Candy secara sederhana.
Yuna mengangguk, “Jadi, kamu mengira Edgar menjadikanmu sebagai penganti Candy?”
“Bukankah memang seperti itu?”Linda menjawab dengan berat hati.
“Aku tidak berpikir demikian.”
Yuna berkata “Edgar yang mengejarmu, apalagi yang kamu takutkan?”
“Aku butuh kejelasan, apalagi dalam suatu hubungan.” Linda melanjutkan perkataannya “Aku tidak akan mengijinkan didalam hati pasanganku masih memikirkan orang lain.”
__ADS_1
“Baiklah, kalau begitu bagaimana dengan Jonatan ? Dia mencintaimu dengan sepenuh hati, tetapi kamu tetap tidak menyukainya?”
Yuna mengerucutkan bibirnya tanda tidak setuju, “Kalau begitu, jika ada nama orang lain didalam hati Jonatan , apakah kamu peduli?”
Bukankah karena Linda menyukai Edgar sehingga dia mempermasalahkan Edgar yang masih memikirkan wanita lain dihatinya?
“Aku dan Jonatan hanya berteman, jadi terserah ada siapa didalam hatinya, apa urusannya denganku?”
“Hmmmm, kalau begitu benar , kamu telah jatuh cinta kepada Edgar, jika tidak bagaimana mungkin kamu mempermasalahkan Candy?” Yuna menjawab dengan penuh keyakinan dan tepat sasaran.
“Apa benar begitu?” Linda sedikit memijat kepalanya dengan pelan, “Bisakah kamu tidak membahasnya lagi?”
Melihat penampilan Linda yang terjebak oleh percintaan dan dia sendiri yang tidak menyadarinya membuat Yuna tersenyum geli dan mengubah topic pembicaraan, “Sebagai bos besar, kamu akan datang menghadari acara lelang besok malam, kan?”
“Pergi” Linda menjawab sambil menganggukan kepalanya.
Acara lelang besok malam adalah acara yang dilaksanakan oleh Luis dan timnya, sebenarnya Linda tidak berencana untuk menghadiri acara itu, tetapi tiba-tiba dia ingin datang dan melihat-lihat acara itu.
Nia An sampai di klub dengan taksi, dia menutupi wajahnya menggunakan topi dan mencari Linda disekitaran.
Jika dia bisa melihat dengan siapa Linda bertemu, jika itu pria, maka itu akan sangat mengaksikan.
Linda menjebaknya dan menyebabkan dia begitu sengsara, dia pasti akan membalas perbuatannya berkali-kali lipat.
Nia An sudah mencari satu putaran, baru menemukan Linda duduk di sudut.
Nia An menatap Yuna sejenak, berusaha untuk mengingat, dan akhirnya teringat, bahwa wanita itu adalah Yuna, penanggung jawab LUis Studio.
Sebelumnya, perusahaan Lion terjerat skandal plagiarisme, Yuna yang bersaksi untuk Linda yang membuat Marilyn terbukti salah.
Apa hubungan antara Linda dan Yuna?
Bukankah Linda hanyalah gadis desa yang tidak tahu apa-apa? Kenapa bisa bersama dengan Yuna?
Keduanya berbicara sambil tertawa, tampaknya memiliki hubungan yang baik.
Nia An sedikit kebingungan, dia diam-diam duduk tidak jauh dari Linda dan Yuna, samar-samar terdengar percakapan Linda akan pergi ke lelang amal besok.
Lelang amal?
Kilatan cahaya melintas di matanya, Nia An buru-buru mengirim pesan singkat ke Milla \[Nona Xu, LInda akan hadir di acara lelang amal yang diadakan oleh Luis Studio besok.\]
Milla dengan cepat membalas pesan teks: \[Kamu siaplah dengan baik\]
Linda minum beberapa gelas Wine, mulai merasa sedikit pusing.
Yuna menahan tangan Linda yang memegang gelas anggur, "Berhentilah minum, pergilah ke tempatku untuk tidur sebentar."
__ADS_1
“Ya.” Linda menggosok pelipisnya, mulai merasa lelah.
Dengan sedikit mabuk, Linda berdiri, berjalan menuju pintu gerbang bar bersama Yuna.
Dari sudut matanya, dia tiba-tiba melihat sosok yang agak familiar.
Nia An?
Linda mengerutkan kening, Nia An muncul di bar, apakah itu kebetulan, atau...
Setelah semalaman beristirahat di rumah Yuna, keesokan harinya, ketika Linda bangun sudah hampir siang hari.
Menggosok alisnya, Linda melihat pesan yang ditinggalkan oleh Yuna padanya.
\[Aku pergi untuk menyiapkan acara makan malam amal dulu, ada sarapan di dapur, kamu panaskan sendiri. Aku telah mengirimkanmu rencana peluncuran produk baru Luis Studio musim yang akan datang, lihatlah ketika senggang, sampai jumpa nanti malam.\]
Sahabatnya begitu perhatian hingga membuat hati Linda merasa hangat.
Setelah sarapan, Linda membaca dengan serius rencana yang Yuna kirimkan kepadanya, serta membuat beberapa komentar.
Acara makan malam amal malam ini, diadakan di sebuah hotel bintang lima di Perancis.
Sebagai penanggung jawab acara makan malam amal, Yuna sudah mempersiapkan semuanya di hotel dari pagi.
Sedangkan Linda, setelah menyapa Yuna, dia duduk di sudut di tempat yang tidak mencolok.
Acara lelang amal ini adalah acara untuk bakti sosial yang diselenggarakan oleh Luis Studio, banyak selebritas populer yang diundang.
Milla meminta Mikhael mencari cara untuk mendapatkan undangan, memasuki ruang lelang.
Dia melihat sekeliling di ruang lelang dan melihat Linda duduk di sudut, sementara Edgar tidak berada di sana.
Sepertinya Edgar juga tidak begitu menyukai Linda, bila tidak, Linda keluar tengah malam tadi malam, sekarang dia sendirian menghadiri acara pelelangan amal.
Tatapan jahat melintas di mata Milla .
Linda, lihat saja apa yang akan kuperbuat padamu malam ini!
Pukul delapan malam, pelelangan resmi dimulai.
Pembawa acara berkata dengan nada suara berirama, "Selamat datang di lelang amal yang diselenggarakan oleh Luis Studio malam ini, Luis akan menyumbangkan semua pendapatan lelang malam ini untuk amal, terima kasih atas dukungan kalian!
Malam ini kami akan melelangkan total sepuluh barang, yang semuanya disumbangkan oleh Luis Studio, semoga barang tersebut dapat menemukan orang yang berjodoh. "
Dengan tepuk tangan, pembawa acara mengumumkan, "Pelelangan secara resmi dimulai,"
"Barang pertama yang dilelang adalah mangkuk seladon dari Dinasti Tang, pelayan silahkan bawakan!”
__ADS_1
Pelayan berjalan ke tengah panggung dengan langkah elegan, memegang nampan yang sangat detail bahannya dengan kedua tangan, pembawa acara membuka kain merah di nampan, terdapat mangkuk seladon biru di atasnya.