Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 60


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


“Ada apa?” Herli dan Sherrie menghentikan langkah secara bersamaan. Menekan rasa tidak puas terhadap Linda dan menatap padanya dengan bingung.


Linda menggoyangkan kertas putih yang diambil dari dalam folder sebelumnya: “Sekarang kita membahas masalah ini.”


Melihat kertas putih di tangan Linda, tatapan Herli tidak tahan berkedip sejenak: “Kamu ingin mengatakan apa?”


Linda memegang kertas dan berjalan ke hadapan Edgar, lalu menyodorkannya: “Gambar desain dengan anehnya berubah menjadi kertas kosong, apakah Pak Lion tidak curiga sesuatu?”


Tangan besar Edgar dengan tulang yang tajam mengambil kertas putih dan meletakkan di atas meja rapat. Jari tangan yang panjang tidak sengaja mengetuk meja dan memberikan orang sebuah tekanan.


Sangat jelas, gambar desain tidak bisa menjadi kertas putih sendiri, pasti ada orang yang sudah menukar gambar.


Yang bisa berhubungan dengan gambar tidak banyak, sedangkan Linda selalu berhati-hati. Dikatakan orang lain tidak akan mudah menukar gambarnya.


Masalah ini ada dua kemungkinan.

__ADS_1


Satu adalah ada orang yang sudah menukar gambar kemudian membingkai kesalahan pada Linda dan ingin dia mempermalukan diri di dalam rapat.


Kalau begitu maka Edgar tidak akan membiarkannya.


Kemungkinan lainnya adalah Linda yang menukar gambar sendiri, tetapi kenapa dia melakukannya?


Masalah ini semakin menarik.


Edgar berkata pelan-pelan: “Masalah ini, saya akan menyuruh Robert menyeledikinya.”


“Baik Pak.” Robert menjawab dengan hormat.


Linda mengangguk: “Sebelum pergi ke bandara, saya sengaja memeriksa folder, saat itu gambar masih ada. Setelah pulang dari bandara langsung membawa folder ke dalam ruangan rapat. Selanjutnya di dalam rapat, kita semua sudah melihatnya, gambar berubah menjadi kertas putih. Jadi, pasti ada orang yang melakukan sesuatu ketika saya dalam perjalanan ke bandara dan pulang kemudian menukar gambar.”


Dia tahu dengan cara Edgar, kalau tahu dia yang sudah mengutak-atik di belakang, maka akhirnya.....


Herli tidak tahan merasa dingin di bagian punggungnya.


“Saya menghilangkan gambar?” Linda tersenyum ironis: “Kemudian saya menukarnya dengan beberapa lembar kertas putih? Apakah kamu mengira semua orang sama idiotnya denganmu?”


“Apa maksudmu?” Herli melotot Linda dengan marah dan berpura-pura tenang.


Dia menghibur dirinya sendiri, masalah ini dia melakukannya dengan sangat tersembunyi, Linda seharusnya tidak tahu apapun.

__ADS_1


Linda menatap tajam pada Herli : “Saya tidak tahu apakah Kepala bagian Herli pernah mendengar kalimat ini, kalau tidak ingin orang tahu maka jangan melakukan apapun?”


Hati Herli bergetar, diam-diam melihat Edgar yang terus duduk di sana tidak bicara.


Melihat wajahnya datar dan pandangannya tajam, Herli segera mengalihkan tatapan.


“Tidak tahu kamu sedang bicara ngawur apa.” Herli berkata tidak sabar: “Saya masih ada urusan. Linda , rapat sudah berakhir, saya tidak ada waktu menemanimu menghabiskan waktu di sini.”


Selesai bicara, Herli bersiap pergi.


“Berhenti!”Linda menaikkan suaranya dan nada tajam: “Herli , kamu begitu buru-buru pergi, apakah merasa bersalah?”


“Bersalah? Saya bersalah apa?” Langkah kaki terhenti, Herli berpura-pura bertanya balik dengan tenang.


“Karena kamu yang sudah menyuruh orang menukar gambar desain!” Linda langsung pada intinya.


Raut wajah Herli berubah: “Linda, kamu jangan menuduh sembarangan? Apakah kamu tahu apa namanya menfitnah?”


“Fitnah?” Linda tersenyum datar, dia tahu kalau Herli tidak akan mengakui dengan mudah.


Hanya saja, tidak peduli bagaimana Herli menyangkalnya juga hanya perjuangan orang sekarat saja.


Linda sudah melakukan persiapan. Hari ini pasti akan memutuskan kejahatan Herli !

__ADS_1


“Saya punya bukti yang bisa membuktikan kalau kamu merupakan pelaku dari masalah hari ini.” Linda berkata dingin.


__ADS_2