
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
“Linda, kamu kenapa?” Suara Edgar tegang, mengulurkan tangan mengendong Linda.
Edgar segera menggendong Linda ke atas sofa di samping. Mendadak mendapati ada bekas darah di atas gaunnya.
Kenapa ada darah? Apakah dia terluka?
Barusan masih baik-baik saja, kenapa bisa mendadak terluka?
Edgar kaget, segera mengeluarkan handphone dan menelepon Henry teman kecilnya dan berkata kelam: “Restoran Jepang, datang dalam lima menit.”
Keluarga He telah menjadi dokter selama beberapa generasi, hubungan dengan keluarga Lion sangat dalam. Henry He masih muda sudah mewarisi rumah sakit keluarga dengan keterampilan yang sangat luar biasa.
Saat ini dia sedang menggoda wanita di bar, sedang mengobrol dengan seorang bintang wanita, mendadak mendapat telepon pengejar jiwa dari Edgar, dia bertanya penasaran: “Kenapa Tuan muda Edgar, kamu sakit? Begitu buru-buru.”
“Jangan omong kosong, cepat datang!” Edgar mendesak dengan tidak sabar.
“Baik, baik, segera tiba.” Henry masih mengira terjadi sesuatu dengan Edgar. Dia juga tidak berani menunda, dengan cepat sudah tiba di restoran.
__ADS_1
“Cepat bantu periksa dia, dia sudah terluka.” Melihat Henry datang, Edgar merasa lega.
Tatapan kaget Henry jatuh pada tangan Edgar yang memegang Linda dengan erat. Tuan muda Edgar sejak kapan begitu tegang pada seorang wanita?
“Siapa dia?” Api gosip di dalam hati Henry membara: “Melihat rupamu yang begitu tegang, apakah.....dia adalah Candy?”
Edgar melirik dia sekilas dengan dingin: “Jangan bicara ngawur, dia adalah Linda.”
“Linda?” Henry He berseru kaget: “Tunanganmu itu? Bukankah kakekmu yang menjejalkan paksa untukmu? Bukankah kamu tidak suka dengan dia? Kenapa begitu tegang......”
“Omong kosong begitu banyak, cepat periksa dia.” Edgar melirik dingin padanya, jari tangan panjang menunjuk bekas darah di atas tubuh Lind: “Dia sedang terluka.”
“Apa? Saudara?” Edgar berwajah kebingungan.
Henry He tertawa menjelaskan: “Itu, yang perempuan setiap bulan akan datang itu.”
Edgar barulah merespon, ternyata saudara ini.
“Kalau begitu kenapa dia bisa pingsan?” Edgar kembali bertanya dengan tidak tenang.
Henry He melihat sayuran di atas meja: “Gula darah dia rendah, mungkin disebabkan oleh makan tidak teratur dan terlalu capek. Istirahat sebentar sudah tidak apa-apa.”
__ADS_1
Edgar mengangguk dengan wajah dingin, dalam hati sedikit menyesal, dia tidak seharusnya memaksanya lembur.
Ketika LindA sadar, dia sudah berada di dalam kamar Edgar di Kota Baru Air Moon.
Dia membuka mata dengan setengah sadar, yang masuk ke dalam matanya adalah wajah Edgar yang begitu tampan.
“Kamu sudah sadar?” Edgar menatapnya dengan suram.
Linda menggosok matanya: “Bukankah kita sedang makan? Aku kenapa?”
“Kamu pingsan.” Raut wajah Edgar tidak alami: “Itu apa.......”
“Apanya apa?” Linda mengernyitkan alis mengingat kembali dengan teliti, kenapa dia bisa pingsan.
Dia ingat EdgR memanggilnya untuk lembur, kemudian membawanya pergi makan di restoran Jepang. Di sana dia bertemu dengan Jonatan , kemudian, perutnya sakit......
Iya, perut sakit, menstruasi.
Linda menunduk melihat, mendadak mendapati kalau gaun di atas tubuhnya sudah diganti.
Oh Tuhan, bukan Edgar yang membantunya menggantinya kan!!
__ADS_1