
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
“Baik Pak.” Robert menjawab dengan hormat.
Dengan cepat, dia sudah mengambil salinan rekaman cctv dalam rentang waktu Linda pergi ke bandara dan kembali pagi ini lalu kembali ke ruangan rapat.
“Sudah Pak.” Robert menyerahkan flashdisk pada Edgar.
Edgar menerimanya, tubuhnya sedikit bersandar di belakang dan menyipitkan mata.
Cctv sebenarnya sudah merekam apa?
Dia meletakkan flashdisk ke atas meja dengan dingin dan berkata acuh: “Tayangkan.”
“Baik.” Robert mematuhi perintah, dia membuka komputer dan proyeksi kemudian mulai memutar video rekaman cctv.
Herli menyeka keringat dingin di atas keningnya dan terus menghibur dirinya sendiri tanpa henti.
Sekalipun sudah mendapatkan rekaman juga bisa apa?
__ADS_1
Juga bukan dia yang sudah menukar gambar secara langsung.
Dia sudah melakukan pengaturan paling sempurna, pasti tidak akan menyelediki sampai padanya.
Video dimulai dari Linda yang membereskan folder, Linda mengeluarkan gambar dari dalam folder, memeriksa sejenak dengan teliti.
Bisa terlihat jelas, saat itu, di tangan Linda memang adalah gambar desain dan bukanlah kertas putih.
Sebelum Linda selesai memeriksa, dia kembali menaruh gambar ke dalam folder, lalu memasukkan foler ke dalam laci, kemudian berdiri pergi menuju bandara.
Selanjutnya terus tidak ada orang yang mendekati meja kerja Linda, hingga pukul 12 siang pada waktu makan siang.
Karyawan di dalam ruangan kerja pergi ke restoran, di dalam ruangan tidak ada satu orangpun.
Dia berjalan ke depan meja kerja Linda diam-diam, melihat sekeliling tidak ada orang, dengan kecepatan kilat membuka laci dan mengambil gambar dari dalam folder, lalu memasukkan beberapa lembar kertas putih ke dalamnya.
“Setelah sekian lama ternyata yang melakukannya itu petugas kebersihan.” Herli merasa lega dan berkata.
Rekaman cctv juga sudah dilihat, dirinya seharusnya sudah lepas dari hubungan deh?
Petugas kebersihan ini sudah mengambil uangnya, kalau tidak ada kesalahan seharusnya sudah bersembunyi ke kampung.
Lihat Linda masih bisa sombong berapa lama!
“Linda, kamu menuduhku menukar gambar. Sekarang sudah melihat rekaman cctv dan membuktikan kalau bukan saya.” Herli kembali tenang dan mempertanyakan pada Linda dulu: “Kamu tanpa membedakan benar salah sudah menuduhku di depan semua orang, apakah seharusnya minta maaf padaku?”
__ADS_1
“Jangan buru-buru.” Linda tidak panik, dia memberi isyarat Robert untuk menjeda video.
“Benar, kita sudah melihatnya, Kak Wang petugas kebersihan yang menukar gambar desain.” Linda menunjuk petugas kebersihan di dalam video dan berkata: “Tetapi kenapa dia melakukannya? Apa keuntungan dia menukar gambar desain?”
“Tanyakan pada dia bukankah akan tahu jawabannya .” Herli yakin Linda tidak akan bisa menemukan Kakak Wang, jadi sengaja berkata.
Edgar mengernyitkan alis dan memberi isyarat Robert untuk mencari Kakak Wang.
Robert menelepon kemudian melaporkan kepada Edgar: “Pak, Kak Wang sudah mengundurkan diri pada pukul 1 siang ini.”
Pukul 1 siang?
Adalah ketika dia baru saja menukar gambar.
Baru saja menukar gambar desain sudah mengundurkan diri, berarti semua ini sudah direncanakan.
“Selediki, harus menemukan dia!” Edgar berwajah dingin dan nada suaranya tegas.
Linda tersenyum datar Dan misterius: “Tidak perlu begitu repot, saya akan menyuruh Kak Wang segera datang. Nantinya semua kebenaran akan terungkap.”
“Kamu?” Edgar yang mendengarnya, tatapan terlintas rasa kaget.
Linda mengambil handphone dan menelepon: “Kak Wang, sekarang kamu sudah bisa datang. Iya, di ruangan rapat lantai 18.”
Herli menjadi panik, bagaimana Linda bisa memiliki telepon Kakak Wang? Masih bisa menyuruh Kakak Wang datang sekarang?
__ADS_1