
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""_""
“CEO Lion, ” Sherrie tidak kehabisan akal melihat sikap Edgar yang acuh, dia terus berusaha memberi keyakinan, “apakah Anda belum melihat berita hari ini? Love & love meluncurkan desain perhiasan terbaru, dan desainnya mirip dengan ice and fire yang Linda buat.”
“Lalu, kenapa?” Tanya Edgar cuek.
Lalu kenapa?
Sherrie tidak percaya dengan kalimat yang didengarnya itu, dia terdiam kaku.
Jelas-jelas karya yang Linda banggakan itu adalah hasil jiplakan, bukannya seharusnya saat ini juga Edgar memecat Linda?
Mata Sherrie membelalak menatap Edgar, “Itu artinya, desai Linda sebelumnya adalah hasil menjiplak.”
Sherrie tidak mengerti jalan pikir Edgar , dia pun segera menunjuk beberapa gambar love & love yang sudah terpampang di Koran elektronik, kemudian membandingkannya satu per satu.
“Ini, ini, ini juga, desain perhiasan terbaru yang love & love luncurkan sangat mirip dengan ice and fire yang Linda desain, yang paling penting adalah karya thema lakukan semaumu yang Marilyn ciptakan, telah berhasil Linda jiplak.”
Edgar melirik Sherrie acuh, “Kenapa bukan Marilyn yang menjiplak karya Linda?”
Marilyn menjiplak karya Linda?
Mana mungkin!
__ADS_1
Sherrie menggigit-gigit sudut bibirnya, “Di industri perhiasan ini, Marilyn adalah desainer nomor satu yang terkenal, bahkan dia telah memenangkan banyak penghargaan internasional dalam beberapa tahun terakhir ini, lalu bagaiamana mungkin dia bisa menjiplak karya orang awam seperti Linda?”
“Sudah, sudah, masalah ini tidak ada sangkut pautnya denganmu.” Jawab Edgar enggan.
Tatapan Sherrie penuh dengan rasa tidak percaya.
Jelas-jelas semua bukti mengarah bahwa Linda adalah plagiarisme, kenapa Edgar masih terus membantunya?
Kalau konfrensi pers ini tidak dibatalkan, maka Perusahaan Lion akan menjadi bahan tertawaan di seluruh industri perhiasan.
Sherrie melangkah keluar ruangan sekretaris menuju ruang departemen desainer.
Karena tidak hati-hati, langkahnya terhenti karena dirinya menabrak seseorang.
Sherrie mendongakkan kepalanya, ternyata dia menabrak wakil CEO perusahaan, Bagas.
Bagas sedikit mengernyitkan keningnya, “Ada apa? Apa yang terjadi?”
Sherrie pun mengulangi beberapa poin plagiarisme yang Linda lakukan, “Saya benar-benar tidak paham dengan jalan pikir CEO, mengapa dia selalu membantu Linda? Padahal CEO sudah tahu bahwa desain Linda adalah hasil jiplakan, tapi masih tetap mendukung Linda untuk menyelenggarakan konfrensi pers, bukankah ini justru membuat Perusahaan Lion menjadi bahan tertawaan di semua kalangan industri?”
Sherrie sedikit menjeda kalimatnya, kemudian melanjutkan, “Pak Bagas, Anda adalah atasan tertua di perusahaan ini, sudah seharusnya melakukan keadilan.”
Bagas menarik nafas panjang, “Sekarang, semua wewenang ada di tangan pejabat muda, mana mungkin orang yang sudah setua aku masih bisa memiliki hak bicara.”
Setelah Sherrie keluar dari ruangannya, Linda kembali segera menyelesaikan semua pekerjaannya dengan intens. Dia harus benar-benar memastikan bahwa saat konfrensi pers berlangsung, semua aman-aman saja.
__ADS_1
Bagaimanapun juga, ini menyangut dengan reputasi Perusahaan Lion.
Tidak terasa, waktu sudah menunjukkan jam pulang kerja.
Edgar menelpon Linda, “Sudah waktunya pulang, pulanglah.”
Linda melihat sejenak ke arah jam, kemudian menggelengkan kepalanya, “Aku lembur, kamu pulang duluan saja.”
“Baiklah.” Edgar lalu menutup telponnya.
Saat langit semakin tidak menampakkan cahayanya, Linda masih terus melanjutkan pekerjaannya di ruangannya.
Tiba-tiba, langkah yang tidak asing baginya terdengar di telinga Linda, alisnya terangkat penuh tand tanya.
Orang itu ……. Edgar.
“Bukannya kamu sudah pulang?” Tanya Linda tak percaya.
Langkah Edgar mendekati Linda, lalu menyerahkan rantang makanan yang dipegannya.
Diletakkannya rantang itu di atas meja Linda, “Makan malammu.”
Makan malam?
Linda kemudian teringat bahwa dirinya belum makan malam.
__ADS_1
Hanya saja, bagaimana Edgar bisa mengetahui bahwa dia belum makan malam lalu tiba-tiba membawakan makan malam ini untuknya?