Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 172


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""__""


“Bagaimana dengan perwakilan hukumnya?” tanya Edgar dengan suram.



Robert tidak berdaya, “Adalah seorang petani Australia, ditanya tidak tahu apa-apa.”



“Lanjutkan selediki.” kata Edgar dengan dingin.



Masalah ini sepertinya semakin tidak sederhana.



Sebenarnya siapa yang menyuruh Iki Wang di balik layar?



Kematian Iky Wang, benarkah hanya kecelakaan saja?



Disaat itulah, Linda berjalan masuk membawa obat pilek. Dia melihat pintu ruangan tidak tertutup rapat jadi mengetuk pintu.



“Masuk.” melihat sosok cantik di pintu masuk, suara Edgar yang biasanya dingin tidak tahan menjadi lebih lembut.



Melihat Linda datang, Robert berkata, “Pak , kalau begitu saya keluar dulu.”



Edgar menganggukkan kepala dengan datar.



Robert berbalik keluar dari ruangan kantor CEO dan menutup pintu dengan perhatian.



“Linda, apakah kamu pernah mendengar ‘Dayang’?” tanya Edgar.



“’Dayang’? Apa itu? Nama orang? Nama tempat?” Linda kebingungan, mencari di dalam pikirannya, dia yakin kalau dirinya tidak pernah mendengar ‘Dayang.’



Edgar memberitahu Linda tentang hasil penyelidikan Robert , “Aku akan menyuruh dia melanjutkan menyelidikinya.”



Linda menganggukkan kepala. Masalah ini memang sedikit aneh.



Sebenarnya siapa yang melakukannya di balik layar, dan apa tujuan dari orang ini?



“Ada apa mencariku?” Suara Edgar yang magnetis mematahkan pikiran Linda.



Linda sadar dan menyerahkan obat pilek kepada Edgar, “Obat ini sangat bagus, cobalah.”



“Iyakah?” Tangan besar menerima botol obat.



Ujung jari menyentuh telapak tangan Linda yang panas, nafas Edgar menjadi sesak.



Semalam di dalam mobil, rupa Linda yang menggoda kembali muncul di dalam pikirannya.

__ADS_1



Edgar memejamkan mata dan nada suaranya sayup-sayup berkata, “Obat terlalu pahit, aku tidak mau. Kecuali ....”



“Kecuali apa?” Linda merasa aneh, mana ada yang sakit tidak mau minum obat.



Edgar menatap wanita di depan dengan setengah tersenyum, lalu berkata dengan rendah, “Kecuali kamu suapi aku.”



“Edgar, jangan dikasih hati minta jantung!” Linda melototinya dengan kesal.



Belikan dia obat sudah termasuk baik, masih mau disuapi, enak saja!



Edgar berpura-pura terluka, “Apakah kamu begini memperlakukan penyelamatmu? Semalam kalau bukan aku, kamu sudah dibawa pergi oleh Asan.”



Wajah Linda menjadi hitam. Lelaki yang biasanya berwajah dingin dan angkuh sekarang malah bermanja padanya?



Baiklah ....



Semalam juga memang dia yang sudah menyelamatkannya.



Linda mengambil sebutir obat dan memasukkan ke dalam mulutnya Edgar, “Lain kali tidak lagi ya!”



Edgar merapatkan bibirnya dan menggigit pelan jari tangannya Linda.



Gerakan ini begitu ambigu.




Mata Edgar malah menatapnya dengan suram, nada suaranya juga serak, “Linda, , masih ada waktu dua bulan.”



Linda tercengang, “Apanya yang dua bulan?”



“Kalau dalam waktu dua bulan, aku bisa membuatmu jatuh cinta padaku, nantinya apakah kamu bisa tinggal?” mata dalam Edgar muncul emosi yang rumit.



Jatuh cinta padanya dalam waktu dua bulan?



Linda menggigit bibirnya dan berkata serius, “Ini tidak mungkin.”



“Kalau bisa? Kalau kamu benar sudah jatuh cinta padaku, apakah kamu bisa tinggal?” tanya Edgar dengan bersikeras, matanya adalah tekad harus mendapatkannya.



“Tidak akan ada kalau.” Meninggalkan kata ini, Linda berjalan keluar ruangan kantor CEO tanpa menoleh.



Jantung malah tanpa terasa mulai berdetak kencang.



Apa maksud Edgar ? Apakah dia benar berharap dirinya tinggal?



Kalau begitu bagaimana dengan Candy-nya?

__ADS_1



Linda tidak hentinya memberitahu diri sendiri kalau Edgar berkata begitu, sama sekali karena dirinya mirip dengan Candy.



tidak akan dan tidak boleh menjadi pengganti orang lain!



Beberapa hari selanjutnya, semua sepertinya tenang-tenang saja.



Herli sengaja melukai orang jadi dipenjara satu tahun.



“Ice and Fire” mendapatkan kesuksesan yang tidak pernah ada sebelumnya. Bruce sangat puas terhadap kerja sama kali ini dan membawa asistennya kembali ke Perancis.



Atas undangan Edric yang hangat, Yuna juga bermain selama beberapa hari di kota A, dan kemudian kembali ke Perancis.



Perhiasan seri “Ice and Fire” menjadi terkenal dan mendapatkan hasil yang membanggakan. Perusahaan Lion dalam bidang perhiasan juga melampaui Love and Love menjadi pemimpin baru.



Beberapa hari ini, pabrik produksi perhiasan perusahaan yang terletak di pinggiran kota A, serta pabrik cabang perusahaan di Perancis sedang lembur mengejar produksi “Ice and Fire.”



Linda juga karena bertanggung jawab dalam proyek “Ice and Fire” jadi mendapatkan pujian Edgar, dalam seketika dia begitu bersinar.



Vila keluarga Xu.



Milla melihat Linda yang begitu sering muncul di depan media bersama Edgar, milla begitu marah. Dia mengambil sebuah vas bunga di atas meja dan melemparkannya ke atas lantai dengan kuat, “Linda, Linda lagi! Dia apa bagusnya?”



Lenira dikagetkan dengan sikap Milla , jadi segera menghiburnya, “Milla, kamu jangan panik, bukankah Linda beruntung? Sebelumnya selalu bisa mengubah keadaan menjadi baik.



Aku lihat Edgar juga suka sejenak. Suatu hari nanti kalau sudah bosan, dia pasti akan mengusir Linda. Nanntinya posisi Nyonya muda keluarga Lion bukankah tetap punyamu Milla?”



“Kalau begitu harus menunggu sampai kapan!” kata Milla dengan kesal, “Kampungan ini sebaik apa dariku?”



“Tentu saja tidak sebaik kamu!” mata Lenira berputar, “Menurutku, kampungan ini karena dekat. Coba kamu pikirkan, dia dan Edgar pergi kerja bersama, masih tinggal bersama, bukankah akan berusaha keras menggoda Edgar ?”



“Kalau begitu bagaimana? Cepat pikirkan cara usir dia pergi!” Milla sangat panik, tidak sabar untuk melihat Linda menghilang dan selamanya tidak muncul lagi.



“Milla, bagaimana kalau kamu pikirkan cara pergi bekerja di perusahaan Lion.”usul Lenira , “Dengan begitu Linda sudah di depan matamu. Kamu tidak akan takut dia melakukan apa lagi. Kedua, kamu juga bisa berhubungan siang malam dengan CEO . Percaya dia dengan cepat juga akan menyadari kamu jauh lebih baik berlipat dari Linda. Nantinya dia pasti akan mencampakkannya dan mengejarmu.”



“Ini juga cara yang bagus.” Milla mengangguk dengan puas.



Hanya saja, dia harus bagaimana barulah bisa bekerja di perusahaan Lion?



Kelihatannya hanya bisa memohon pada kakaknya.



Milla membawa semangkuk sup ayam berjalan ke kamar kerja lantai bawah. Dia mengetuk pintu, “Kak, apakah aku boleh masuk?”



“Masuklah.” kata Mikhael..


__ADS_1


Milla mendorong pintu dan masuk lalu meletakkan sup ayam ke atas meja, “Kak, sudah begitu larut kamu masih kerja. Ini adalah sup ayam yang aku minta pelayan untuk membuatnya, cepatlah diminum selagi panas.”


__ADS_2