Gadis Tersembunyi

Gadis Tersembunyi
Bab 135


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Linda tidak pedulikan dia dan menunduk makan steak di atas meja dengan elegan.



Edgar mengulurkan tangan besar dengan tulang jelas itu dan menekan tangan Linda lalu berkata dingin, “Ayo!”



Jonatan berdiri dan menghadang di depan Linda, “Edgar , kamu jangan keterlaluan.”



“Tidak ada urusan denganmu.Kamu pergi saja” Edgar berkata dingin dan mendorong Jonatan ke samping, lalu langsung menarik Linda berdiri dari tempat duduk.



“Edgar, cukup kamu. Apakah tidak melihat aku sedang makan malam?” Linda menghempaskan tangannya dan lepas dari Edgar.



“Di sini tidak enak, aku bawa kamu makan malam yang lebih enak.” Edgar menekan segala amarahnya berkata.



Linda malah tidak peduli, dia berkata dingin, “Aku merasa makan malam di sini enak. Aku suka makan di sini. Bapak CEO Lion, kalau kamu tidak ada urusan lain maka pergilah. Jangan mengganggu makan malamku dan Jonatan ”



Mendengar ini, raut wajah Edgar menjadi lebih dingin.



“Linda, jangan lupakan statusmu,Kamu adalah tunanganku!” Di dalam sepasang mata Edgar ada api amarah yang membara.



Wanita ini sungguh keterlaluan, berani berkencan dengan Jonatan di depan matanya?

__ADS_1



Sebenarnya ada menganggap dia sebagai tunangan atau tidak!



Linda tersenyum sinis, dia mengerucutkan bibir, “Bapak CEO Lion, aku tidak pernah lupa. Antara kita hanya kontrak selama tiga bulan saja.”



Kontrak tiga bulan?



Di dalam mata Jonatan di samping terlintas kesenangan mendengar perkataan ini.



Juga dikatakan, antara Linda dan Edgar tidak ada hubungan apapun?



Jadi, dia masih ada kesempatan untuk mengejar Linda.




Edgar menunjukkan senyuman mencibir, “Jonatan , kalau aku tidak salah ingat, bukankah kamu sedang mengejar Bos-mu? Apakah kamu ingin mengayuh dua perahu?”



Mata Jonatan menjadi lebih dalam dan menatap erat pada Linda lalu berkata suram, “Bosku adalah ....”



Melihat Jonatan akan mengatakan “Linda.” Alis Linda berkedut dan segera memotong perkataan Jonatan , “Jonatan , kamu pulang dulu.”



“Tidak!” Jonatan menarik tangan Linda, “Mau pergi maka pergi bersama.”



Dia tidak boleh meninggalkan Linda dan membiarkannya berhadapan dengan Edgar lelaki yang seperti berasal dari neraka ini sendiri.

__ADS_1



Linda menarik kembali tangannya dan tersenyum, “Masalahku bisa aku selesaikan sendiri. Kamu pulang dulu, oke?”



“Aku tidak mau pulang.” Jonatan bersikeras, dalam kondisi seperti ini, bagaimana bisa dia pergi dulu?



Linda menjadi tidak sabar dan nada suara menjadi serius, “Aku suruh kamu pulang, apakah tidak paham?!”



Melihat Linda marah, hati Jonatan berkedut hebat.



Dia paham dengan Linda, asalkan hal yang sudah Linda yakini maka siapapun tidak bisa mengubahnya.



Jonatan n melihatnya dengan dalam dan berkata tidak berdaya, “Kalau begitu kamu hati-hati, aku pergi dulu, sampai jumps lain waktu.”



Selesai bicara, Jonatan lantas berbalik pergi.



Edgar menatap punggung Jonatan yang menjauh dengan dingin dan garis wajah tampannya menegang.



Sejenak kemudian, dia menarik kembali tatapannya, berbalik dan memegang pundak Linda.



“Edgar, apa yang kamu lakukan?” Linda Secara refleks melangkah mundur.



Edgar melangkah dan mendekatinya.


__ADS_1


Di belakang terasa sejuk dan menyentuh permukaan dinding yang keras. Linda barulah menyadari kalau dia sudah tidak ada jalan mundur.


__ADS_2