
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂.
Cek lek
"Loh, kakak kok belum siap-siap?" tanya Kahyangan saat masuk kedalam kamar putra sulungnya.
"Kakak hari ini gak ikut, boleh?"
Kahyangan yang masih berdiri di ambang pintu langsung masuk menghampiri. Wanita berhijab Biru dongker itupun duduk bersebelahan dengan Galaksy arMiKha Rahardian Wijaya.
"Kenapa? nanti Appa sama Amma nanyain kamu, lalu Umi jawab apa?"
"Ara sakit!" tegas Gala singkat padat dan jelas.
"Lalu?" tanya Kahyangan dengan kedua alis saking bertautan.
"Ara gak bisa ikut karna sakit, kakak mau nemenin Ara disini" tukasnya lagi keras kepala seperti biasa.
Jika di lihat, Gala memangh sedikit menuruni sifat Abynya sama-sama tak banyak bicara, terkesan dingin dan acuh tapi ada satu yang berbeda yaitu Gala justru lebih galak dari Bumi yang sebenanya adalah sosok pengalah dan penyabar.
"Ara sakit? kok Umi gak tahu" ucap Kahyangan yang langsung bangun dari duduk, menantu kedua Rahardian itu keluar dari kamar Gala menuju dapur di lantai bawah.
"Tiiin, Titin" panggil Yayang dari ujung tangga.
"Iya, Nyonya"
"Loh, kamu kok masih jemur baju? kalo Ara sakit gak usah mikirin kerjaaan rumah. Kamu fokus dulu ke Ara" ujar Kahyangan yang membuat Titin bingung.
__ADS_1
"Ara sakit? enggak kok Nyonya" sahut Titin.
"Tadi Gala bilang, kalo Ara sakit" timpal Kahyangan. Kini ia yang merasa bingung karna tak mungkin Gala berani berbohong padanya.
"Oh itu, tadi pagi saya buatkan mie instan untuk Ara pakai bubuk cabai. Ara sedikit sakit perut sampai tiga kali bolak balik kamar mandi, tapi sekarang udah gak apa-apa kok. Ara udah main sepedah lagi barusan" jawab Titin, pagi ini ia memang begitu ceroboh, lupa kalau putri semata wayangnya itu tak bisa memakan makanan yang pedas meski sedikit.
"Huft, Gala!"
Kahyangan meninggalkan Titin yang tersenyum simpul, ia sudah bisa menebak jika sebentar lagi pasti aja ada drama perdebatan antara ibu dan anak.
Siapa pemenangnya?
Tentu sang Nyonya besar sekaligus surganya anak-anak karna ujung-ujungnya Gala pasti mengalah dan meminta maaf.
.
.
#Rumah utama Rahardian Wijaya.
Bangunan mewah yang selalu rutin di datangi Bumi dan Kahyangan juga si kembar di tambah Ara yang selalu ikut kemana pun mereka pergi.
Reza dan Melisa yang tahu akan kedatangan Anak menantu dan cucunya pun tentu langsung menyambut di ruang tamu.
Ola yang tampil cantik dengan hijab merah mudanya langsung berhambur memeluk Ammanya setelah mencium kedua pipi Appa.
Ola memang lebih dekat dengan Melisa, Gadis itu selalu lengket dan bergantung padanya jika sedang berada dirumah utama.
__ADS_1
"Kok sepi? pada kemana?" tanya Bumi karna kakak dan keponakannya belum terlihat juga sedari tadi.
"Belum pulang, tadi Sam minta buat beli keperluan sekolahnya. Mungkin sekalian jalan-jalan mumpung Hujan ada dirumah" jawab Reza yang di balas anggukan paham oleh putra tengahnya.
Gala yang mulai merasa bosan jika tak ada Sam langsung menarik Ara ke halaman belakang yang terdapat dua kolam ikan yang di atasnya ada sebuah gazebo yang terbuat dari kayu.
Ara memang selalu senang disana, ia akan betah dan bisa berlama-lama sambil memberi makanan pada hewan-hewan berwarna orange, putih dan hitam peliharaaan sang Tuan besar Rahardian.
Dooooor..
Samudera yang datang tiba-tiba mengagetkan Gala dan Ara. Keduanya menoleh dan Ara tentu langsung berjingkrak senang.
.
.
.
.
Yeeee..... Kakak Ganteng baru pulang!
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Mungkin kisahnya sama kaya Cahaya Langit tapi karakter justru jauh beda. Mereka bakal lebih berwarna dengan sifat yang bertolak belakang banget 🤭🤭🤭. Ribut ribut manja lah.
Like komennya yuk ramaikan.
__ADS_1