Heavenly Earth

Heavenly Earth
Bab 90


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Bismillahirrahmanirrahim saya Terima nikah dan kawinnya Kahyangan Alfariz binti almarhum Yusuf alfariz dengan mas kawin seperangkat alat shalat beserta Al-Quran dan terjemah nya dibayar TUNAI.


"Bagaimana saksi? Sah." tanya penghulu menoleh ke arah dua saksi yang menyaksikan langsung acara ijab kabul putra kedua Rahardian tersebut.


"Sah!"


Alhamdulillah....


Semua orang kini menadahkan tangan untuk mengucapkan Aamin saat doa tak henti hentihya di ucapkan oleh ustadz yang memimpin langsung proses dari sebelum hingga sesudah ijab kabul.


Setelah sah menjadi pasangan suami istri kini Kahyangan keluar dari salah satu ruangan yang masih berada diarea masjid. Ia yang berjalan di apit oleh Hujan dan Cahaya langsung mendatangi Bumi yang duduk di hadapan pak penghulu, Reza, H.Ruslan dan tentunya Abah.


"Benarkah ini mempelai wanitanya?" tanya Pak ustadz dan pak penghulu menggoda saat Yayang sudah duduk di sisi Bumi, mereka mencoba mencairkan suasana yang masih terasa begitu tegang.


"Betul, ini adalah istriku" ucap Bumi dengan lantang, matanya tak berkedip dengan rona merah di wajahnya.


Kahyangan yang mendengar itu tak kuasa menahan air matanya untuk tak jatuh ke pipinya yang putih mulus.


Keduanya kini duduk saling berhadapan, Bumi langsung meletakan tangan kirinya di atas ubun-ubun sang istri seraya membacakan doa.


Allahumma inni as'aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa 'alaih. Wa a'udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltaha 'alaih.



Bumi mengucapkannya dengan perasaan menahan tangis, karna bagaiamana pun ini adalah hal yang akan menjadi pengalaman pertama dan terakhir.

__ADS_1


"Silahkan untuk memakaikan cincinnya" titah H.Ruslan yang di jawab anggukan kepala oleh Bumi.


"Baik, Pak Haji"


Bumi mengambil satu cincin di kotak berwarna merah yang terletak di atas meja, ia sematkan benda bulat bertahtakan berlian itu di jari manis seorang gadis yang kini resmi menjadi istrinya, hal sama pun di lakukan oleh kahyangan yang juga memakai kan cincin putih polos kepada laki laki Sang pemilik surganya.


Kini mereka sudah terikat dalam satu janji pernikahan, sesuatu yang dulu sulit sekali mereka gapai.


"Aku bahagia, karena hari ini pun akhirnya tiba. Janji jangan pergi lagi ya" bisik Bumi dengan mata berkaca-kaca.


"Aku hanya akan pergi jika kamu yang memintanya nanti"


Bumi langsung berhambur memeluk Kahyangan, tangisnya ikut pecah seakan tak perduli saat para saksi yang hadir bersorak dan bertepuk tangan. Semua orang begitu bangga dengan kegigihan keduanya karna mampu bertahan demi ada di Amin dan Iman yang sama.


****


Usai meminta doa dan restu kepada seluruh keluarga besar dan puas menangis haru kini semuanya bergegas menuju hotel untuk makan siang.


"Jangan di lepas lagi ya" pintanya saat kedua tangan pasangan baru itu saling menggenggam.


Meski beberapa tahun mereka sering bersentuhan namun setelah Halal tentu rasanya akan jauh berbeda, ada rasa lebih dari sebuah genggaman.


Cup..


Kahyangan yang mendapat ciuman secara mendadak tentu sangat terkejut, pasalnya ia sudah lama tak merasakan hal itu.


"Kangen" bisik Bumi.

__ADS_1


Gadis cantik itu hanya memejam kan matanya, degupan jantungnya sungguh sangat luar biasa berdetak dengan dahsyat.


"Bu, aku tuh malu" ucap Yayang sambil menggigit bibir bawahnya, ia masih tak berani menatap Bumi padahal kini sudah halal baginya.


Putra kedua Rahardian itu sampai harus mengangkat dagu sang istri hanya untuk melihat kedua manik mata pujaan hatinya.


"Kenapa?" tanya Bumi.


Kahyangan hanya menggeleng kan kepalanya, ia begitu takut jika Bumi menertawakan wajahnya yang mungkin sudah sangat merah bagai tomat.


"Kamu menyayangiku?" Yayang bertanya dengan tatapan polos sampai Bumi harus terkekeh gemas padanya, fokus matanya terus saja pada bibir ranum sang istri yang begitu menggodanya jiwa kelelakian nya.


"Kamu masih bertanya soal rasa sayangku.?" Kahyangan dengan cepat mengangguk.


.


.


.


.


Rasa sayang aku ke kamu itu kaya batal puasa di jam empat sore, SAYANG BANGET, 'kan? hahahahaha...


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌕🌕🌕


Idih.. anak bawang gak jelas banget gembelnya 🤣🤣

__ADS_1


Tinggal sisa bucinnya ya kak Bu 😘😘


Like komennya yuk ramaikan.


__ADS_2