Heavenly Earth

Heavenly Earth
bab 32


__ADS_3

💕💕💕💕💕💕💕💕


Satu Minggu usai pemakaman Ibu, Kahyangan masih tinggal di apartemen yang di sewa Reza untuknya, masih di satu gedung yang sama dengan keluarga Rahardian namun hanya berbeda lantai.


Bumi hanya bisa memperhatikan Kahyangan dari ambang pintu, saat gadisnya itu sedang membereskan barang-barangnya, hanya ada beberapa buku, Alkitab, baju dan barang kecilnya.


Kini ia berjalan mendekat dengan menjinjing satu tas berukuran sedang di tangannya.


"Masih mau keras kepala?" tanya Bumi masih dengan nada kesal.


"Ya, kali ini aku akan sangat keras kepala" jawabnya sambil tersenyum berharap pemuda di hadapannya itu tak lagi memberikan wajah masam padanya.


"Aku gak suka" cetus Bumi, tangannya masih ia lipat didada.


"Aku tahu"


Khayangan menarik tangan Bumi agar cepat keluar dari kamarnya, Ia sudah benar-benar tak enak hati jika harus terlalu lama bergantung pada keluarga Rahardian.


.


.


Mereka berjalan menuju lobby tempat dimana mobil Bumi berada, sepasang anak muda itu akan pergi ke tempat tinggal baru Khayangan.


"Yakin disana?, gak mau yang aku tawarin itu?" tanya Bumi lagi memastikan.


"Itu aja, aku sanggup bayarnya yang itu. Lagian yang kamu tawarin terlalu besar, Bu" tolak Kahyangan lagi yang entah ini sudah keberapa kalinya.


"Yang penting kamu nyaman, sayang"


Gadis itu hanya tersenyum simpul, ingin rasanya ia mengiyakan semua perkataan Bumi, tapi ia masih sadar diri untuk tahu posisinya saat ini sebagai apa.


"Aku benar-benar benci egoisnya kamu, Yang. sakit kepala mikirinnya" dengus bumi kesal.


"Maaf, Bu"

__ADS_1


Mobil berhenti di sebuah bangunan kos-kosan tiga lantai tak jauh dari kampus Kahyangan menimba ilmu, disanalah kini gadis itu tinggal, ia menyewa satu kamar dengan dua petak ruangan didalamnya.


Keduanya berjalan menuju lantai dua dengan menaiki tangga biasa. Ada beberapa penghuni kos di luar kamar, Sebagian dari mereka terperanjat dengan kedatangan Bumi dan Kahyangan.


Ketampanan dan kecantikan keduanya memang diatas rata-rata.


"Permisi" ucap Kahyangan saat melewati beberapa orang di depan kamar mereka.


" Iya, silahkan"


.


.


CEKLEK


Kahyangan membuka pintu, kamar yang nyaman dan bersih sudah ada di depan mereka saat ini, ia masuk lebih dulu untuk meletakan tas yang ia bawa di salah satu kursi di pojok kasurnya.


"Kecil banget, Yang" ujar Bumi sambil melihat ke ruangan di belakang tempat tidur.



"Kan kamu gak kuliah full, Yang"


"Aku bakal cari kerja part time, Bu. Aku butuh makan dan yang lainnya"


Bumi berjongkok di hadapan Kahyangan ia genggam tangan gadis itu dengan begitu lembut.


"Ikut denganku, Yang" pinta Bumi yang entah ini sudah keberapa kalinya.


"Kamu mau aku menjual IMANku?, demi kelangsungan hidupku, begitu?" jawab Kahyangan sambil tersenyum, ia tak pernah marah dengan keinganan dan ajakan Bumi padanya.


"Bukan, Yang. Aku hanya ingin menghalalkan mu, kita bersama di Iman yang sama. Kita satu tujuan dan satu genggaman" lirih Bumi, ia pun tak ingin melakukan ini tapi rasa khawatirnya begitu membuat ia akhirnya egois.


"Tuhanku pasti sudah merencanakan hal indah untukku, dia tak akan membuat ku kelaparan, Bu. Kasihnya begitu luas untukku dan aku masih percaya itu, ia akan menjamin semuanya." tegas Khayangan yang masih dengan pendiriannya.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan menunggumu" balas Bumi sembari menciumi telapak tangan Khayangan yang selalu lembut membelai pipinya.


"Menungguku untuk bersyahadat?" goda kahyangan, kini tangannya sudah menangkup wajah tampan Bumi yang mengangguk.


"Jangan menunggu yang tak pasti, jika seandainya aku ikut denganmu pun, ku pasti kan bukan karna aku mencintaimu" ujarnya lagi.


"Lalu karna apa?" tanya Bumi.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Karna Tuhan mu yang memberi hidayahnya sendiri tanpa ada campur tangan hubungan kita.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Ditunggu hidayahnya di pinggir gerobak gado-gado ya .. seblak gak dikasih ya udah gue ganti. kalo gak dikasih juga.. ini ulekan mendarat di jidat Lo nanti Buuuuuuuuuuuu... 😠😠😠😠😠😠

__ADS_1


like komen nya yuk ramai kan ❤️


__ADS_2