Heavenly Earth

Heavenly Earth
Bab 76


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Alex..Ya, itu alex tapi mana Yayang?" gumamnya pelan yang langsung mengejar pria teman kecil pemilik hatinya itu.


"Tunggu!" ujar Bumi sambil mencekal lengan Alex.


"Bumi!"


Kedua pria tampan yang masih sama-sama mencintai Kahyangan itu pun kini berdiri saling berhadapan ada sorot penuh tanya dari kedua mata mereka.


"Mana Yayang?" tanya Bumi langsung tanpa basa basi lagi pada Alex yang selama ini ia kira tengah bersama gadis kesayangannnya.


"Aku justru baru mau nemuin Yayang kesini"


Bumi mengernyitkan dahinya bingung dan penasaran.


"Jadi selama ini Yayang gak sama kamu? Lalu dia dimana?" pekik Bumi kesal.


"Aku gak tahu, terakhir ketemu Yayang dia cuma bilang mau ke makam ibunya tapi aku tunggu seharian tatep gak dateng ke rumaku. Dan kebetulan hari itu juga keluarga ku mendapat masalah yang begitu besar dan rumit jadi kami pergi tanpa pamit lebih dulu padanya" jelas Alex di luar dugaan Bumi.


Putra kedua Rahardian itu pun langsung terkulai lemas hingga ambruk di lantai bandara, tak lagi perduli saat begitu banyak pasang mata memperhatikannya.


"Kamu dimana, Sayang?!" Ucapnya sedih dengan tetesan air mata yang membasahi wajah tampannya.


"Ada apa?, aku pikir kalian bersama."


"GUA PIKIR DIA SAMA LO. BRE NG SE K!!!!" sentak Bumi yang tak lagi bisa menahan emosinya.


"Bodoh, kenapa aku bodoh, Yang" rutuknya menyesali diri sendiri yang langsung percaya dengan omongan orang lain tempo hari.


Alex yang ikut berjongkok di hadapan Bumi akhirnya bisa menyimpulkan jika ada kesalah pahaman di antara pasangan yang entah apa masih bisa di sebut kekasih.


"Kita cari Yayang, Bu" ajak Alex yang langsung panik tentang keberadaan gadis itu yang entah dimana.

__ADS_1


"Mau cari kemana?" jawab Bumi lirih di sela isak tangisnya.


"Tadi ada depan mata malah di tinggal, sekarang udah jauh malah di nangisin!" gerutu Oppa yang datang menghampiri dan kini tengah berdiri di belakang cucu keduanya itu.


"Siapa?, siapa yang di depan mataku, Oppa?" tanya Bumi sambil mendongakkan wajahnya.


"Gadis yang kamu tangisi saat ini, BUMI RAMEZA RAHARDIAN WIJAYA" cetus Oppa yang memang sudah sangat kesal sedari tadi.


"Yayang, dimana dia Oppa!" pekik Si tengah langsung bangun dari duduknya.


"Pikirkan olehmu sendiri!"


Bumi menggelengkan kepalanya saat ia mencoba menggabungkan setiap kejadian selama satu bulan ini di kota X sampai hari ini dan puncaknya saat ia sekilas melihat sosok gadis di dekat pohon dan juga suara yang begitu mirip dengan pujaan hatinya.


"Bercandanya Oppa gak lucu!" jerit Bumi sambil berlari meninggalkan Oppa dan Alex begitu saja menuju kedalam bandara lagi.


Ia yang memang memiliki kuasa tentu tak sulit saat meminta pilot kembali mengantarnya ke kota X dengan pesawat jet pribadi milik keluarga.


Selama perjalan udara dan darat tak ada satu patah pun yang keluar dari mulutnya kecuali isak tangis lirih sedih dan juga sesal.


"Tunggu disini ya" pinta Bumi sebelum ia turun dari kereta besi mewahnya.


Air melangkah kan kakinya dengan tergesa-gesa dengan debaran jantung yang luar biasa, Ia mengetuk salah satu pintu yang seingatnya siang tadi oppa keluar dari sana.


Tok.. tok.. tok


"Assalamu'alaikum"


Bumi mengetuk nya dengan sedikit keras karna rasa tak sabarnya.


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh,, Ada apa dan perlu apa ya?" tanya seorang pria dewasa lengkap dengan sarung dan baju kokonya.


"Maaf, mengganggu malam-malam. Ada yang ingin saya tanyakan, bisa?"

__ADS_1


"Oh, iya. Silahkan masuk" jawab si pria itu tadi.


Bumi yang sudah di persilahkan tentu langsung masuk dan duduk di salah satu kursi plastik.


"Ada yang bisa saya bantu?"


"Ada yang ingin saya tanyakan tentang adanya proses mualaf tadi siang, jika boleh saya tahu siapa nama wanita tadi?" tanya Bumi yang sudah mengeluarkan keringat dingin jantung yang berdetak kencang seakan ingin keluar dari tubuhnya saat ini.


.


.


.


.


.


.


.


.


Kahyangan Al-Fariz


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Nanti pas udah tau eh nabrak tukang cimol 🤣🤣


Ilang ingatan trus gue di bully 😛😛😛😛


Lucu sekali sepertinya 😌😌😌

__ADS_1


Like yuk ah... udah 5 bab ini..


__ADS_2