I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 90.Akhir pekan


__ADS_3

11:30 Waktu kota setempat.


Seorang pria dengan setelan Modern style berdiri di tepi jalan, memperhatikan Jam yang ada di tangan nya, seperti sedang menantikan seseorang yang akan datang.


Rambut nya yang terbiasa acak acakan kini tersisir rapi mengarah kebelakang. Pria itu kini menjadi sorotan publik. Melihat betapa tampannya dia, Samar samar terdengar bisikan gadis gadis yang membicarakan ketampanan pria itu.


"Lihat, Pria itu sangat tampan sekali!!, Aku ingin berkenalan dengannya" Gadis itu tersenyum sambil melirik pria yang masih berdiri di tepi jalan.


"Ahhhhhhh, Jangan harap kali. bisa jadi dia sudah punya kekasih, lihatlah dia seperti sedang menunggu seseorang, sudah pasti kekasihnya " Bisik gadis lainnya.


"Tapi, dia sangat tampan sekali, Beruntung sekali jika dapat bersalaman dengan nya, aku rela tidak cuci tangan selama seminggu " Gadis gadis masih saja menatap dan memamerkan kecantikan mereka berharap di lihat oleh pria tampan tersebut.


Merasa di perhatian pria itu menoleh dan melihat banyak gadis yang memperhatikan nya.


"Kyaaaaa!!! " Gadis gadis berteriak kegirangan, terlebih mereka merasa satu sama lain bertatap mata.


"Lihat lihat dia baru saja menatap mataku, pasti dia suka dengan penampilan ku" Beberapa gadis ke ge eran.


"Ahhhhhhh!!, Gak mungkin sudah jelas dia memperhatikan Aku, aku ini lebih cantik dari yang lainnya " Gadis gadis mulai ribut mengaku dia yang di perhatikan.


Pria itu hanya mengabaikan sikap aneh dari para gadis, Sayup sayup terdengar langkah kaki yang mendekatinya. Perlahan tapi pasti Namanya mulai disebut.


"S-Said Maafkan Aku terlambat, Apa kau sudah lama menunggu ku? " Dengan nafas yang naik turun.


Sepasang mata pria itu, melirik dari bawah kaki hingga keatas, Wanita itu memiliki kaki yang indah sedikit putih pucat. mengenakan Gaun Hijau terang dengan beberapa ornamen emas, model rambut nya panjang bergelombang, dan Mengeluarkan Harum sampo ketika terkena terpaan angin.


Mata nya terlihat begitu indah, hijau persis menyerupai Batu giok.


"Hmmm, Tidak apa apa Aku juga baru saja tiba disini" Untuk sesaat said terpesona akan kecantikan Wanita itu.


"Syukurlah, Ano!, Ehmm bagaimana penampilan ku hari ini? " Dengan wajah yang memerah Shinta berharap jika Said memuji penampilan nya.


"Hari ini kau terlihat sangat cantik, Tanpa sadar aku malah terpesona. " Dengan senyuman menawan said memuji Kecantikan shinta.

__ADS_1


Seketika wajah Shinta merah berseri, Hatinya berdegub sangat kencang.


Orang orang yang memperhatikan mereka ikut tersenyum, sambil berkata "Enaknya jadi anak muda", beberapa gadis Juga ikut kecewa jika pria tampan mereka sudah memiliki kekasih.


Merasa jadi sorotan perhatian, Shinta Menjadi sangat gugup. terlebih jika ini adalah kencan pertama nya dengan seorang Pria.


"Baiklah, Kau mau makan apa hari ini, Serahkan semuanya padaku. semua makanan di kota ini sudah pernah aku coba, Semuanya maknyuss!! " Said mengacung kan jempol.


"benarkah, Kalau begitu mari kita makan makanan yang paling enak di kota ini!! " Shinta terlihat bersemangat rasa gugupnya perlahan hilang.


Kemudian Mereka Berdua berjalan melintasi Hiruk pikuk kota, Seakan dunia hanya milik mereka berdua. Lengan baju said terasa di tarik pelan oleh shinta.


"Eto~ Kalau tidak keberatan, boleh kah aku menggandeng Tangan mu" Dengan wajah yang tersipu malu Shinta menggenggam erat tangan said.


"Ahhh imutnya!! " Batin said.


"Begitu rupanya, Seperti anak kecil Saja yang bakalan hilang kalau tidak di gandeng, hehehe" Said terkekeh namun tangannya menggenggam erat tangan Shinta, tangannya begitu kecil dan terasa sangat lembut.


lalu melanjutkan Kegiatan kencan mereka.


Meskipun Mereka telah bersembunyi Said dapat merasakan aura keberadaan mereka, "Hadehh sedang apa sih mereka? " Batinnya keheranan.


Bersembunyi dibalik tiang listrik, bukan hanya chelsea saja yang mengikuti said tapi yang lainnya juga.


"Woahh, Mereka kelihatan serasi!! " Mata Lala terlihat berkaca kaca.


Plakkk!!, Chelsea memukul kepala lala dengan pelan.


"Aduh sakit atuh!! " Lala memegangi kepala nya, terlebih Ahoge miliknya yang menjadi perhatian.


"Ingat Jangan lupa tujuan kita hari ini " chelsea berceramah sok bijak.


Cekrek!! ~ cekrek!!.

__ADS_1


Linda tak berhenti nya memotret, Merasa kesal Chelsea langsung merampas kamera Linda.


"Kembalikan itu kamera mahal tau!! " Linda merebut kembali kameranya, Chelsea menahan paksa kamera tersebut.


"Hummuh, Tidak ada wanita yang lain yang boleh dekat dengan master kecuali diriku " Semangat Tasya berapi Api terlebih pakaiannya yang terlalu mencolok, memakai jaket tebal disiang terik matahari, Masker dan kaca mata hitam sudah jelas mencurigakan.


Di Tiang listrik lainnya, Sekelompok loli juga Terlihat sedang mengikuti sambil mengamati.


"Hari ini adalah hari spesial bagi master, Jadi kita harus menyaksikan nya!! " Nightmare bersemangat.


"Hore!!, Banzai ~ Banzai" Lightmare yang paling bahagia.


"Huhuhuhu!!, Tidak kusangka Makhluk Rendahan seperti dia bisa memiliki pasangan harusnya aku bahagia melihat dia bahagia" Ashura tersenyum lebar.


"Master Harus aku yang kau ajak berkencan!!" Kumba terlihat bersedih.


"Omong omong kenapa aku harus ikut kalian menguntit orang yang sedang berkencan " Tiffany terpaksa ikut "Sungguh menyebalkan!! "


"Mereka berbelok mari kita ikuti!! " Nightmare langsung berlari di ikuti yang lainnya.


"Heii tunggu dulu aku belum selesai berbicara!! " Tiffany bergegas tidak mau di tinggal.


"Aree!!, Dimana Megiddo dan Tzabaoth? " Lightmare melihat Mereka menghilang.


"Gawat apa jangan jangan Mereka telah di culik?!!, Huaaaahhh Kita harus Menyelamatkan mereka!! "


"Tidak mungkin bodoh, Kau pikir Mereka selemah itu, Aku pun bahkan belum bisa menandinginya " Kumba merasa dirinya masih terlalu lemah.


Dari lain sisi juga Dua orang wanita dewasa juga ikut mengikuti, Ovilla dan Tessia.


"Ara ~ Kenapa kau sebegitu khawatir nya Ovilla, Hahahaha imut sekali " Goda Tessia.


"HAHHAHAHA " balas ovilla dengan senyuman kaku. "Anak itu lihat saja akan ku beri dia pelajaran nanti" Ovilla mengepal kan bogem nya.

__ADS_1


Tiba tiba said bergidik merasakan hal yang mengerikan akan terjadi.


__ADS_2