
"Moo!!!, Dasar kau bodoh!! bodoh!! bodoh!! " Teriak Kumba kesal, Namun tetap imut.
"Hehehe, Maaf itu sebuah ketidak sengajaan" Balas Said sembari menggaruk kepala bagian belakangnya meskipun itu tidak gatal.
"Hmmpphh!!, Bukan kah sudah kubilang jika aku belum mengakui mu dan memberikan kesetiaan ku, Lihatlah apa yang terjadi diri ku" Ucap kumba sang Raja ke 4 merentangkan tangannya dengan maksud memperlihatkan seluruh tubuhnya yang telah menjadi seorang gadis kecil yang cantik dan imut.
"Tenang saja Raja ke 4, Penampilan itu cocok dengan mu, Lagi pula kau aku penyuka anak kecil" Ucap Go karna Raja ke 3 dengan polos.
Seketika Kumba menutupi tubuh nya, Dan bergedik jijik mendengar ucapan Gokarna.
"Tak kusangka, Raja ke 3 merupakan seorang pedofil" Ucap DasaMuka Raja ke 1, Tampak sedang menutupi hidungnya yang sedang mimisan.
"Kalian Sama semua Dasar sampah, Cepatlah mati sana!!! " Teriak Kumba.
Gokarna tampak tidak menyadari kesalahan dirinya yang menyebabkan kesalahpahaman, Padahal perkataan nya adalah arti lain dari penyuka anak kecil.
Sayangnya dialam Alengka, FBI belum buka cabang.
Tiba tiba Neko datang dari belakang Kumba, Yang membuatnya ketakutan seketika. Namun Neko menunjukkan sifat bersahabat, Dan mengeluskan kepalanya ke badan Kumba. Meskipun agak takut Kumba langsung merespon persahabatan Neko.
"Hahahahaha, Hentikan geli tauu!!! " Kumba tertawa kecil menahan geli.
"Ouuhhhh!!! kawaiii!!!! "
Bruaaakkk!!!!
DasaMuka raja ke 1 langsung muntah darah.
...*********...
Disisi lain, Diluar kastil tampak pasukan yang sangat besar dengan jumlah yang luar biasa bak sebuah air bah.
Mereka adalah adalah pasukan pemberontak. yang di Pimpin oleh 6 petinggi, Mereka berniat menghancurkan kastil dan mengambil alih kendali dunia alam Alengka.
Pasukan Yang dilengkapi zirah besi dan persenjataan sihir ditambah beberapa penyihir yang menggunakan sihir buff yang membuat pasukan pemberontak menjadi tak terkalahkan.
ke enam petinggi tampaknya juga menggunakan ke enam senjata milik rahwana yang masing masing senjata memiliki kekuatan yang luar bisa, Sudah pasti nasib buruk akan menimpa Alam Alengka.
Dalam sekian detik, Sebelum Yang lainnya menyadari. Said telah menggunakan skill Automatic Aprisal Mata penilai dan menilai semua kemampuan musuh dan poin stat yang dimiliki.
"Tampaknya kita kedatangan tamu yang tak diundang. " Perkataan Said membuat semua yang berada diruangan terkejut.
Belum lama mereka terkejut, Terjadi sebuah guncang yang sangat besar, Membuat kastil bergetar, Seluruh orang panik.
Tanpa di perintah ke empat raja langsung menenangkan semua orang yang ketakutan dan panik.
"Yang Mulia apa yang sebenarnya terjadi? " Tanya DasaMuka dengan wajah begitu panik.
__ADS_1
"Apakah kau Bodohhhhhh?, Siapa lagi yang bisa melakukan ini kecuali mereka" Bentak Kumba.
"Memang benar, Guncangan ini tidak lain dan tidak bukan, Disebabkan oleh Hammer milik raja Rahwana, Hammer pembawa bencana, salah satu senjata dari kesepuluh senjata nya."Balas Gokarna.
"Woii, Gua kok gak ada dialog, Dari tadi diem mulu, Gak ngotak ni author" RagaBima tampak kesal tidak dikasih dialog oleh Author.
*Ehh sorry keluapaan, Hehehe!!!*
Lanjut!!!!!!!!
"Yoshaa!!!!, Ini kesempatan ku untuk menunjukan kekuatan kaisar yang sebenarnya " Said mengepalkan kedua tangannya dan bersemangat.
Tiba tiba awan hitam mengelilingi kepala said, Kata kaisar mengingatkannya pada seorang bodoh yang membuat nya kesal.
Hacuhhhh!!!!!!
Julius yang berada di alam nirwana tiba tiba bersin seperti ada yang membicarakan nya.
"Ikuuuzoooooo!!!!!! " Teriak RagaBima, Dalam hatinya begitu senang kebagian dialog meskipun cuma ikuzo.
Setelah semua orang yang berada diruangan tenang, Said dan ke empat raja lainnya berangkat menuju medan tempur.
Sebelumnya said sempat berbisik pada sebuah bayangan gelap.
ketika said meninggalkan kastil, Sebuah ruangan portal terbuka, Dua orang muncul dari dalamnya.
Mereka adalah Tasya dan Rudolf.
Tampaknya pengambilan alih kekuasaan alengka memang sudah direncanakan oleh Said beberapa hari setelah penaklukan Gate.
Dihadapan pasukan yang besar itu berdiri keenam petinggi dengab 6 senjata pusaka milik Rahwana.
Duarrrr!!!!!
Wussshhh!!
keempat raja mendarat dihadapan 6 petinggi.
"Oyyyaaa!!!!, Siapa yang ini, Para tikus kini telah banyak berubah ya" Ucap petinggi ke lima meskipun wujud ke empat raja telah berevolusi ke wujud manusia, Namun petinggi ke 5 dapat mengenali nya dengan kekuatan sihir yang dimiliki keempat raja.
Wiinggggg!!!!!!!
JDARRRR!!
Sebuah benda langit yang jatuh setelah ke empat raja mendarat, Dan menciptakan ledekan udara yang dahsyat.
Siapa lagi kalau bukan Said. Dengan gaya sok keren menirukan super hero landing, Seperti di film film Marpel dan Bc.
__ADS_1
"Hahahahaha, Saksikan lah kekuatan sang kaisar kalian" Tawa Said persis mirip julis, Emang buah jatuh gak jauh dari pohonnya.
"Ehhh, Kok gak ada orang?, Pada kemana nih apakah pesta penyambutan nya sudah selesai.?" Said kebingungan.
"Woii bodoh kebalik!! " Kumba menendang dan menekuk lutut Said, Dan membuat Said terjingklak. Sebenarnya Kumba ingin menjitak kepala Said namun ukuran tubuh lomli nya tidak memungkinkan.
Rupanya Said menghadap ke arah yang salah.
"Ehh!! Salah rupanya, Hahahaha" Said tertawa tanpa dosa.
"Hmmn, Kalian menantikan kemampuan kasiar kalian bukan, Hahaha" Said menunjukkan dirinya dengan membusungkan dada.
"Woiiii masih kebalik!!!!! " Kumba menendang kembali lutut Said kedua kalinya.
"Wahhhhh Maap Buta map nihhh" Kekeh said.
Sriiittt!!
Sebuah anak panah sihir melesat tepat ke arah Kumba, Seorang prajurit dari pasukan pemberontak tanpa perintah menembakkan anak panahnya.
Kumba bahkan tidak menyadari serangan tersebut, Tidak bagi Said instingnya sangat tajam menyadari serangan anak panah itu.
Dengan cepat Said menangkap anak panah yang hampir mengenai Kumba.
Kumba tampak terkejut tanpa berkata, Dirinya baru saja diselamatkan oleh Said, Wajahnya sedikit memerah dan hatinya berdegup kencang.
"Oiiiiii!!!!! Hanya seorang pengecut yang menyerang Diam diam seperti ini." tatapan tajam Said pada pasukan itu tampak sangat mengerikan, Matanya mulai berubah keemasan berlilau.
"BINASALAHHHHHHH!!!!! "
Ssssttttt!!
Tanpa sadar Said mengaktifkan Ultimate skill miliknya, Ultimate Golden Eye's Dictator ultimate skill.
Prajurit yang menembak kan anak panah tersebut tampak tubuh nya mulai mengembang seperti sebuah balooon.
BOOOOOM!!!!!
Meledak!!.
Ledakan tersebut membuat seluruh pasukan pemberontak syok dan banyak yang lumpuh seketika. Ke enam petinggi tampak terkejut dengan apa yang barusan terjadi.
Pasukan itu mulai terlihat sangat ketakutan mereka seakan berhadapan pada dewa kematian yang ada di hadapan Mereka.
"Sialan!!!, Untuk itulah aku tidak pernah serius Sampai saat ini." Batin Said, Mengaktifkan Ultimate skill tanpa disadari.
Said memejamkan matanya hingga kedua matanya menjadi hitam kembali menjadi normal.
__ADS_1
Tidak ada yang menyadari bahwa akibat ultimate skill tersebut, Setengah alam Alengka binasa. Jika diibaratkan sebuah planet maka, Planet alengka hanya tersisa setengah nya dan setengah populasi juga ikut binasa.