I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 87. ANTI - GLUTTONY


__ADS_3

Mahishasura Terus menyerang Tanpa henti, Dan menyebabkan kehancuran Dimana mana. Untungnya Wilayah Sihir Yang diciptakan Said mampu Memperbaiki Kehancuran Tersebut.


Said Terus Menghindari Serangan Mahishasura, Mengimbangi kemampuan Lawannya. Bertarung Sambil Mempertahankan Kota Supaya tidak terjadi Korban.


Duaaarr!!!


BUUMMMM!!


Kedua Tangan Said Dilapisi Dengan Mana Murni sebagai Pertahanan Meskipun Tubuh said sendiri telah dilindungi Oleh Anti-Magic.


"Pergilah Keneraka Makhluk Rendahan!! " Mahishasura mendaratkan Pukulan Yang sangat kuat Hingga Said Terpukul Mundur Beberapa Meter.


Kuda kuda Said begitu Kokoh, Dan kembali memasang kuda kuda pertahanan. Menggunakan Gaya bela diri China tradisional. Kungfu Aliran Wing chun.


Reflek Yang dimiliki said mampu menahan Semua serangan Mahishasura.


"Akhirnya Kau masuk Juga dalam perangkap ku, makhluk rendahan!! " Mahishasura tersenyum Jahat.


"Eh? " Said menyadari Jika sedari Awal Mahishasura terus mengarahkan nya ke dalam pola pertarungan nya.


Posisi Tepat said berdiri berada Di tengah Lingkaran Sihir. Sebuah lingkaran Sihir Raksasa Yang menutupi Seluruh Kota dan Seluruh Daratan.


"Baiklah, Akan kuhancurkan Dirimu bersama Daratan ini Sekalian!! " Dengan Tatapan Mengerikan Mahishasura Tersenyum Senang.


"Benar benar sangat Berbahaya Tidak akan sempat Jika memasang Pelindung, Bahkan Untuk melindungi Daratan yang luas. " Batin said terlihat Panik karena dirinya lebih suka menghancurkan Dari pada melindungi.


[Sistem Prediksi]


[Mensimulasikan Ledakan]


[Simulasi Selesai....


[Ledakan Akan menghancurkan Seluruh Daratan, dan Pulau pulau disekitarnya. ]


"Wanita ini benar benar gila" Said pasrah, Dirinya mungkin bisa bertahan dari ledakan itu, tapi bagaimana nantinya jika Daratan hancur Tidak akan ada makanan yang tersisa.


"Tidak ada makanan, Tidak ada kehidupan."


By: Said Kusuma.

__ADS_1


Cahaya Bersinar Terang, Ledakan besar akan terjadi melebihi Ledakan Bom Atom Hingga Seribu kali lipat. Wilayah Sihir Said Tak kan mampu menahan nya.


"Baiklah Saatnya Untuk serius, Oii!!. Kau Akan kutunjukkan Kemampuanku Yang hanya Sepuluh Persen Saja" Said memasang Tampang serius dengan pandangan dingin.


Perlahan Said mengangkat Tangannya Sebuah box inventory muncul, Sebuah kotak yang berbentuk sangat unik.


...ANTI - GLUTTONY DIMENSIONN!!...


...DUAARRR!!!! ...


Ledakan Besar Terjadi, Meluas menghancurkan Daratan, Wilayah Sihir Hancur dengan mudahnya nya. Tanah bergetar Hebat, Langit Terbakar Hangus.


Setelah Ledakan besar terjadi, Semua nya terlihat Baik baik saja bahkan Kota tidak hancur Lalu kemana pergi nya ledakan Tersebut.


"Master Kemana pergi nya, Master!! " Teriak Kumba mendapati said sudah hilang keberadaan nya.


"Huaaahhhh, Master Hilang!! " Lightmare merengek.


"Jangan khawatir, Master Baik baik saja" Balas Tzabaoth Turun dari langit bersama dengan Megiddo, Mengepakan sayap putihnya nan indah.


Mahishasura Membuka kedua kelopak matanya Mendapati dirinya berada disebuah tempat Yang hanya ada warna putih sejauh mata memandang.


"Yooo!!. ~ Selamat Datang di ANTI - GLUTTONY DIMENSIONN!! " Said mengucapkan Salam Pada pendatang Baru, Sambil Duduk di atas Singgasana nya nan megah.


"Tempat macam apa ini? " Mahishasura Keheranan, Terlebih dirinya Belum pernah melihat kemampuan seperti ini, Apakah ini yang sama seperti Dimensi Kaca miliknya.


"Aku akan menjawab Keheranan mu, Tempat ini adalah tempat dimana Aku bisa mengubah Realitas sesuka hati" Said menjawab keheranan Gadis itu.


"Hah? Omongan kosong macam apa itu? " Mahishasura Tidak percaya.


"Baiklah Akan ku buktikan " Said pun tak sabar menunjukkan kemampuan nya.


Tikkk!!!


Dalam satu jentikan Jari, Sebuah alam semesta muncul Dihadapan Said, tidak hanya satu tapi Miliyaran Alam semesta lainnya muncul, memenuhi Seluruh Ruangan putih tersebut.


Mahishasura tersontak kaget, melihat apa yang ada dihadapanya, Alam semesta yang muncul Dihadapan nya bukanlah Ilusi melainkan Nyata.


"Di dimensi Ini aku bisa membuat Realita sesuka Hatiku Bahkan menciptakan Alam semesta sekalipun, Dan ini hanya baru sepuluh persen dari kekuatan ku" Hanya dengan pikiran nya saja Said mampu mendatangkan Jutaan Makhluk yang sangat kuat dan langsung Tunduk dihadapanya.

__ADS_1


"Siapa Kau sebenarnya, Bagaimana bisa kau memiliki kemampuan yang tak masuk akal" Bahkan Mahishasura Sang dewi kehancuran dibuat Gemetar ketakutan, terlebih Makhluk Makhluk yang didatangkan said Dari Alam semesta Ciptaannya.


"Aku bukan siapa siapa kok, Hanya seorang Pelajar sekolahan" Jawab said dengan santai nya.


"Setelah kau memperlihatkan kemampuan Dirimu, Apa yang akan kau lakukan? " Mahishasura Sudah tidak berniat Bertarung lagi.


"Kembali kan Tubuh itu pada Ashura dan jangan pernah untuk menyakiti nya, Karena Dia adalah bagian dari keluarga ku" Balas said dengan tatapan yang sangat dingin sedingin es.


"Hahahaha " Mahishasura tertawa pelan.


"Aku tak menyangka dirimu mengakui nya sebagai Keluarga sedang kan keluarga nya saja tak pernah mengakui Dirinya" Sambung mahishasura, Tawa dan senyum menunjukkan Wajahnya yang sangat cantik.


"Ayolah, Tidak usah banyak basa basi"


"Baiklah jika itu mau mu, Sepertinya aku mulai tertarik dengan mu~ " Mahishasura tersenyum manis sebelum bertukar tubuh dengan ashura.


Diri ashura telah kembali, Tiba tiba dirinya merasakan berdebar debar, Eh perasaan apa ini!.


Ashura mendongak dan mendapati Said sedang duduk diatas singgasana Sambil menyeruput segelas teh hangat.


"Woahh master apa yang sedang terjadi? " Sepertinya Ashura tidak ingat apa yang terjadi pada dirinya.


Said hanya membalas dengan tatapan mata yang mengarah pada bocil yang berada di samping Ashura.


Ashura menoleh kearah samping mengikuti tatapan mata said.


"Reiiii!!!? " Ashura langsung menghampiri Tubuh rei yang masih tergeletak.


Ashura mulai ingat segalanya, bahkan dia ingat jika rei sudah mati tepat dihadapan nya. Ashura langsung menangis Jika dia sudah tidak bisa melihat Rei lagi.


"zttttttt!!!! " Terdengar suara dengkuran.


"Heh? " Ashura terkejut mendapati Rei ternyata masih hidup, dan sedang tertidur pulas. bahkan lukanya Sudah kembali pulih, jantung nya juga utuh kembali.


"Huaaahhhh!!!, Hikss. syukurlah, syukurlah kau masih hidup rei" Ashura menangis dan memeluk tubuh rei erat, Hingga Ingus ashura menempel di wajah rei.


"Tampaknya Ketika Kau sedang di luar kendali tanpa sadar, Kau menyembuhkan dan meregenerasi Jantung nya yang hancur" Jelas said, Sambil berdiri dihadapan Ashura.


"Huaaahhhh, Alhamdulillah dia masih hidup, terimakasih banyak master, Ashura janji tidak akan nakal lagi" Tubuh ashura kembali menyusut menjadi kecil.

__ADS_1


"Baguslah kalau begitu!! " Said mengelus Lembut Rambut Ashura.


__ADS_2