
Lautan kini mulai mengamuk seakan mengikuti amarah sang dewa Samudera tersebut, Aura yang mengerikan disertai niat membunuh yang begitu kuat. Sang dewa kini benar benar sangat marah, Poseidon belum pernah semurka ini sebelumnya.
Ia hanyalah dewa yang tak peduli atau bisa dikatakan acuh tak acuh terhadap segala hal, Bahkan ia tak pernah berekspri sedikit pun, Namun ia sangat murka setelah di permainkan oleh Bam.
"Aku sama sekali tidak memiliki kelemahan sama sekali!!." Teriak Poseidon dengan lantang dihadapan Bam, Dia tidak akan kalah dengan kera rendahan seperti nya. Tapi entah kenapa dalam hatinya terbesit akan sebuah keraguan yang nyata.
"Sudah kubilang setiap kemampuan pasti ada kelemahan nya dan keabadian mutlak juga pasti ada penyebab nya yang bisa menghancurkan keabadian mu." Bam terlihat meremehkan Poseidon yang terus memancing amarahnya.
"Hah!! Absolute truth akan membuat ku terus abadi selama aku menyakini kebenaran!!."
"Kebenaran? omong kosong!. " Bam langsung melompat ke udara lalu mengayunkan tongkat nya.
Api emas bersinar memberikan kekuatan lebih pada tongkat sakti tersebut, Udara panas yang diciptakan tongkat Bam membuat proses penguapan besar besaran terjadi.
"Meluaslah!! Yeoi!. "
Blaaarrrr!!
Tongkat sakti itu mulai memanjang dan membesar, Menyerang tepat ke arah Poseidon.
Awal nya Poseidon hendak menerima serangan itu begitu saja, Toh dia juga dewa yang abadi, Namun keraguan hatinya muncul membuat ia ragu menerima serangan itu.
__ADS_1
Duaaarr!!
Spontan Poseidon langsung menghindar, Serangan bam menciptakan ledakan luar biasa hingga seluruh altar benar benar hancur, Kini Poseidon berdiri tegak di atas air yang menjadi pondasi nya.
Serpihan ledakan itu terlihat menggores pelipis sang dewa yang membuat nya berfikir sangat panjang.
"Apakah aku benar benar memiliki kelemahan?." Batin Poseidon yang berdiri mematung di atas.
"Heh hanya orang bodoh yang tidak menyadari kelemahannya sendiri." Bam melanjut serangannya, dengan sebuah serangan ayunan tongkat yang turun dari udara.
Slaaashh!!
"Tidak mungkin?." ~ Bukk, Kedua bagian tubuh Bam terjatuh kedalam air, Darah mengalir deras bercampur dengan air lautan.
Seperti biasa Poseidon tak memperdulikan Bam yang padahal ingin sekali di bunuh nya, Ia hanya tertegun dalam waktu yang sangat lama, Selama ini ia hanya sombong akan dirinya yang tidak memiliki kelemahan bahkan keabadian nya membuatnya tak bisa mati. Mungkin jika ia mau bisa saja Poseidon merebut kekuasaan alam Olympus dari adiknya Zeus.
Mungkin tak seharusnya Bam menghadapi Poseidon secara langsung, Secepat apa pun dirinya tak akan bisa Mengimbangi kecepatan Poseidon, Padahal Poseidon belum menggunakan kekuatan penuhnya.
Poseidon kembali menyeka darah yang keluar dari pelipis dan pipi nya, Menatap penuh kehinaan dan rasa marah.
"Benar benar tidak bisa disembuhkan, Aku harus berhati hati dengan jarum perak di waktu yang akan datang." Dewa Poseidon seakan mulai menyakini jika keabadian Absolute Truth miliknya bisa di kalahkan dengan jarum perak.
__ADS_1
"Masih belum!!." terdengar suara samar dari dalam lautan, Gelombang lautan mulai bergetar dan pusaran arus mulai bergerak sangat cepat.
"Belum mati juga ya kau kera bodoh, Dasar pecundang!!." Poseidon terlihat sangat senang, Menantikan Bam. Pertarungan nya kini mulai terlihat menarik terlebih jika ia harus menyadari akan sebuah kelemahan.
[Mengunakan 100 % Skill Father of Medicine, Avicenna!!. ]
[Memulai regenerasi tubuh!!. ]
[Penulisan ulang Anatomi tubuh!!.]
Dari dalam lautan terlihat cahaya terang berwarna hijau keemasan, Cahaya itu kian membesar hingga membuat Poseidon bergidik dan harus menutupi matanya saking silau nya cahaya tersebut.
Bam mencoba mengayunkan tongkat nya sekuat tenaga, Kedua tubuhnya yang terpisah kini menyatu lagi.
"Haaaaaahhh!!."
DUAAAAARRRR!!!
Ayunan tongkat tersebut dengan dahsyat, Telah membelah lautan menjadi dua, Sejauh mata memandang hanya terlihat dinding dinding air laut yang terbelah menjadi dua dan sebuah jurang yang tak memiliki dasar.
"Menarik!." Poseidon kagum melihat Bam mampu membelah lautan, seperti kisah Moses yang membelah laut merah.
__ADS_1