I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 120.Murid baru


__ADS_3

Sekolah di mulai kembali, Setelah bangunan di renovasi ulang, Tessia menyumbang sangat banyak demi bisa sekolah tiffany di bangun kembali.


Kini setelah di rasa aman dari ancaman, Sekolah mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya.


Pihak sekolah juga menyewa beberapa petarung sihir yang akan menjaga sekolah.


"Baik anak - anak semua, Hari ini kita kedatangan murid baru." Ucap bu guru lalu mempersilahkan kedua murid baru itu masuk ke dalam kelas.


"Woahhh anak baru lagi, Seperti nya kelas kita sangat populer." Anak - anak merasa sangat senang dengan kedatangan murid baru di kelas mereka.


"Ayo silahkan perkenalkan diri kalian masing - masing." Pinta bu guru.


"Umuuhh, Perkenalkan nama saya Tzabaoth Kusuma, Senang berkenalan dengan kalian semua." Tzabaoth memperkenalkan sambil tersenyum manis, Membuat anak cowok se isi kelas terpesona.


"Namaku Meggido kusuma, Aku sebenarnya tidak ingin sekolah tapi seseorang memaksa ku." Meggido memperkenalkan dirinya, Tanpa ada rasa semangat sedikit pun.


Orang yang memaksa nya untuk sekolah adalah Tessia, Jika dia tidak mau sekolah jatah Bakpao nya akan di ambil.


"Kusuma ?, Hehhh?, Bukankah itu juga nama belakang Nightmare, LightMare, Dan Ashura." Seorang anak menyadari nama belakang mereka.


"Benar mereka semua adalah sepupu jauh ku, Karena aku pindah di sini mereka juga ikut pindah ke sini juga." Ashura langsung mencari alasan agar tidak menimbulkan kecurigaan.

__ADS_1


"Begitu rupanya, Berarti kalian semua berasal dari luar negeri, Jadi di negara mana kalian tinggal.?" Bertanya kepada Tzabaoth dan Meggido.


"Kami tinggal di negeri peri." Tanpa pikir panjang Tzabaoth menjawab.


Seketika membuat, Tiffany dan Ashura panik.


"Woahh itu pasti negeri yang sangat jauh sekali ya." Untung lah anak - anak di kelas masih polos.


Ashura menoleh kebelakang, Dia tidak mendapati Rei ada disana, Apakah dia bolos hari ini?.


"Baiklah Tzabaoth dan Meggido silahkan duduk di kursi kalian." Bu guru mempersilahkan mereka duduk.


"Male, Apakah kau sudah mengejarkan tugas yang ibu berikan." Bu guru langsung menghampiri Male.


"Kehhhh.... , Sang penghancur Galaksi seperti diriku ini-Su, Tidak perlu mengerjakan tugas-Su." Dengan Gaya Chuni - nya. Male tanpa rasa bersalah sedikit pun dengan bangga tidak mengerjakan tugas nya.


"Ohhh... Yaa...., Kalau begitu tugas mu menjadi 2 kali lipat, Pulang sekolah nanti harus di kumpulkan." Bu guru memarahi Male sambil menjewer telinganya.


"Aduhhh, Sakit - Suuu!!, Telinga penghancur galaksi ini akan copot-Su." Male langsung mengusap telinga nya yang memerah setelah di jewer bu guru.


Bu guru kemudian kembali kedepan setelah memarahi Male.

__ADS_1


"Bagaimana kabar mu Male?" Tifrany menanyakan keadaan nya, Sebab pada kejadian itu Male kehilangan kesadaran setelah melindungi satu sekolah.


"Tentu saja baik - Su, Male sang penghancur galaksi ini sangat kuat - Su." Balas Male.


"Syukurlah kalau begitu." Ucap Tiffany.


Disisi lain LightMare tampak sedang menahan tangis kerena sangat merindukan Male.


Setelah jam pelajaran selesai, LightMare berlari dan memeluk Male. Melepaskan kerinduan mereka semua.


Tzabaoth dan Meggido juga berkenalan dengan Male yang selalu di ceritakan oleh LightMare.


Ashura terus mencari di mana keberadaan Rei, Dia juga mencari nya di belakang sekolah namun tak kunjung ketemu.


"Anak itu...., Setelah dia berjanji akan menikahi ku sekarang dia malah hilang entah kemana." Dengus kesal Ashura.


...***********...


"Profesor kami sudah datang membawa nya." Pria berjubah hitam itu kemudian menyerahkan Karung yang sangat besar.


"Ohhh...., Akhirnya kau kembali hasil Eksperimen ku, No.009." Profesor tersenyum setelah melihat isi karung tersebut.

__ADS_1


__ADS_2