
Asap hasil ledakan tersebut masih memenuhi semua area, Setengah rumah Tessia hancur, beberapa ajudan tampak tak sadarkan diri meskipun sudah berhasil di lindungi oleh Said, Namun bukan berarti aman dari gelombang kejut.
Di balik kepulan asap, Gadis kecil yang bahkan dapat menggunakan sihir melayang, Yang bahkan tidak bisa di kuasai Said, melayang melawan hukum Gravitasi, Sembari memegang pedang besar yang dipenuhi kekuatan sihir.
Wajahnya tampak tersenyum jahat, Apa - apaan ini gadis itu.?
Dia bukanlah gadis kecil polos yang di kenal.
"Cihhh, Tak kusangka kau lah dalang dibalik semua ini...., Sedari awal aku sudah curiga, Tiffany !!! " Said merasakan jika lawan yang akan dia lawan sangatlah kuat.
"Hahahahahahha, Aku sungguh tidak menduga jika masih ada yang Hidup setelah ledakan besar" Dengan penuh gelak tawa, Wajah meringis, Sedikit kekesalan baginya.
Semua orang terkejut dengan barusan yang terjadi, Bahkan tidak percaya, Bahkan jika ini memang disengaja orang pun tidak akan percaya.
Tiffany dengan tanpa rasa bersalah sedikit hampir membunuh semua orang yang berada di sekitarnya.
Sistem milik Said langsung mengecek status milik Tiffany.
Status chek.
...Tiffany Syahfitri...
...level : 16...
...Hp. : 15...
...Mp. : 12...
...Atk. : 15...
...Dfn. : 13...
...Skill : Belum mempelajari skill apapun, Elemen dasar api dan Cahaya (Lv.0)...
...Job : ?...
Dari skill status milik Tiffany, Terlihat sangat normal, Namun senjata yang di pegang Tiffany terlalu berbahaya dan sebuah skill tersembunyi milik tiffany yang membuat said terkejut.
...Ambarawa Sword...
...Level : 150...
...Kemampuan : Meningkatkan kemampuan pengguna 90 %, Pembakaran Maksimal ( Inferno, Hell's Inferno), Memantulkan kembali serangan ( Demage) 70%, Atribut elemen cahaya ( Lv. 120) , Atribut elemen Api (Lv. 125)....
...Title : Terbuat dari pecahan pedang Legendaris ex- calibur....
Tiffany mendapat sebuah berkah, Sebuah skill yang begitu di takuti, Skill 7 dosa besar : Iri Hati
Dimana skill 7 dosa besar merupakan, Skill yang dimiliki Raja atau Ratu Iblis, Dengan kata lain, Tiffany merupakan calon kebangkitan Ratu iblis Iri Hati.
"Tiffany apa kau yang melakukan semua ini, Lihat banyak orang yang terluka" Tasya tampak begitu syok, Ledakan barusan hampir membunuh nya dan juga Tessia.
"Tiffany, Dari mana kau mendapat kan pedang itu, Sini bawa kemari, Pedang itu sangat berbahaya" Tessia tampak begitu panik dan berusaha membujuk Tiffany.
Tanpa sadar Tessia berjalan mendekati Tiffany, Sudah jelas itu berbahaya, Said berusaha memperingati Namun tidak di hiraukan oleh Tessia.
"Ahahahahaha, Dasar manusia rendahan kalian masih saja menganggap ku anak kecil saja " Aura Tiffany begitu bertambah besar, hanya dengan tawanya saja, Sampai sampai semua orang tidak bisa berdiri, Saking kuat nya aura tersebut.
"Ayolah putri ku jangan bermain main, Ayo sini kemari" Wajah tessia tampak tidak berekspresi, Namun kedua air matanya mengalir.
"Cihhh, Dasar wanita rendahan, Matilahhhhh...!!!!" Tiffany kemudian mengayunkan pedangnya mengarahkan ke arah Tessia, Niat membunuh yang begitu kuat.
__ADS_1
Dengan sangat cepat serangan tersebut mengarah ke arah Tessia.
Woshhhhhhhh!!!!
Boammmm!!!
Beruntung Said, Sempat menyelamatkan Tessia, Dan membawa ke tempat yang aman.
Di barengi Rudolf yang datang membawa Tasya.
"Ehhh?, Said apakah kau baik baik saja? " Tessia tersadar dari lamunanannya, Dan begitu terkejut ketika Said menggendong nya yang telah menyelamatkan nya.
Tampak darah mulai mengalir dari dahi Said setelah berusaha menyelamatkan Tessia, Untuk pertama kalinya Said terluka.
Ini sangat berbahaya, Ditambah jika Said harus bertarung sambil melindungi orang orang.
Sungguh beban.
"Ibu apa kau baik baik saja" Tasya menghampiri Tessia lalu memegang kedua bahu nya.
"Iya ibu baik baik saja nak" Tessia mengelus wajah Tasya dengan wajah sedikit tersenyum.
"Ada sesuatu yang ku beritahukan kepada kali semua, Mohon dengarkan baik baik" Ucap Said setelah semuanya berkumpul.
"Orang yang telah melakukan rencana pembunuh terhadap Tasya, tidak lain adalah Tiffany " Ucap Said, Meskipun sebuah kenyataan itu sangatlah pahit.
Mereka berdua tampak begitu syok.
"Itu, Tidak mungkin kan, Mana mungkin tiffany adikku melakukan hal seperti itu" Tasya membantah tidak terima jika Tiffany disalahkan.
"Mengapa kau tidak bertanya langsung kepadanya" Balas Said.
Tessia tampak diam, Terlihat seperti menyembunyikan sesuatu.
Tiffany tampak diam untuk sesaat.
"Lalu jika aku yang melakukan nya memang kenapa?" Dengan sombong Tiffany memjawab seakan Sifat polosnya hanyalah kebohongan.
Tasya tampak begitu terkejut, Jadi selama ini yang ingin mencelakai nya adalah adik nya sendiri.
( Yang masih penasaran kenapa Tiffany pelakunya, Coba baca ulang kembali. )
"Jangan bercanda..!!, Mengapa kau melakukan semua ini tiffany!!? " Tasya berteriak ke arah Tiffany.
"Mengapa....? Katamu?, Asal kau tau, Ini salah mu dasar wanita sialan... !!" Amarah Tiffany memuncak.
"Mengapa kau selalu saja, Yang diperhatikan, Mengapa kau selalu saja di sayang semua orang, Mengapa....??? Mengapa.....?"
"Mengapa hanya aku yang mengalami hal seperti ini, Sejak aku lahir bahkan ibu tidak pernah menyayangi ku, Hanya kau saja yang selalu di perhatikan!!!! "
"Aku juga ingin kasih sayang, Lalu mengapa aku tidak mendapatkan kasih sayang, Bahkan aku terlahir tanpa ayah, Mengapa aku tidak merasakan kasih sayang seorang ayah"
"Sungguh....!!!, Bikin iri saja!!! " Tiffany meluapkan semua perasaan yang terpendam miliknya.
Tasya yang mendengar nya, Tubuh nya tidak bisa bergerak, Apakah Tiffany selama ini menderita karena dirinya?
"Jangan Bodoh!!!, Persetan dengan kasih sayang, Yang kau Bicarakan Merupakan omelan seorang bocah" Entah mengapa Said sedikit kesal dengan omelannya, Lalu mengacungkan jari tengahnya.
"Cihh, Hei Said aku tak menyangka kau akan ikut terlalu dalam, Bagaimana jika kau bergabung dengan ku, Kau akan menjadi kakak ku mengganti kan kakak bodoh ku, Lalu aku akan menjadi adik impian mu" Tiffany menawari Said sebuah kesepakatan.
"Hahahaha, Sayang kali aku menolaknya, meskipun aku menjadi kakak mu bukan berarti aku bisa menggantikan kedudukan Tasya sebagai kakakmu yang sebenarnya" Said tersenyum menolak kesepakatan itu.
__ADS_1
Clink!!!!
Deg... Dek....
Tasya yang mendengar ucapan Said tersebut, Tiba tiba jantung nya berdetak tak karuan, Perasaan hangat mulai mengalir.
"Sialan....!!!, Serangga seperti kalian lebih baik mati...!! " Tiffany dengan penuh amarah mengangkat pedangnya, Dan mulai bercayaha, Kekuatan sihir yang sangat besar.
"INFEEERRRFNNNOOOOO!!!!!!!! " Teriak Tiffany.
DUARRRRRR!!!!!!!
Tiba - tiba kobaran api menyerang seperti sebuah ombak, Setiap logam yang di lewati Mencair begitu mudahnya.
Suhu panas tersebut 3000° celcius.
Swoshhh!!!!
kobaran api telah padam, Yang hanya tersisa uap yang begitu panas, Yang bisa bikin kulit melepuh seketika.
Lagi - lagi Tiffany dibuat kesal.
"Woii bocah, Apa hanya segini kemampuan mu" Said tersenyum mengejek, Padahal dirinya basah di penuhi keringat.
Semua orang selamat berkat pelindung yang dipasang oleh Said.
Said hanya memiliki 2 Mana tersisa dari 10 Mana yang terpakai.
Memakai kecepatan melebihi cahaya, Kecepatan Neutrino memakan 4 Mana, Sedangkan pelindung dipakai 2 kali masing masing memakan 2 Mana.
Tanpa Said sadari dia tidak hanya memakaikan pelindung untuk orang disekitar nya, Melainkan seluruh kota tertutupi oleh pelindung yang tak terlihat.
Ambarawa sword, Pedang yang logam nya terbuat dari Adamantium, Logamnya tidak mudah untuk di hancurkan, Sedangkan NightMare hanya terbuat dari black kristal.
Meskipun kemenangan belum pasti, Said memasang kuda kudanya, Berfikir bagaimana menyerang lawan yang berada di udara, Lalu mengambil NightMare dari balik bajunya.
Aura kegelapan mulai muncul, Meskipun tidak sebesar sebelumnya.
Rudolf tanpa diperintah, Langsung membawa semua orang ketempat yang aman, Pertarungan besar akan segera akan terjadi.
"BAIKLAH KALAU BEGITU MAJULAHHH..!!!!"
Said begitu bersemangat....
...*******...
4.Jenis Logam terkuat.
MYTRHIL
2.ADAMANTIUM
3.BLACK KRISTAL
4.BESI/BAJA.
Lalu Logam Jenis Kuno yang masih legenda.
__ADS_1
*ARCH ~ ARKEAN, Logam yang telah berusia 2.500 Juta tahun.