
Perlahan Ovilla tertidur dalam pelukan hangat said, membuat nya terlelap dalam mimpi indah, tubuh Said yang dulunya sangat kecil kini telah tumbuh menjadi dewasa.
Said menggendong Ovilla dengan perlahan tanpa membangun kannya, membawa nya kembali menuju Apartemen.
perintah evakuasi Darurat telah dihentikan, Monster yang keluar dari gate tiba tiba saja sudah dikalahkan sebelum Petarung sihir dari guild wildforce datang.
Kreekk!!! said membuka pintu sepekan mungkin.
lalu menidurkan nya di atas sofa hangat, said mengusap lembut rambut indah ovilla, dan mengecup keningnya sembari berbisik.
"Mimpi indah, guru. keh keh!!" Kekeh said
Ketika said hendak beranjak pergi Tangannya tiba tiba ditahan oleh ovilla yang masih tidur.
"Jangan tinggalkan Aku, said!!" Ovilla mengigau
"Aku tidak akan kemana mana Lo!" said melepaskan tangan ovilla.
Said menuju ke kamar dan mengambil selimut, dan menyelimuti Tubuh ovilla agar tidak kedinginan.
Tikk!!
tikk!!!
Tetesan Air mengenai Tubuh said yang sedang mandi, tubuh kekarnya kembali segar setelah seharian beraktifitas.
"Fiuhhh segarnya!!"Batin said.
berjalan ke meja makan hanya dengan menggunakan handuk, dan memakan makanan malam yang telah di masakan oleh ovilla sebelumnya.
"Hmmm, sangat enak. enakk!!" said dengan lahapnya memakan makanan tersebut.
Hap!!!
__ADS_1
dalam waktu singkat said menghabiskan semua makanan nya.
"Wahhh kenyang ya!!" perut said tampak buncit selepas makan.
rasa kantuk mulai menyerang membuat said segera ingin tidur, saat melewati sofa said melihat selimut yang ada di tubuh ovilla jatuh, ovilla nya pun ikutan jatuh.
"Sejak dia tidur selasak ini!!" dengus said.
Said langsung menggendong kembali tubuh ringan ovilla dan membawanya kekamar.
Saat memasuki kamar, ovilla terbangun wajahnya bersentuhan hangat dengan tubuh Said yang belum mengenakan pakaian.
"Oaaahh, Apa yang kau lakukan Mesumm!!" Teriak ovilla.
"Tenanglah aku hanya membawa mu kekamar, lalu...."
"Lalu Apa?!!!"Ovilla memberontak minta diturunkan.
Said menunjukkan muka seramnya. dan berbisik di telinga ovilla.
"Tiddakkk!!!, kita tidak boleh melakukan nya!!"
"Berhentilah memberontak!!" said langsung melempar pelan tubuh ovilla diatas kasur, hingga membuat nya tak berdaya.
"Sudah saatnya kita mulai!!" Jari jari said bergerak siap menyerang.
Hehehehehe!!!
"Kalau begitu lakukanlah dengan perlahan, ini adalah pertama kalinya bagiku"Ovilla pasrah wajahnya memerah merona. jantungnya juga berdegup kencang.
Said semakin mendekat untuk menyerang, pertama di mulai dari bagian bawah terlebih dahulu.
"AAAAHHHHHH!!!!" Desah Ovilla, tubuhnya mulai memanas, Jari jari said menyentuh tubuhnya.
__ADS_1
"Tidak!!, kenapa kau sehebat ini, padahal ini adalah kali pertamanya, Ahhh!!!" Tubuh ovilla meresahkan kenikmatan yang hakiki.
"Teruskan!!, Ahhh. Jangan berhenti, buat lebih nikmat lagi" Ovilla sudah mencapai batas dan ingin segera keluar.
"Iyahh!!!" desah Ovilla yang kenikmatan. dirinya tak mampu berfikir jernih.
"Anoo!!!, tidak bisa kah kau bertingkah normal, ******* mu membuat salah paham" Ucap said yang terganggu dengan ******* ovilla.
Said hanya memijat kaki ovilla yang terkilir, karena ovilla berlarian hingga membuat kakinya menjadi bengkak.
Pijatan Tangan said terlalu nikmat hingga, ovilla mengularkan suara suara Anehh.
Ahhhh!!!!
"Sudah kubilang bertingkah lah normal!!" Kesal Said.
AHHHHHHHHHHHH!!!!!
"Hentikan!!!!" Said tak sanggup mendengar suara aneh tersebut.
"Bagaimana, Apa sudah baikan?"
"Terimakasih Said, Kau bahkan sudah menyembuhkan kaki ku yang terkilir" Ovilla mengusap kakinya yang sudah merasa baikan.
"Sama sama, Asal kau tau Aku sudah tidak tahan mendengar suara Aneh mu" muka said datar.
"Hehehehe!!, Said Bisakah Aku mempercayai mu?" Tatapan sayu Ovilla dibarengi dengan senyuman indah.
"Kau bisa mempercayai ku Kok!!" Said juga ikut tersenyum.
...***************...
Hayo yang pikiran nya nganeh tadi, ngaku.
__ADS_1
ckckck!!!!!
Dukung terus author Ok!!!