
Zoewhy dan Emily memasuki Sebuah ruangan, yang mana bahkan ruangan tersebut tidak di jaga oleh Siapapun, Ruangan tersebut cukup luas apalagi harus meninggalkan nya tanpa penajagaan.
Sepertinya Organisasi Tora tidak membiarkan Mereka lolos, bahkan hanya Satu tarikan Nafas.
"Huhh... Hahhhh... " Zoewhy Mengatur Nafasnya yang ngos - ngosan.
Sedangkan Emily Terdiam mematung, Terkejut melihat Apa yang ada di hadapan nya, Saudari - saudarinya akhirnya di temukan.
"Syukurlah!! " Sontak Emily langsung menghampiri mereka semua, Dengan penuh rasa haru, Saudari nya masih baik baik saja.
Para elf yang lain pun juga terlihat senang melihat Kakak tertua mereka datang, Dari sorot matanya yang membulat bahagia.
"Lime!!, Sydney!!, Lily!!, April!!, Rea!!, Syukurlah kalian baik baik saja, Aku sangat mengkhawatirkan kalian semua!! " Emily langsung meringkuk memeluk semua saudarinya yang masih terikat rantai baja.
"Kakak, Kami juga senang melihat kakak selamat!!, Huuuuu!! " Ucap Gadis elf bermata Hijau, Lime dengan mata nya yang berkaca kaca, Dialah yang paling muda diantara mereka semua.
"Jangan khawatir Lime!!, Kita pasti bisa keluar dari sini dan pulang ke Altar" Emily mengelus Pipi Lime yang kasar yang di penuhi memar, Perasaan Pipinya dulu sangat lembut, Tapi sekarang sudah menjadi sangat kasar.
"Aku Juga ingin segera pulang!! " Rengek Lily dengan sikap nya yang manja.
"Omong - omong kakak bagaimana dirimu bisa lepas dari manusia Rendahan itu? " Sydney penasaran, Hanya dia satu satu nya elf yang memiliki Rambut putih sedikit ke emasan.
"Soal Itu~" Emily menoleh kebelakang, di ikuti oleh saudari nya yang lain.
Zoewhy datang mendekat, menghampiri mereka semua, sembari melambaikan tangannya.
Seketika kehadiran Zoewhy membuat rasa kebencian Yang ada pada diri elf memuncak.
__ADS_1
"Kau manusia Rendahan, Kenapa kau ada disini!!! "
"Kalian para manusia rendahan akan ku bunuh kalian semua!! " Semua elf langsung menunjukkan rasa kebencian mereka terhadap manusia yang ada di hadapan mereka.
Zoewhy sendiri bergidik ketakutan, Seberapa benci nya Elf terhadap manusia.
"Semuanya tenanglah!! " Emily menenangkan Semua saudarinya.
"Kakak, Bagaimana kau bisa bersama manusia Rendahan itu?, apa jangan - jangan kau sedang di ancam, Sialan manusia itu benar - benar licik!! " Ucap April tak terima.
"Kalian salah paham, Aku tahu jika semua manusia Rendahan itu licik, tapi tidak semuanya, Gadis yang ada di hadapan kalian ini salah satunya, Dia bahkan rela memasuki markas musuh sendiri demi menyelamatkan semua orang yang ada disini " Emily menjelaskan secara perlahan berharap saudari nya mengerti.
Gadis elf itu semuanya terdiam, Lalu menatap Zoewhy dalam - dalam.
"Mau Bagaimana lagi, jika kakak sudah berkata begitu" Rea pasrah, Bahkan jika mereka semua beradu berargumen pun, pasti tetap Emily yang bahkan menang.
"Cihhh, Aku hanya terpaksa kerena dirimu saja Kak!! " April masih tidak terima jika manusia dan elf berhubungan baik.
"Revitalize!!! " Lingkaran sihir Hijau mengelilingi Mereka semua, Perlahan semua luka dan memar yang ada pada tubuh elf, sembuh seketika.
"Wahhh luka ku kembali pulih, Kakak kau benaran sangat hebat!! " Lime langsung memeluk Emily hingga kesulitan bernafas.
"Luar biasa!!, Apa kakak juga bisa menyembuhkan Diri kakak sehingga bisa lolos dari manusia rendahan itu? " Lily terpesona dengan kemampuan kakaknya.
Emily terdiam, Sudah jelas jika dia selamat karena Said yang menolong nya, ketika dia ingin di jadikan Tumbal mencari ke abadian.
"Hahahaha, Sudah jelas tidak ada yang tidak bisa dilakukan kakak" Balas Sydney Tertawa riang.
__ADS_1
Mereka semua bersiap siap untuk pergi dari tempat itu, Zoewhy juga membantu Mereka yang masih kesulitan berjalan.
"Cihhh, Jangan sentuh aku manusia rendahan!! " April langsung menepis Tangan Zoewhy.
"Maaf, aku hanya ingin membantu"
Namun di balas tatapan dingin oleh april.
Sydney yang melihat ketulusan Zoewhy mengisyaratkan agar Zoewhy membantu dirinya saja.
Zoewhy pun membantu sydney untuk berjalan.
Belum sempat mereka semua keluar dari tempat tersebut, Bahaya besar datang!!.
"Kalian pikir kalian bisa pergi begitu saja!! " Suara berat dan parau menghentikan langkah semua orang, Dia telah lama menantikan Hal seperti ini.
"Javelin Chain!!! "
DUAAAAARRRR!!!
Tiba tiba mereka semua di hujani oleh Tombak hitam yang sangat aneh, Seperti kepulan asap hitam yang sangat padat, Tapi begitu sangat kuat daya hancur nya.
Hampir saja mereka semua terkena tusukan Sate, Jika bukan sebuah barier yang di ciptakan oleh Emily.
"Persephone Barier!! "
"Jadi kau bos nya yah? " Emily tersenyum sinis, akhirnya dia bisa langsung membalaskan dendamnya.
__ADS_1
"Insting Elf memang luar biasa!! " Pria itu bertepuk tangan.
"Benar aku lah bos nya, Blood Hawk!! "