I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 122.Familiar Baru


__ADS_3

Sekilas Flashback.....


Beberapa bulan sebelumnya, Ketika Kota Minerva baru di bangun. Beberapa penduduk mulai di rekrut untuk menjadi pasukan.


Di karenakan baru sedikit yang di rekrut Aroon dan Neko berinisiatif mencari sekutu yang bisa menjadi kekuatan Minerva.


Perjalanan pun dimulai Neko mulai mengembara untuk mencari pasukan, Beberapa minggu kemudian Neko kembali membawa pasukan anjing iblis dan serigala putih dari gunung, Yang berjumlah mencapai 3000 Pasukan.


Anjing iblis kebanyakan berasal dari kota mati yang sudah tidak di huni lagi di karena insiden Gate Break.


Serigala putih juga mereka tinggal di gunung yang tinggi untuk bertahan hidup dari serangan manusia dan monster lainnya.


Mereka semua kini menjadi Familiar Neko yang berasal dari ras Fenrir.


Neko mendapatkan Title Baru, Lord Of Fenrir.


Sama hal nya dengan Aroon, Dia mendatangi sebuah makam besar yang mana di makam tersebut tempat petarung sihir yang kuat di makamkan yang telah menyelamatkan kota sepuluh tahun lalu.


"Menarik tak kusangka aku bisa menemukan Jackpot disini." Kekeh Aroon ketika dia menemukan makam rahasia dari pendeta suci, Lalu membangkitkannya dengan sihir pemanggilan arwah.

__ADS_1


"Apa kau yang telah membangunkan tidur panjang ku?." Tanya Pendeta suci itu.


"Benar, Aku yang telah membangkitkan tidur panjang mu, Aku ingin kau melayani ku dan melayani master ku." Balas Aroon.


"Baiklah sesuai keinginan mu, Lagi pula aku sudah bosan menghabiskan waktu ku di peti mati, Tanpa tau kapan aku bisa memasuki surga." Dengan mudahnya Pendeta suci itu menerima penawaran Aroon.


"Surga itu sedari awal tidaklah pernah ada."


"Baiklah Mulai saat ini aku akan memberi mu nama Licht." Aroon memberikan nama pada pendeta suci itu, Dan menjadi bagian dari Familiar Aroon.


Setelah kejadian itu, Said menjitak kepala Aroon karena seenaknya membangkit petarung sihir yang sudah mati dan Pendeta suci yang dulu nya pahlawan.


"Begitulah kira - kira." Ucap Aroon lalu menghilangkan kembali pasukan tengkorak yang telah di panggilnya.


Emily, Rea, Lime dan Lily terlihat sangat terkejut dengan kemampuan yang di perlihatkan oleh Aroon, Terlebih lagi pasukan tengkorak yang di panggil bukanlah tengkorak biasa, Mereka semua setidaknya memiliki level 90 ke atas.


"Hei... Bukankah kau terlalu berlebihan memperlihatkan kemampuan mu itu hingga membuat mereka semua ketakutan." Tessia memperingati Aroon agar jangan berlebihan.


"Maafkan aku, Tolong jangan katakan ini pada master atau dia akan menjitak ku lagi." Aroon memohon pada Tessia.

__ADS_1


"Anoo... Siapa Master yang kalian maksud?." Emily yang sedari tadi penasaran tak bisa menahannya untuk bertanya.


"Ehhh?, Bukankah kalian sudah pernah berjumpa dengannya?." Balas Tessia.


Belum sempat Emily menjawab, Tiba - tiba April datang dengan terengah - engah, Nafas yang naik turun.


"April apa yang terjadi ?" Tanya Emily langsung menghampiri April yang masih menenangkan diri.


"Huhh... Ahhh... Semuanya Zoewhy sudah sadarkan diri..!!" April langsung berteriak, Dan mengajak semua orang untuk mengikutinya.


Tanpa pikir panjang, Emily dan yang lainnya langsung berlari mengikuti langkah April.


"Mereka terlihat sangat bersemangat sekali ya... Kehhh." Kekeh Aroon.


"Tidak salah jika menjadi kan mereka sebagai Maid pribadi Said nantinya." Tessia tersenyum.


"Huuuuu.... Sungguh beruntung sekali master, Kyahh Master aku iri pada mu.." Aroon menangis bahagia.


"Meskipun begitu pada akhirnya Said akan tetap menjadi milik ku." Batin Tessia, Dia tidak membiarkan siapa pun mengambil Said darinya.

__ADS_1


Tessia kemudian pergi menyusul mereka semua, Dia mengambil sapu tangan yang pernah di berikan Said padanya, Lalu mendekatkan pada bibirnya dan menciumnya sembari menghirup aroma Said yang masih melekat pada Sapu tangan tersebut.


__ADS_2