
"Matilahhhhh kau baj*ngannn!!!!!!" Dengan emosi yang meluap luap Kumba menyerang dengan sekuat tenaga mengayunkan pedangnya Menebas ke arah petinggi ke 9.
"Slaaahhsss Breaakerrr!!!!"
Petinggi ke 9 dengan mudahnya menahan serangan Kumba tanpa merasa kesulitan sedikit pun.
Pedang kesempurnaan tampak bercahaya memberikan buff yang sangat besar untuk petinggi ke 9, Tubuhnya tampak mulai membesar dan di penuhi energi berlimpah.
"Hahahaha, Dengan diri ku yang sangat kuat ini kau tak akan bisa mengalahkan ku" petinggi ke 9 tertawa merendahkan.
"Sialannnnnn Matilah kau cepat " Meski serang pertama mampu di tangkis, Kumba tidak tinggal diam dan melancarkan serangan lainnya.
Sttrringggg!!!!
Strrriinggg!!!!
Wussshhh!!!
Kumba terus menyerang membabi buta, Memperhatikan setiap celah dan memprediksi gerakan lawan.
Straang!!!!
Striinggg!!!!
Ayunan demi ayunan pedang menebas udara yang kosong dan terus beradu mata pedang.
Meskipun Petinggi ke 9 mendapatkan buff yang sangat, Kumba mampu menyaingi serangan nya. semakin lama bertarung kumba tampak semakin kuat.
Dengan tubuh Lomli nya Kumba memiliki kekuatan fisik yang luarbiasa yang sudah terlatih sejak kecil.
__ADS_1
Petinggi ke 9 melangkah mundur dan merasakan ada yang Aneh, Bukankah seharusnya Dia semakin kuat karena mendapatkan Buff dari pedang kesempurnaan.
"Bagaimana apakah kau sudah menyadari nya?" Ucap Kumba dengan nada sedikit menyombongkan diri.
"Apa yang telah kau lakukan? " Meskipun tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi petinggi ke 9 tetap bertanya.
"Kau tau Sedari awal pertarungan Saat kau menggunakan Buff dari pedang tersebut, Aku mengaktifkan Skill Magic Eater !!!" Dengan ramah kumba menjelaskan.
"Pemakan sihir?, Hahaha!!!. Pantas saja aku tidak menyadari nya. Dan kau pun semakin lama bertarung semakin kuat berkat memakan sihir dari pedang ku terus menerus. "Balas petinggi ke 9 tertawa.
"Benar sekali, Lebih baik kau menyerah lah sebelum aku Memenggal kepala mu dan membuat nya terpisah dari tubuh mu" Ucap Kumba meminta agar petinggi ke 9 segera menyerah.
"Menyerah ?? Menyerah Kata muu???!! !!!, Aku tidak akan menyerah Semudah itu!!!!." Petinggi kesembilan terlihat murka mendengar ucapan Kumba yang terlalu meremehkan dirinya.
"Bangkitlahhh Pedang Kesempurnaan!!!!"
Petinggi ke 9 mengangkat pedangnya ke langit dan seluruh langit bergetar angin berembus kencang.
"Glekkk!!!"
"Benar benar Energi sihir yang sangat luar biasa" Kumba meneguk air liur, Lutut nya bergetar melihat Energi sihir yang sangat besar tersebut.
"NightMare, Lebih baik kau membantu Gadis itu Biar aku dan Neko menghadapi mereka berdua." Pinta tiffany kepada NightMare.
Auuu!!! auuu!! Neko juga ikut menyemangati Nightmare.
"Baik kak Tiffany - sama " NightMare segera berangkat menuju tempat kumba.
"Ha?, Apa kau bercanda Lawan kita adalah Seekor Anjing dan dan seorang anak kecil" Petinggi ke 10 merasa tidak terima jika dirinya dihadapkan dengan lawan yang tak sebanding dengan dirinya yang merupakan petinggi alam alengka.
__ADS_1
"Heeee!!! Baiklah akan aku tunjukkan bagaimana cara anak kecil Dan anjing ini bertarung, Nekoo bersiaplah!!!! " Dengan semangat membara Tiffany mulai siap menyerang.
AUUUUUUU! !!!!!!. Neko pun telah siap dan memasuki Mode binatang Buas Fenrir.
"Baiklah akan aku berikan pelajaran yang berharga pada mu bocahh!!! " Petinggi ke 10 mulai mengelap dan membaca mantra di atas bola sihir Kebijaksanaan, Salah satu senjata pusakanya Rahwana.
"Aku berharap kau Tidak menangis dan Memeluk ibu mu bocahh!!! " Sanggah petinggi ke 8.
Sebuah asap putih muncul dan menyelimuti pasukan yang telah mati, Cahaya hijau dari dalam tubuh pasukan yang telah mati keluar dan membangkitkan Pasukan yang telah mati tersebut Menjadi Zombie Atau Undead.
"Tidak mungkin kan?, Ini Beneran Undead kan?" Tiffany tampak panik dan berkeringat.
"Bagaimana Bocah apaa kau ketakutan, Apa kau ingin menangis?, Ayoo katakan!!" ucap Petinggi ke 8 menakuti Tiffany.
"Hahahahaha, Akhirnya aku bisa bertarung melawan undead yang selama ini ku impikan" Tiffany tertawa girang bahagia.
Ternyata petinggi ke 8 kena prank.
"Dasarrr kau bocahhh, Petinggi ke 10 cepat kau suruh Undead itu menyerang bocah kecil itu!!" Petinggi ke 8 tampak kesal.
Petinggi ke 10 melirik petinggi ke 8 yang berarti bahwa dia tidak suka di perintah.
Pasukan Undead Mulai menyerang.
Baru beberapa langkah Pasukan tersebut berjalan, Tiba tiba terjadi sebuah Ledakan yang sangat besar.
EXPLOSIOOOOONNNN!!!!!!!!
DUAAAAAARRRRRRRR!!!!!
__ADS_1
MWWWWMWWWWW!!!!!!!
"Akhirnya Kalian masuk kedalam jebakan ku" Tiffany tersenyum sinis, Yang telah memasang ledakan di sekitar area sebelum bergabung dengan kelompok raja Surgawi.