
Kemudian Said di bawa oleh mereka bertiga kesuatu tempat yang tak jauh dari daratan tak berujung tersebut.
Said menatap langit ke atas, Matanya tiba - tiba membulat, Saking terkejutnya, Said bisa melihat Daratan yang sangat besar seperti benua melayang - layang di atas langit, Lalu 2 buah bulan dunia Abyss yang sangat besar.
Sistem melakukan perhitungan seberapa besar bulan Merah tersebut.
[ Ukuran Sudah Di Konfirmasi, Setidaknya Ukurannya Kurang Lebih 1.325 Kali Bumi.]
"Yang benar saja?, Bukankah itu ukuran yang menyamai planet Jupiter?, Sebenarnya seberapa besar Dunia Abyss ini" Batin Said terkejut setelah mengetahui ukuran asli bulan dunia Abyss.
"Hei ada apa kau seperti kebingungan seperti itu ?" Tanya Panther ketika melihat Said yang seperti orang kebingungan.
"Ada hal yang ingin ku tanyakan?" Langkah Said kemudian terhenti.
Mereka bertiga pun juga ikut berhenti, Penasaran pertanyaan apa yang ingin di tanyakan.
"Sebenarnya seberapa besar dunia Abyss ini?" Tanya Said menatap mereka bertiga dengan serius, Sampai saat ini pun Said juga tidak tahu seberapa besar Alam Nirwana.
"Pertanyaan konyol macam apa itu?, Dunia Abyss ini hanyalah daratan yang tak berujung kemana pun kau pergi kau takkan pernah menemukan ujung dari dunia ini." Jawab Panther sembari mengangkat jarinya.
"Itu sebabnya Abyss di sebut sebagai Neraka." Sambung Tiger.
Said hanya terdiam, Mungkinkah dia tidak akan bisa keluar dari dunia Abyss ini.
__ADS_1
"Terimakasih sudah menjawab pertanyaan ku." Balas Said lalu melanjutkan langkah kaki nya.
"Itu wajar sebagai anak baru seperti mu, Tapi kau tidak sepanik God Slayer yang lain ketika mereka pertama kali memasuki Dunia Abyss, Kehh... Kehhh.." Kekeh Panther lalu melanjutkan membawa Said ke suatu tempat.
"Mungkin saja, Kalau saja aku tidak pernah ke alam Nirwana, Ku pikir ini adalah tempat yang sangat mengerikan." Batin Said.
Langkah Mereka berempat kemudian terhenti.
"Hei kenapa berhenti apakah sudah sampai.?" Tanya Said.
"Yahhh Hehehe sepertinya kita salah jalan." Dengan santainya Panther mengatakan kalau mereka salah jalan, Sambil mengusap kepala belakangnya.
"Kalau tunjukin jalan yang benar jirr..." Ujar Said kesal, Kemudian dia tersenyum miring kejadian ini mengingatkan nya dengan alam Nirwana, Terlebih si bajingan tua Julius dan si Maniac Pengetahuan si Newton.
"Ehh... Iya ya, Baru ingat." Panther menepukkan kepalannya di kepala nya.
"Kenapa gak dari tadi cokkk!!" Said makin di buat kesal.
Panther kemudian memejamkan matanya seperti sedang fokus merapal mantra yang bahasa yang tidak di ketahui Said.
Sebuah Cahaya kecil muncul membentuk huruf - huruf yang berbentuk aneh lalu melingkar membentuk sebuah lingkaran besar.
"Itu adalah Rhune....." Batin Said kaget, Dia tahu jika itu adalah tehnik kuno yang telah lama hilang.
__ADS_1
Sebuah portal terbuka menuju kesuatu tempat, Portal yang tercipta dari Sihir Rhune.
Panther lalu mengajak Said memasuki portal tersebut, Said melangkah kan kaki nya memasuki portal di ikuti dengan yang lainnya.
Ketika melintasi portal Said di kejutkan dengan orang - orang yang mengelilinginya,.Sembari tersenyum hangat dan perasaan bahagia.
"Woahhh itu dia anak baru itu sudah datang lho." Semua orang itu begitu antusias menyambut kedatangan Said.
"Wahhh dia cukup tampan juga rupanya, Aku ingin mengencaninya."
"Aku dulu tahu, Sepertinya dia adalah jodohku"
wanita - wanita mulai memperebutkan Said.
Semua orang mulai menghampiri Said, Mereka semua tersenyum hangat menyambut kedatangannya.
Said memperhatikan diantara sekian banyak orang, Hanya satu orang yang tidak berfokus kepadanya.
Wanita itu hanya sibuk menyantap Daging dengan Bar - barly, Seorang wanita berkulit kecoklatan dan Pakaian yang begitu minim yang hanya menutupi atas dan bawah saja.
Panther menghampiri Said, Lalu menunjuk wanita yang sedang makan itu.
"Dia adalah manusia pertama yang memasuki dunia Abyss King Ashoka Bindusara Maurya."
__ADS_1
"Eh....?"