
"Shinigami - sama!!, Apa yang akan kita lakukan setelah ini" Linda menundukkan Dirinya dihadapan Dewa pencabut nyawa, shinigami.
"Tidak ada, lagi pula mereka semua ini tidak dapat memberikan informasi yang berguna" balas Shinta dengan pandangan yang sangat dingin, Dirinya duduk diatas tumpukan mayat yang menggunung.
mereka semua adalah orang orang dari organisasi gelap, yang biasanya mempunyai informasi yang berguna.
"Benar, sampai saat ini kita belum menemukan informasi yang berguna mengenai Dewa kegelapan tersebut" Balas Linda.
"Apa yang di takut kan sang Dewi hingga harus meminta ku menyelidiki kemunculan dewa kegelapan tersebut" Heran Shinta, kemudian bangkit dari duduknya diatas tumpukan mayat tersebut.
tiba tiba dirinya menerima panggilan melalui telepati.
"SHINIGAMI!!!" Panggil suara dari balik telepati tersebut.
"Hahhh?, Aku tak menyangka Paus yang sibuk seperti dirimu repot repot menghubungi ku"
"Pekerjaan ku sebagai paus hanyalah kedok belaka, Demi bisa menjalani Rencana Pembersihan Dunia, Bagaimana perkembangan tentang kemunculan dewa kegelapan?" Suara di balik telepati tersebut adalah sang paus yang juga bintang ke 7 yang melayani sang Dewi.
"Tidak hal yang menarik, Kemunculan nya mungkin hanya isu belaka!" Balas shinigami.
"Segera lah kembali jika tidak menemukan Apa apa" Perintah sang paus.
__ADS_1
"Tidak perlu, Masih banyak hal yang ingin kuselidiki" Wajah said tiba tiba terbayang di pikiran Shinigami tersebut. dia masih ingin berlama lama berada disisi said.
Pria yang membuat nya tertarik, pria yang dapat memberikan Rasa nyaman pada dirinya.
"Woiii, Shinigami Cepat balikk. Aku bosan Tahu, Ayo kita bermain!!!" Suara bintang ke 5 terdengar.
"Pergilah jangan menggangguku!!" usir Paus.
"heeee, Dasar pelit!!!, wekkk. Shinigami jangan lupa oleh oleh ya!!, Dadahh!!" Suara comel bintang ke 5 membuat Shinigami rindu.
"Nahh Shinigami, jika kau tidak dapat menemukan Dewa kegelapan tersebut. HANCURKAN KOTANYA!!!" Saran Paus.
Shinigami diam tak berkutik.
"Tenang Saja, Aku sudah mengirimkan Salah satu dari ke empat Saint untuk membantu mu. jika sampai kau tidak bisa menghadapi dewa kegelapan tersebut"
"Salah satu empat Saint, bukankah itu?"Linda yang mendengar nya pun ikut terkejut, seroang saint dikirim langsung menuju kota kecil ini.
"Siapa yang kau kirim itu, Aku tak perlu bantuan. apa kau lupa Julukan ku bukan!!"Shinigami tidak terima jika dirinya diremehkan.
"Tentu saja aku tidak lupa, Shinigami sang dewa kematian!!, keh keh" kekeh sang paus.
__ADS_1
"Tapi sayang nya dia sudah berangkat beberapa hari yang lalu mungkin akan segera tiba, maaf yaa. mengenai orang yang kukirim itu dia adalah Ana putri kesayangan ku, aku harap kalian akrab" paus langsung menutup telepati nya.
"Shinigami- sama siapa Yang dia maksud?" Tanya linda
"Joana de Arc!!"
"Apa tidak mungkin!!, bukankah dia salah satu penyihir suci, Saint. dan bertugas sebagai Punnishment" Linda yang dulunya mantan anggota party pahlawan juga mengetahui kehebatan Sang Saint tersebut.
"kau benar, Dia juga di gadang gadang Akan menjadi Bintang ke 13, Cihh Paus itu benar benar meremehkan ku!!" wajah Shinigami Tampak kesal.
"Linda, Ayo kita pulang. besok pagi kita harus kembali bersekolah!!!"
"baik Shinigami -sama!!"
"Shinta panggil begitu"
"Ba- baik Shinta sama!!"
Shinigami merasa nyaman dengan nama pemberian Said tersebut, dia sendiri tidak tau nama aslinya siapa dan hanya dipanggil dengan Nama Shinigami.
Malam berdarah sekali lagi telah berakhir, Jalan yang penuh kegelapan harus ditempuh oleh Shinigami, Demi kesetiaan nya pada sang Dewi!!
__ADS_1