
"Ogahh!!!"Jawab Ashura, menolak lamaran yang dianggap nya konyol tersebut.
"Lagian juga kita baru bertemu hari ini, berani sekali kau melamar Dewi yang agung seperti diriku. dan juga menangnya apa yang kau punya, hmmm kau hanyalah anak kecil yang tak berguna!!" Kata kata ashura begitu menusuk pada anak laki laki yang melamar nya tersebut.
Semua murid tertawa melihat tingkah konyol Rei Yang tiba tiba melamar Anak baru.
"Apa apaan itu, lucu sekali kelakuan Rei, Aku kira dia hanyalah anak pemurung. tapi dia hanyalah orang yang bisa melawak!!, hahahah."
Rei hanya menghembuskan Nafas nya, dan berbalik menuju meja belajar nya yang ada di belakang. Sungguh dia telah mempermalukan dirinya sendiri.
Ashura hanya menatap kepergian anak laki laki tersebut, entah kenapa wajahnya sedikit memerah. Baru kali ini ada anak laki laki yang tiba tiba melamar nya, tentu saja Ashura bingung harus menjawab bagaimana. lagi pula Ashura sudah terbiasa hidup sendiri.
"Aku menantikan usaha mu selanjutnya, bocah!!" batin Ashura.
"Baik anak anak silahkan duduk ke kursi kalian masing masing!!" pinta sang guru.
Keempat murid baru tersebut, juga ikut duduk mengisi kursi kosong yang disediakan.
Kegiatan belajar mengajar dimulai.
Disudut kelas paling belakang Rei hanya menutupi wajahnya yang malu akan tingkah Konyolnya tersebut.
"Shhtt shttt!!!, " bisik gadis Chuni pada Nightmare yang duduk didepannya.
Nightmare menoleh kebelakang.
"Aku Male, salam kenal-su !!" Ucap gadis Chuni tersebut.
"Uhmm, Nightmare."
"Nee!! nee!! Mau makan siang bersama nanti-su, Akanku tunjukkan semua rahasia yang ada disekolah ini-su" Ajak male dengan muka berbinar dan mata memohon.
"Male Jangan ribut dikelas, Atau kau berdiri di depan kelas!!!" Sang guru memarahi Male karena suaranya terlalu keras.
"Hahaha!!, anak itu selalu saja ribut dikelas" Anak lain mentertawakan Male.
"Baikk!-su, saya tidak akan ribut lagi-su!!" jawab male dengan muka sedih.
__ADS_1
Duarrr!!!! terjadi sebuah ledakan besar
tiba tiba sekolah diserang oleh sekelompok orang tak dikenal, semua siswa panik dan ketakutan guru guru berusaha menenangkan Anak anak.
"Hahahahaha!!!, Ini sudah saatnya memperlihatkan kekuatan ku yang sebenarnya-su!!" Male naik keatas meja dengan gaya anehnya, dan sindrom Chuni nya.
"Woii Male turun Dari atas meja!!" Teriak gurunya.
"Selama ini aku telah menyembunyikan kekuatan yang sebenarnya-su, Mata ku ini menyimpan kekuatan yang bisa menghancurkan Galaksi dan isinya_" kek!!
"Turun woii!!!" Guru langsung menarik turun Male.
"Huaaahaaa!!!, Guru jahat-su" Rengek Male.
"Heii, dimana hilangnya. anak baru itu dan juga Tiffany?" Beberapa anak menyadari mereka sudah tidak ada dikelas.
"Lihat semuanya mereka ada diluar!!" teriak Siswi melihat mereka berlima di luar kelas.
"bahaya, mereka berhadapan langsung dengan para penjahat tersebut!!" anak anak bergerombol di jendela
guru kewalahan dan tak dapat berkutik.
Tiffany Dan yang lainnya berada di halaman sekolah bertemu dengan penjahat yang menyerang sekolah nya.
"Woiiii Kalian para cecunguk!!!, Hari ini adalah hari terakhir kalian!, bertobatlah!!" Teriak Tiffany.
Nightmare, Lightmare, Kumba dan Ashura juga ikut membantu.
"Hah!!, kalian salah sudah menyerang tempat ini" Ashura mengeluarkan aura yang sangat mengintimidasi.
"Benar !!, kalian telah mengganggu hari pertama sekolah ku" Kumba bersiap dengan pedangnya.
"Lihat lihat mereka menghadapi penjahat itu, mereka keren!!!" Teriak anak anak dari jendela.
"Apa apan ini, mereka hanya anak kecil. hei anak kecil lebih baik kalian pulang saja kerumah, lalu kembali nyusu dengan ibu kalian. hahahaha!!" Ketua penjahat tersebut meremehkan kemampuan para Loli.
"Semuanya serang!!!" Teriak Tiffany.
__ADS_1
"Berubahhh!!!!!"
"Li- li- li- ga Lo Li, tew tew tew" Pakai sound PO po po wer ren jer!!
(ntrr!! ntrr!!, ngapa genre nya jadi mahou shojou woii!!)
"Hyaaaaa, Flame blasttt!!!" Kumba menyerang dengan kobaran api yang membakar.
"Darkness bullet!!!" Bola bola hitam nightmare menghujani para penjahat.
"Shhhiiinggg!!!!!" Elemen cahaya Lightmare membutakan.
"Evil's burst!!!" Sihir Iblis Tiffany menyerang tanpa ampun.
"Sekarang giliran ku, Rasakan lah penghukuman para dewa!!"
"Hukuman Surgawi!!!!"
DUARRRR!!!!
Dalam sekejap Para penjahat dikalahkan dengan mudah, yahh untungnya serangan tersebut sudah di buat agar tidak membunuh para penjahat tersebut.
"Woahhh mereka hebattt!!!!"
"Hebattt!!!"
Semua anak sekolah yang menyaksikan tersebut bertepuk tangan.
"Sugoii- su!!!" Male mulai menemukan Rival nya.
...********...
Dibagian lain sudut sekolah yang tak diketahui Semua, Para penjahat juga berhasil dikalahkan.
"Huhhh, hahhh!!!" Reii menghembuskan napasnya.
Tubuhnya dilapisi oleh elemen petir. Seragam nya penuh debu dan kotoran, setelah bertarung menghabisi penjahat itu sendirian. untuk anak sepuluh tahun itu adalah yang luar biasa.
__ADS_1