I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 85.Kusuma Servant's Vs 9 Demon King's


__ADS_3

"Megiddo dan Tzabaoth kuserahkan Pria badai aneh itu pada kalian" Perintah Said, memerintahkan Kepada kedua Arch-Spirit untuk menghadapi Dewa indra.


"Siap laksanakan Master!! " Jawab keduanya, Tanpa banyak basa basi, Keduanya Langsung melesat bagai peluru langsung menyerang kearah Dewa indra.


Indra bahkan Tak siap untuk bertarung, karena dirinya hampir dibuat serangan jantung hanya kerena melihat Kedua Arch-Spirit tersebut.


"Sialan!!, Hanya karena kalian Arch-Spirit bukan berarti aku takut menghadapi kalian" Indra tak mau kalah hanya dengan perasaan takutnya, bisa jadi Arch-Spirit itu lebih lemah darinya.


Kedua gadis itu tak menghiraukan Ocehan Indra, Di hanya menatap dengan pandangan dingin, berharap segera menyelesaikan tugas yang diberikan Master.


Tzabaoth, merupakan Arch-Spirit Memiliki kemampuan untuk mengendalikan angin. Sebuah Invisible Sword muncul di tangannya. sebuah pedang tak terlihat yang tercipta Dari roh Angin.


Kedua tangan Tzabaoth mengangkat Invisible Sword Dan mengarahkan nya, Slashh!!. Dalam satu kali tebasan.Blaaarrrr!!, Badai petir yang di ciptakan Indra terbelah menjadi Dua bagian.


Seketika Mata dewa indra terbelalak Dan rasa ingin keluar, Tak menyangka dengan mudah nya, Arch-Spirit bisa membelah Badai petir ciptaannya.


Megiddo juga tak ingin ketinggalan bagian, Arch-Spirit yang mampu mengendalikan Air, dan memanggil Pasukan Roh air.


"Aaaahhhhhh..... "


Butiran butiran Air di udara langsung memenuhi panggilan Megiddo. Peri peri kecil muncul Di sekitar Nya.


Dengan bibir kecilnya nan imut, Megiddo mengucapkan mantra.


"Para Roh air yang berada dalam naungan ku, Jiwa jiwa yang tenang. Peri peri pembawa keberuntungan, Hancurkan lah Badai yang ada di hadapan Kalian !!" Sebuah pusaran Air raksasa Muncul dan mulai menelan Badai petir.


[Elohim Slayer!! ]


Blaaaasssttt!!.


Badai tersebut Hancur di telan pusaran Air, Badai yang membawa ketakutan tersebut, kini digantikan pusaran Air yang menenangkan. Seketika Rasa Aneh dan mengganjal yang dirasa kan penduduk kota tiba tiba hilang.


Nightmare Tak perlu lagi memasang pelindung nya.

__ADS_1


Langit seketika cerah, setelah badai panjang. pelangi indah muncul di atas langit.


"Tidak mungkin?. Badai petir ku yang bahkan bisa menghancurkan Pasukan dunia bawah, Di lahap olehnya dengan begitu mudah, Arch-Spirit aku terlalu meremehkan kekuatan mereka!! " Indra menyadari jika dia bukan tandingan bagi kedua Arch-Spirit tersebut, tapi jika duel melawan satu mungkin indra jauh lebih unggul.


"Apakah ini kekuatan dari Arch-Spirit? " Kumba terpana sambil menatap langit yang cerah, Sejenak ia terpana akan kecantikan kedua gadis Arch-Spirit itu.


Tapi tak berlangsung lama, karena kumba dan yang lainnya masih harus menghadapi Ashura yang mulai mengamuk.


Said berjalan santai mendekati Ashura.


"Wujud mu itu terlihat mengerikan lho, Ashura " Ucap Said, Dengan santainya, padahal Bisa jadi ashura langsung menyerang nya kapan saja.


"Master berhati hati lah, Dia bukan ashura yang master kenal!! " Kumba memperingati Said.


"Aku tahu kok, Benar begitu bukan? MAHISHASURA!! " Balas said menatap Inverse Ashura, Kepribadian berbeda dari ashura yaitu Mahishasura.


Mahishasura diam tak menjawab namun mengeram seperti Bintang buas.


Tujuh Raja iblis yang tersisa bersiap menyerang Said.


Raja iblis Dengan sebuah pedang besar, Sword breaker Menghunuskan pedangnya ke said, Said hanya merespon dengan senyuman, dengan kata lain Dia bukan lawan yang layak bagi said.


Merasa Terhina, Raja iblis tersebut Maju menyerang Menggunakan pedang kehancuran ke 3, Sword breaker.


Ayunan tersebut Tepat ke arah Said, dan siap memotong tubuh nya menjadi dua bagian.


"Sayang sekali, kau bukanlah lawanku!! " Said menatap tajam tak ada rasa takut dalam benaknya. Benar benar seekor semut yang tau diri.


Wossshhh!!


Serangan lain muncul Dari samping Raja iblis yang tengah menyerang Said, Ia tidak menyadari muncul nya serangan tak terduga.


Bummmm!!.

__ADS_1


Menyebabkan ledakan dan membuat Nya terpental jauh.


Seorang Gadis berambut Hitam muncul, dengan pedang nya yang besar, Mempunyai kemampuan bertarung seperti kesatria Vatikan, Pengguna Ambarawa Sword.


"Lawan mu adalah aku, sudah tak sabar lagi ingin segera mencincang Habis tubuh mu. Tak kubiarkan kau menyentuh Mastet sedikit pun. " Tasya tersenyum sinis, Hasrat bertarung nya sangat kuat.


Tak lama kemudian Raja surgawi lainnya Muncul, mengenakan Zirah Siap tempur dengan senjata lengkap.


"Halo kumba kau terlihat berantakan hari ini" Karna menyapa Kumba dengan nada mengejek.


"Dasar!!...... Dari mana saja kalian ini" Kesal kumba melihat Raja surgawi lainnya yang baru saja muncul.


Tak hanya Ketiga raja surgawi yang muncul,


Seekor Binatang Buas juga muncul, Bulu putih nya yang lebat, Namun Wajahnya yang seram siap mencabik cabik lawannya. Dan di atas kepalanya Terdapat Lampu tidur, eh maksudnya Aroon sang Sorcerer Agung.


"Kau telat lampu tidur!!." Ucap Kumba dengan wajah kesal.


"Njirrr di bilang lampu tidur melulu!!" Aroon mendengus kesal, Ia masih belum mendapatkan tubuh yang cocok untuk dirinya.


"Wahh lampu tidur, juga datang!!" teriak lightmare kegirangan.


"Sudah kubilang Aku bukan lampu Tidur woi!!, Aroon. Panggil Namaku Aroon sang Sorcerer agung!! " Aroon habis kesabaran nya.


"Iyahh, lagian kau memang lampu tidur bukan!! " Nightmare Mengatakan Realita, Jika selama ini Aroon Dijadikan lampu tidur oleh Said dan juga sebagai lampu hiasan.


Aroon langsung murung, tak semangat untuk hidup. Padahal dia sendiri sudah mati.


"Master serahkan para iblis itu pada kami, Dan selamatkan Ashura " Kumba mulai bersemangat lagi untuk bertarung.


Semua pelayan said berkumpul, dan Untuk pertama kalinya bertarung bersama.


"Aku tidak bilang untuk menyelamatkan nya, Jika dia tidak kembali pada dirinya, aku tidak segan segan untuk membunuh nya" Ucapan Dingin said membuat semua orang terdiam.

__ADS_1


Apakah ini akan menjadi peristiwa Dimana seorang Master akan membunuh Servant nya.


...*******...


__ADS_2