I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 118.Maid.


__ADS_3

"Seperti yang ku duga kalian benar - benar cocok memakainya." Tessia memuji para elf yang sedang mengenakan pakaian Maid.


"Tunggu sebentar ini, cukup memalukan." Emily merasa malu belum pernah sebelumnya dia memakai pakaian seperti ini sebelumnya.


Lime juga terlihat sangat menyukai pakaian tersebut.


Sebelumnya ketika Tessia menanyakan kepada mereka apa yang di lakukan setelah ini, Mereka sedikit kebingungan. Terlebih lagi mereka tidak tau jalan untuk pulang.


"Begini saja bagaimana jika kalian menjadi Maid di mansion ini, Kebetulan mansion ini sedang membutuhkan pelayan." Tessia menawarkan pekerjaan Maid pada mereka semua.


"Maid ??" Mereka semua terkejut.


"Benar untuk sementara bagaimana kalau kalian menjadi Maid disini, Tentu saja kami akan membantu kalian untuk menemukan jalan pulang, Gimana?" Tessia berusaha meyakinkan para elf itu.


Sedangkan ketiga raja surgawi tidak banyak berkomentar, Lagipula meskipun Tessia bukanlah petinggi kota, Namun dia tetap saja orang penting.


"Benar kah?, Kalian akan membantu kami semua untuk pulang ?" Emily merasa senang, Terlebih jika dia bisa pulang ke kerajaan Altar.


"Kalian semua tidak keberatan bukan?" Emily menanyakan kesediaan saudarinya.


"Tentu saja kami semua akan mengikuti keputusan kakak." jawab mereka bersamaan.


"Sudah di putuskan kalian semua akan menjadi Maid di disini." Ucap Tessia sambil menepukkan kedua tangannya.

__ADS_1


"Baguslah dengan begitu rasa penasaran ku, Siapa Master mereka semua akan terjawab." batin Emily.


...**********...


Para Elf mulai melakukan pekerjaan mereka seperti Maid pada umumnya, Mereka bertanggung jawab atas kebersihan seluruh Mansion.


Emily dan Rea di tugaskan untuk membantu Tessia, Menyediakan Makanan untuk para budak yang telah di selamatkan oleh Said.


"Bukankah mereka semua?" Emily begitu terkejut setelah melihat budak - budak itu baik - baik saja.


"Kau benar mereka semua adalah budak, Tempat di mana kalian juga di selamatkan semalam." Jelas Tessia.


"Apakah Master itu yang telah menyelamatkan mereka semua?" Tanya Rea.


"Tunggu, Jadi master yang mereka maksud juga ada disana tadi malam, bukankah yang ku temui hanyalah Said, Apakah Said memang Master mereka semua?, Jelas tidak mungkin kan?" Emily sedikit Melamun, Master itu telah membuat nya terus memikirkannya.


"Baiklah tugas pertama kalian adalah, Membantu menyiapkan makanan untuk mereka semua." Tessia segera bersiap untuk menyiapkan makanan.


Rea langsung mengikuti langkah Tessia.


"Tidak hanya elf, Bahkan dia menyelamatkan Ras setengah manusia dan Hewan." Emily merasa kagum akan kepribadian Master itu.


*Hacccuhhh, Said bersin ketika akan berangkat ke sekolah, Merasa seperti ada yang membicarakannya.*

__ADS_1


Lime Saat ini bertugas untuk membersihkan ruangan yang akan menjadi perpustakaan.


"Yeeyyy, Bersih - bersih Lime sangat suka bersih - bersih." Lime terlihat sangat bersemangat hingga bernyanyi ria.


"Aku tidak akan membiarkan sebutir debu pun hinggap disini, Baiklah tuan debu inilah akhir kalian semua." Dengan kemoceng di tangan kecil nya, Dengan sigap Lime membersihkan semua rak buku.


Ketika sedang asyik bersih - bersih Lime merasakan Hawa dingin dan menakutkan dari belakangnya.


Membuat Lime menjadi ketakutan.


"Hai Nona......" Seseorang berbisik dari belakang Lime.


Lime memberani kan diri untuk menoleh, Tubuhnya gemetaran.


"Kyahhhhhh!!!!, Ada hantu kepala Tengkorakkk!!!" Lime berteriak ketakutan langsung kabur keluar dari perpustakan.


"Kenapa dia kabur?, Bukankah aku hanya ingin menyapa nya saja." Aroon sedikit kebingungan.


Sydney Sedang memandikan Neko, Raja dari ras Fenrir merupakan sebuah kehormatan bagi Sydney untuk memandikan Neko.


April juga di tugaskan untuk mengcek keadaan Zoewhy, Karena April sendiri juga yang meminta.


...**********...

__ADS_1


Sebenarnya rencana Tessia tidak menjadikan elf itu menjadikan Maid biasa, Melainkan Maid Pribadi yang akan melayani Said.


__ADS_2