I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 84. Memanggil Arch-Spirit


__ADS_3

Prrrffffttt!!!, Pak guru kebenaran meniupkan peluit menandakan Ulangan matematika selesai.


"Fiuhhh akhirnya selesai juga" said mengelap keningnya padahal tidak berkeringat.


"heeee, ternyata kau pintar juga rupanya " Puji Linda yang duduk disebelah said sambil melihat jawaban ulangan.


"Jangan Nyontek tau!!, Curang!! " Said menarik lembar jawaban nya.


"wekkk, terlambat. sejak awal mulai ulangan aku sudah melihat jawaban mu" Ejek Linda, Memperlihatkan Lembar jawaban nya yang terisi semua.


"Dasar wanita Sialan!! " Tanpa mempedulikan jawabannya dicontek said langsung terburu buru, mengumpulkan jawaban ulangan dan segera pergi.


"Terimakasih banyak said!! " Linda melambai kan tangan, melihat kepergian said, sambil tersenyum.


"Hummm, Dasar si bodoh itu kemana pergi nya" Kesal chelsea melihat said yang pergi terburu.


"Ohh, bahkan ketika sedang terburu buru said tetap kelihatan keren!! " Shinta terpana menatap Punggung said dari belakang, bahkan tak bisa mengalihkan perhatian nya ke yang lain.


"Ehhhh, shinta Bisa kumpul jawabannya sekarang!! " Pak guru kebenaran, tidak bisa mengambil lembar jawaban shinta yang sedari tadi ditahan oleh shinta.


"Woii, Cewek sok cantik buruan!!" Chelsea meneriaki Shinta yang masih melamun.

__ADS_1


Linda pun yang sedari tadi menyadari ada hal yang aneh sedang terjadi, langsung keluar kelas, Linda Juga termasuk Orang yang disebut Paranormal yang bisa melihat hal yang tak kasat mata, Sama halnya tessia yang bisa melihat Aura seseorang, Linda memiliki Kemampuan untuk melihat Ramalan Langit, Hanya dengan melihat perubahan warnanya.


...**********...


Di luar said dapat melihat Sebuah badai petir raksasa Diatas kota, Mungkin beberapa orang menyadari, Badai tersebut kian membesar dan mulai merusak pelindung Yang di pasang Nightmare.


"Aku harap aku masih sempat Untuk menyelamatkan mereka semua"


Seberkas Cahaya melintas di depan said, yang membuat langkahnya terhenti. Cahaya biru dan hijau. Terasa tak asing bagi said.


"Spirit? " Said menyadari jika Cahaya tersebut adalah Roh Spirit.


"Aku ingin mencoba sesuatu terlebih dahulu " Said melirik sistem miliknya, Dan melihat kemampuan nya yang belum pernah digunakan, Yaitu skill Summoner. yang dia dapatkan setelah mengalahkan Black death, Bisa dibilang bukan mengalahkan sih.


"Wahai Jiwa suci nan murni, Yang membawa Berkah dan Kehidupan, Aku adalah Said kusuma, Dengan Ini aku memanggil Kalian!! " Said mengucapkan Mantra untuk memanggil Roh Spirit Yang melintas dihadapan nya.


"Penuhi lah panggilan ku, Dan layanilah Aku sebagai Master Kalian!! "


Kedua cahaya Biru dan hijau tersebut merespon panggilan said, dan bercahaya semakin Terang.


Cahaya Terang dan menyilaukan Mata, Roh Spirit memenuhi panggilan Said, Roh Yang Agung, Roh yang terkuat, Roh yang telah tertidur Ribuan tahun terbangun Berkat panggilan Said.

__ADS_1


Cahaya tersebut mulai memiliki rupa dan bentuk, Rambut indah berkilau Beterbangan bak sebuah ombak, Gaun indah bersinar. Aroma harum nan wangi muncul Dari kedua gadis yang Ada dihadapan Said.


Arch-Spirit Datang memenuhi Panggilan said.


Betapa terkejut said, Jika roh yang dia panggil adalah roh tingkat tinggi, Kekuatan mereka Sangat besar hingga tak terukur, Karena mereka adalah kekuatan itu sendiri.


Kedua gadis itu tersenyum, dan menatap lama wajah tampan said, mungkin mereka berkata jika said adalah makhluk tertampan yang pernah Mereka temui.


"Salam Untuk master, Kami telah lama menantikan Dirimu " Ucap keduanya sambil menundukkan diri dihadapan said.


"Eh?, sudah lama apa maksudnya? " Said teheran.


"Untuk sebelumnya, terimakasih telah memenuhi panggilan ku" balas said, Pandangan nya tak teralihkan menatap kedua gadis Cantik tersebut.


"Master Silahkan Anda memberikan kami nama" Pinta keduanya seakan memohon agar said segera memberikan mereka nama.


Said berfikir sejenak mencari nama yang cocok untuk mereka berdua.


"Baiklah, mulai sekarang Nama kalian berdua adalah......


...Megiddo & Tzabaoth...

__ADS_1


__ADS_2