I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 108.Panglima Mamluk.


__ADS_3

Said Merapikan Baju nya yang di penuhi debu, Warna putih kemeja Bajunya menjadi Merah kecokelatan, Bau Amis Darah dan Bau Bahan bakar minyak yang sangat menyengat.


"Gawat Jika aku pulang dengan keadaan seperti ini Guru pasti akan memarahi ku!! " Pasrah Said, Membayangkan dirinya mendapatkan Bogeman Maut Dari Guru Ovilla.


Sesaat Said terdiam, Berfikir Harus berbuat apa. Kemudian mengambil Jam saku yang ada Di Balik Bajunya.


Pukul 02 Malam, Tidak terasa Hari sudah selarut ini, Terlebih Besok pagi Said Akan masuk sekolah.


"Begitu Rupanya, Keh " kekeh said, Ketika Dia bisa merasakan Bahwa Kota Minerva Telah di Masuki penyusup.


Namun said sama sekali Tidak merasakan Khawatir sedikit pun, Lagi pula Dia memiliki Servant's yang bisa di andalkan dalam melindungi kota.


"Woi Bocah Tengik, Aku tidak menyangka kau telah melupakan ku!! " Suara Misterius itu langsung membuat said memasuki Alam bawah sadarnya.


Seorang Pria berbadan Tegak, Kekar besar dan berotot Berdiri Sambil melotot Tajam Kearah said, Memakai Zirah Besi Yang sangat tebal dengan Simpulan Rantai rantai kecil di sekitar Pundak.


"Kau terlihat Sombong ya Bocah Tengik!! " Pria itu menyapa Said dengan Suaranya yang berat.


"Owhh Kau rupanya " Balas Said dengan Santai, Sambil Ngupil Tanpa memperdulikan Pria Berwujud mengerikan Di hadapan nya.


"Kau rupanya apa Ha!!!, Dasar kau Bocah tengik Kau tidak mungkin melupakan ku bukan? " dengan Geram Pria itu menggenggam Kepala said Hingga seluruh Tubuh said terangkat Di udara.

__ADS_1


"Aku ingat Kau Paman yang cerewet itu bukan!" Jawab said seakan baru saja mendapat Ilham, Tanpa sadar tubuhnya sudah melayang di udara.


"Benar, Aku lah paman cerewet itu " Pria itu makin Geram dan menguatkan Genggam nya hingga said berkedut kesakitan, Menahan rasa sakit.


Pria Itu Adalah Baibars!!


Sang Sultan Mamluk Dengan Julukan Raja Padang Pasir Ain jalut.


...**********...


Baibars adalah panglima perang sekaligus Sultan dari dinasti Mamluk ketika pasukannya berhasil mengalahkan Pasukan Salib ke - 7, Dan Menghancurkan Tentara Mongol di Pertempuran Ain jalut.


Selama Hidup nya Di habis kan di atas kuda untuk berperang Melawan Musuh di medan perang, Menghadapi Pasukan Salib dan Pasukan Mongol Yang sangat Kuat Kala itu.


...******...


"Lalu apa yang membuat mu repot memanggil ku, Hanya karena kau rindu padaku, Hehehehe " Ucap Said Mengelus Tangan Besar Baibars yang ada di kepalanya berharap Baibars Melepaskan Genggam nya.


"Siapa Yang Rindu dengan Bocah Tengik. seperti dirimu !!" Baibars langsung melepaskan Genggam nya yang membuat Said seketika jatuh.


"Aduhh, Tidak bisakah kau menjatuhkan nya dengan pelan, Lagipula bagaimana kau bisa masuk ke alam bawah sadar yang hanya bisa di masuki Oleh Julius " Said Mengelus Pantatnya yang kesakitan.

__ADS_1


"Soal itu, Aku Mengancam nya agar bisa mempertemukan Ku dengan mu" Balas Baibars, Mengingat Bagaimana Dia mengancam Julius dengan Cara menterornya setiap Hari.


*PERTEMUKAN AKU DENGAN BOCAH TENGIK ITU!! " Kata kata Ancaman yang Di ucapkan Baibars Setiap Hari, Membuat Julius Trauma dan Demam selama Sebulan.


Sungguh Aib yang memalukan Bagi Sang Kaisar Romawi tersebut.


"Lalu dimana Julius itu sekarang Kenapa aku tidak melihat nya? " Said menyadari Hanya ada mereka berdua disana.


"Dia bilang dia sedang tidak ingin bertemu dengan mu untuk sementara waktu, Aku tidak tahu alasannya. "


"Ohhhh Tidak Ingin bertemu ya??, Keh keh lihat saja Nanti jika dia berani datang menemui ku lagi" Said mengepalkan Kedua tinju nya, Dia belum Sempat memberikan pelajaran Pada Julis Pada perang Alam Alengka beberapa Bulan yang lalu.


"Lupakan Soal itu, Hal yang itu adalah.... "


"Adalah? "


"Kenapa Sampai Sekarang Kau belum memakai Kemampuan Yang telah ku ajarkan pada mu bocah Tengik!!. Apa kau Tidak tahu Setiap Hari Hassasin Selalu memamerkan Bahwa kau telah memakai Kemampuan nya, Kenapa kau begitu Pilih kasih!! " Baibars kembali Menggenggam kepala Said.


"Iya Soal itu karena memang mendesak " Balas Said Berargumen Bahwa dia memakai Kemampuan Hassasin Karena Saat itu Tasya sedang di culik.


"Setidaknya Pakai Saja kemampuan ku, Aku tidak bisa Jika Saingan ku Selangkah Berada di depan ku!! "

__ADS_1


"Kenapa kau begitu memaksa, Bahkan Sudah mati pun kalian masih tetap bersaing " Said Ingat betul Selama di Alam Nirwana Mereka berdua Selalu melakukan Kontes Siapa yang paling Hebat Setiap Tahun nya, Hasil nya Baibars Menang 149 kali dan Hassasin Menang 151 kali.


Mereka memang benar - benar Rival Abadi.


__ADS_2