
Sebuah alur cerita baru telah terbuka, Sosok yang dikenal tanpa Ampun, Dan terkenal akan kekejamannya, Kini luluh akan perasaan hangat yang diberikan Said.
Jantung nyaa yang berdebar tanpa henti, Wajah yang memanas dan merah merona, Adakah yang bisa menghentikan nya?.
Mungkin saat ini cupid, Sang dewa cinta telah menembakkan anak panah cintanya ke dirinya.
"Hmmm, Jika kau tidak keberatan aku bisa mengantarkan mu pulang, Malam telah larut, Tidak ada yang bisa menjamin untuk tetap aman" Ucap Said, Wajahnya yg begitu polos dan senyumannya yang menawan, Membuat Shinta berdebar tak karuan.
"Tidak per- lu a - ku bis- a pulang sen- diri" Balas Shinta, Sungguh dirinya begitu gugup, Dan matanya tak sanggup melihat tatapan Said yang begitu tampan.
"Ahhh..!!! , Aku lupa, Tenang saja aku bukan orang jahat kok jangan takut, Bagaimana jika ku pesan kan taksi untuk mu" Said mengira wanita itu masih takut akan kejadian sebelumnya, Dan menganggap Said sebagai orang asing, Maklum Said orangnya gak pekaan.
Shinta hanya mengangguk Meng-iya kan perkataan Said.
Tak lama kemudian Said memesan taksi untuk Shinta, Dan mereka pun berpisah untuk malam itu, Akankah mereka berjumpa lagi?? .
Tanpa Said sadari telah membuat seorang wanita jatuh cinta pada dirinya, Hanya dengan perlakuan hangat yang diberikan oleh Said.
Sesaat Said tersenyum sinis, Untuk sesaat Said agak gemetar dan sedikit berkeringat.
"Apa apaan wanita itu, Sungguh tak bisa di percaya."Batin Said.
Sebelum nya secara tidak sengaja, Sistem Said memeriksa poin stat wanita tersebut, Dan membuat Said sedikit terkejut, Level yang dimiliki wanita itu adalah 1120, Level tertinggi yang pernah Said lihat selain dirinya, Yang pasti wanita itu bukanlah orang biasa.
Namun Said sedikit tidak memperdulikan nya, Asalkan tidak mengganggu kehidupan damainya, Tidak perlu di pikirkan, Menjalani kehidupan normal sangat di dambakan oleh Said jadi dia tidak perlu kepo dengan urusan orang lain.
...******************...
Clinkkkk....!!!!!!.
Tiba tiba Said memasuki alam bawah sadarnya, Sebuah alam bawah sadar tanpa batasan, Tanpa ada akhirannya, Sebuah dimensi tak berujung yang dimiliki Said di dalam alam bawah sadarnya.
"Wahhhh..!!!, Wahhh..!!!, Tampaknya kau begitu sombong sehingga tidak pernah mengunjungi ku" Suara yang terdengar familiar, Dan yang selalu membuat Said kesal.
__ADS_1
"Hahahaha, Lagian siapa yang ingin berjumpa dengan mu, Dan kau selalu membuat ku kesal sehingga aku memasang penghalang di dalam alam bawah sadar ku sehingga kau tidak bisa memasuki nya" Balas Said, Dengan nada sedikit kesal.
"Heee, Tapi aku bisa masuk loo!!! " Ucap Julius sambil menunjuk dirinya.
"Ahhhh..!!!, Sialannnn..!!!, Bagaimana caranya kau bisa kedalam?, Padahal aku sudah memasang penghalang!!!" Said tampak begitu kesal.
"Hahahaha, Tenanglah...... Aku hanya datang memberikan sesuatu untuk mu" Julius tampak menenangkan Said yang sangat kesal padanya.
"Cepat katakan, Atau aku akan menendang mu keluar " Said bersiap siap untuk menendang, Membuat julius meneguk air liurnya.
kemudian Julius, Mengangkat tangan kanannya kedepan, Dengan telapak tangan terbuka lebar, Julius menutup matanya untuk berkonsentrasi.
Secercah cahaya muncul di telapak tangan julius dan cahaya tersebut makin terang sehingga menyilaukan mata, Ribuan hingga ratusan ribu kartu keluar dari tangan julius.
Kartu kartu tersebut beterbangan seakan memiliki sayap, Ratusan ribu kartu tersebut terbang mengelilingi mereka berdua.
Julius kemudian membuka matanya.
"Apa kau sudah melihat nya, Ini adalah kartu yang berisikan skill yang bisa kau pilih, Ada ratusan ribu kartu skill yang ada disini namun kau hanya bisa memilih 3 kartu saja, Silahkan pilih" Ucap Julius dengan senyuman lebar.
Said sangat terkejut, Mengetahui ratusan ribu kartu tersebut tertanam didalam berbagai skill, Dan dirinya hanya boleh milih 3 kartu skill saja.
"Tunggu dulu dari mana kau bisa mendapatkan kartu skill sebanyak ini? " Tanya Said keheranan, Benar benar tidak masuk akal.
"Ahhh - ya - itu, Yahh kau boleh pilih sesuka mu saja, Cepat silahkan pilih" Tampak Julius tidak mau menjawab pertanyaan Said, Dengan senyuman konyol sembari menggaruk kepala bagian belakang yang tidak gatal.
"Hmm..., Lagian aku juga tidak peduli dari mana kau mendapat kartu skill sebanyak ini, yang penting aku harus memilih 3 kartu dari ratusan ribu kartu yang ada disini" Said mulai mengamati kartu kartu skill yang beterbangan mengelilingi nya, Tiap tiap kartu Tertulis skill yang berada didalamnya.
Ada juga beberapa kartu emas, yang merupakan skill langka atau skill yang sangat kuat.
Namun diantara ratusan ribu tersebut said hanya memilih 3 kartu berwarna biru, Yang berarti skill tersebut berada di tingkat menengah, Dan bisa naik menjadi tingkat lanjutan.
"Hahahha, Apa kau yakin memilih 3 kartu skill tersebut?, Bukan kah masih banyak lagi skill yang lebih kuat yang bisa kau dapat kan" Julius tertawa, Melihat said hanya memilih kartu skill biasa.
__ADS_1
"Tentu saja aku tidak akan merubah keputusan ku" Balas Said yang tidak menghiraukan bualan Julius.
"Jika begitu, Dengan ini aku akan memberikan kartu skill itu pa- da" Tiba tiba perkataan Julius dipotong oleh Said.
"Tunggu dulu, Apa maksudnya kartu hitam tanpa skill ini" Said melihat kartu berwarna hitam tanpa skill, Terbang melewati nya.
"Yahh, Mungkin saja itu kartu sampah yang ikut termasuk kedalam kartu skill yang berada disini, Jika kau menginginkannya, aku akan memberikan nya pada mu" Ucap Julius.
"Baiklah aku tidak keberatan, Dengan ini aku memiliki 4 kartu skill" Jawab Said dengan nada datar.
"Humm ..!!, Kau ini benar benar tidak bisa di tebak " Julius menggelengkan kepala nya.
"Heii!!, Apakah sudah selesai, Jika begitu aku akan segera menendang mu" Ucap Said yang tidak tau terima kasih setelah di kasih kartu skill.
"Hikss, Tunggu dulu kita bahkan belum bicara banyak, Aku sebagai guru mu belum selesai membimbing mu" Balas Julius dengan mata berkaca kaca.
"Terserah kau, Baiklah aku tinggal ya" Said beranjak pergi meninggalkan Julius.
Sesaat langkah Said terhenti ketika mendengar ucapan Julius.
"Hei Said, Apakah kau pernah menantang tuhan?." Nada bicara dari Julius tanpa terdengar serius dan sangat jarang Julius berada di situasi macam ini.
"Hahh!!?, Hanya orang bodoh yang menantang tuhan, Yang tidak tahu akan kekuatan nya dan mencoba ingin melawan tuhan" Said tampak sedikit tertawa kecil, Dan merasa itu sedikit pertanyaan konyol untuk di ajukan.
Said segera meninggalkan alam bawah sadarnya dan menuju dunia nyata.
Julius kini tampak tak berekspresi, Tatapan nya begitu menakutkan, Apa maksud dari perkataan Julius tersebut?, Apakah dirinya pernah menantang tuhan??.
Masa lalu apa yang di sembunyikan oleh Julius, Dari awal dia itu memang misterius.
Sang kaisar agung romawi, JULIUS CAESAR.
Benar - benar tidak bisa di tebak.
__ADS_1