I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 119.Hasil Ulangan.


__ADS_3

Saat Said memasuki kelas dia mendengar banyak orang yang bercerita mengenai kejadian semalam.


"Hei apa kau tau tadi malam telah terjadi gempa terus menerus."


"Benar bahkan aku tidak bisa tidur, karena gempa tersebut."


"Katanya setelah gempa tersebut di temukan ruangan bawah tanah yang sangat besar di bawah kota, Bukankah itu penemuan yang sangat menggemparkan."


"Aku juga dengar katanya, Blood hawk mantan party pahlawan rank S, Tewas terbunuh pada insiden tadi malam, Padahal aku ini penggemar beratnya."


Said hanya berjalan melalui mereka yang terus membicarakan kejadian tadi malam.


"Apa jangan - jangan ini ada hubungannya dewa kegelapan."


"Dewa kegelapan?, Omong kosong macam apa itu." Batin Said, Mood nya sangat buruk pagi ini mendengar ocehan sampah.


Langkah Said terhenti, Cahaya terang menyilaukan mata tersenyum kepadanya, Dia adalah Chelsea.


"Selamat pagi tukang tidur, Bagaimana apakah kau masih mengantuk?." Chelsea menyapa Said, Sambil memperhatikan mata panda said.


"Yah begitulah, Kau terlihat ceria seperti biasanya ketua kelas." Balas Said.


"Hehehe, Kau telihat seperti panda Lho." Chelsea menepuk pundak said pelan.

__ADS_1


Ketika Said menoleh ke kanan Said melihat Shinta yang tiba - tiba wajah nya memerah.


"Panda, Woahhh Sangat imuuttt!!" Batin Shinta, Setelah mendengar kata panda.


Shinta sepertinya sangat menyukai panda, Terlebih lagi Boneka panda yang di berikan said padanya, Sebutir debu pun tidak dibiarkan hinggap di atas boneka panda tersebut, Bahkan setiap malam Shinta tidur bersama boneka panda dan membayangkan jika itu Said yang tidur bersama nya.


"Apa kau baik - baik saja?, Wajah mu terlihat memerah." Tiba - tiba Said ada di hadapan Shinta dan menyentuh keningnya.


Seketika wajah Shinta kian memerah, Degup jantungnya berdetak lebih cepat, Perasaannya meluap - meluap.


"Ahhhh.... Aku baik - baik saja !!!" Shinta langsung lari keluar kelas.


Linda menatap said sambil menyeringai.


"Kenapa anak ini?, Otak nya korslet kah?" Batin Said melihat Linda menatapnya.


Pelajaran pertama adalah matematika, Yang di ajarkan oleh pak guru kebenaran.


"Yoooo, Selamat bagi murid - murid kebenarann!!!!!!" Dengan semangat Pak guru kebenaran membuka pelajaran.


"Pagiiii!!!!, Pak guru kebenaran!!!" Dengan Lesu satu kelas membalas ucapan pak guru.


"Bagus !!, Macam itu lah murid kebenaran yang pak guru suka, Baiklah pagi ini kita pak guru akan membagikan hasil ulangan matematika Minggu lalu." Pak guru langsung membagikan hasil nilai ulangan matematika.

__ADS_1


Beberapa dari murid ada yang bahagia mendapat nilai bagus ada juga yang pasrah dan muram.


Linda tersenyum ke arah Said sambil memamerkan Kertas ulangannya yang bernilai seratus, Hasil nyontek dari said.


Said mendesis kesal melihat senyuman penuh kelicikan Linda.


"Anak muda Said, Setelah pulang sekolah jangan lupa ulangan kembali, Kebenaran tak pernah lari dari remedial." Ucap pak guru kebenaran setelah memberikan kertas hasil ulangan milik Said.


Said menatap heran padahal nilai nya seratus, Kenapa dia harus ikut remedial.


"Pak guru bukankah nilai ku seratus, Kenapa juga harus remedial."


"Seratus kata mu!!!, Memang betul lah nilai mu seratus !!!." Pak Guru kebenaran berteriak di telinga Said.


"Terus kok remedial pak guru?"


"Mu tak nampak kah???, kertas ulangan mu tak ada lah nama !!, Cuma satu orang saja yang tidak punya nama." Teriakan pak guru membuat satu kelas menutup telinga.


"Hehh Siapa itu pak guru?." Tanya Said penasaran siapa orangnya.


"Mu lahhhh !!, Pulang nanti langsung remedial, Paham tak?" Pak guru kebenaran menunjuk Jidat Said.


"Paham - paham, Ehehehe." Said terkekeh.

__ADS_1


Said kemudian melihat Shinta memamerkan hasil ulangannya pada Said, Sambil mengacungi jempol.


Tertulis nilai ulangan Shinta adalah 20.


__ADS_2