I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 124.Bakpao Meggido Di Sita


__ADS_3

"Kami pulang...!!" Sebuah Gate muncul, NightMare, LightMare, Tiffany, Ashura, Meggido, Tzabaoth, dan Kumba keluar dari dalam Gate.


"Wahhh Capek nyaa." Kumba langsung membaringkan dirinya di atas Sofa yang sangat lembut.


"Ehehehe, Sekolah itu menyenangkan bukan?" LightMare masih sangat bersemangat.


"Apa nya menyenangkan, Bu guru itu bahkan menyita makanan ku." Dengus kesal Meggido ketika dia sedang asyik makan bakpao di kelas, Bu guru memarahinya dan mengambil bakpao tersebut.


"Rasa nya juga seru, Aku bisa berteman dengan banyak orang." Tzabaoth yang biasanya kalem mulai tertarik dengan sekolahan.


"Benar kan, Sekolah itu seru banget..!!" balas LightMare.


Ashura hanya diam saja, Dan pergi meninggalkan mereka semua.


"Kenapa kakak Ashura kelihatan aneh seperti itu ?" Tanya LightMare.


"Huhh, Biasa tuh baru beberapa hari tidak berjumpa dengan Rei dia sudah ngambek." Kekeh Kumba yang masih berbaring di atas sofa besar itu.


Tiffany kemudian kembali membawa kan sebuah botol besar yang berisi minuman dingin, Dan NightMare yang membawakan Gelas nya.


"Asyikk ada minuman dingin..!!" LightMare langsung menghampiri Tiffany dan NighMare.

__ADS_1


Kumba yang merasa kehausan juga tak mau ketinggalan minuman segar tersebut.


"Ahhh... Segernyaa..." Kumba merasakan tenggorokannya merasa seger.


"Umuhhh, Seger sekali lho." LightMare dengan Imutnya meminum dengan kedua tangannya.


"Minuman yang sangat dingin." Ucap Tzabaoth setelah meneguk segelas air dingin yang di bawa kan Tiffany.


Sedangkan Meggido masih kesal di karena makanan kesukaannya di sita oleh guru.


Disekolah setelah jam pelajaran selesai, Bu guru mencari kesana kemari keberadaan murid baru tersebut.


"Haduhh.. Kemana anak baru itu pergi ?, Padahal aku ingin mengembalikan makanannya ini, Aku hanya memberikannya pelajaran kalau tidak boleh makan di kelas."


...*******...


Setelah itu Tessia memperkenalkan anak - anak yang lain dengan para elf, Mereka mulai berkenalan satu sama lain dan mulai menunjukkan kedekatan mereka semua.


Ketika Emily berhadapan dengan Tiffany dia dapat merasakan aura iblis yang begitu pekat, Aura iblis yang sangat kuat.


"Gadis ini sangat berbahayaa..!!" Batin Emily melihat Tiffany yang hanya berdiri diam melihat anak - anak yang lain bermain.

__ADS_1


"Dia itu putri ku Tiffany Syahfitri, Bagaimana menurut mu ?" Tessia juga menyadari tatapan Emily yang memperhatikan putrinya.


"Putri Nona Tessia ?, Tapi ada sesuatu yang..."


"Maksud nya kau bisa merasakan aura iblis yang dimilikinya.?" Tessia menatap dingin Emily yang membuat Emily sedikit gemetar.


Emily hanya menggangguk dan menundukkan pandangannya.


"Ternyata kau bukanlah elf biasa ya, Tenang saja meskipun putri ku memiliki kekuatan iblis dia masih bisa mengendalikan diri kok." Wajah Tessia tiba - tiba ceria kembali, Seakan tatapan dinginnya menghilang begitu saja.


Emily hanya terdiam, Bagaimana bisa putri Nona Tessia bisa memiliki kekuatan iblis, Terlebih aura iblis yang dia rasakan bukanlah aura iblis biasa melainkan aura iblis tingkat atas yang bisa menghancurkan satu negera dengan satu serangan.


Emily tidak tau jika aura iblis yang dia rasakan itu adalah aura dari Ratu Iblis Iri hati.


Tiffany menoleh menyadari tatapan Emily, Namun Tiffany mengabaikannya.


"Kakak masih sakit kah?." LightMare menatap Zoewhy dengan Bola matanya yang besar dan berwana emas kecoklatan.


"Hmmm, Aku sudah baikan kok kamu tidak perlu khawatir." Zoewhy tersenyum melihat kepolosan LightMare.


"Yoshh, LightMare akan membacakan mantra kesembuhan, sakit hilang lah menghilanglah dari kakak cantik ini, Tarararara....." LightMare dengan ke imutannya mengeluarkan sihir yang membuat tubuh Zoewhy merasa lebih baikan.

__ADS_1


"Luar biasa itu sangat hebat." Para elf itu terkagum melihat kemampuan LightMare.


"Ehehe..... Bukan apa - apa kok." LightMare merasa tersipu malu, Dan memperlihatkan senyum manisnya yang melebihi madu.


__ADS_2