I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 81.Rei menantang Dewa


__ADS_3

"Ashura, Kau tidak perlu takut lagi, kami akan selalu bersama mu" Lightmare memeluk Ashura dengan lembutnya, pipinya yang imut menempel di wajah ashura.


"Wahh aku juga mau di peluk" ucap rei meskipun wajahnya baru saja kena tonjokan.


"Mati sana Bodoh!! " Kata kata ashura langsung menyayat hati Rei.


Ashura menyadari Jika dia selama ini dalam kesendirian, hinggga ribuan tahun, Keluarga yang menganggap nya hanyalah ibunya. menjadi dewi yang memimpin Dunia kecil yang selalu dikucilkan dan remehkan.


Hingga ashura bisa menemukan sesuatu yang bisa dianggap seperti keluarga. pertemuan nya dengan said, memang lah suatu yang ditakdirkan.


Tidak buruk juga jika dia harus menjadi bawahan dari manusia, Toh dia juga sudah kalah bertarung melawan Said.


Ashura terus membayangkan kebersamaan nya dengan yang lain, meskipun belum terlalu lama. Hari bahagia pertamanya adalah ketika masuk sekolah, Merasakan mendapatkan seorang teman. tiffany, Kumba, nightmare, lightmare, Male dan orang aneh yang selalu ingin menikahi nya Rei vektor.


"Ini bukan saatnya untuk putus asa, kecewa, dan gemetar ketakutan. Ashura akan kutunjukkan Bahwa diriku layak untuk menikahi mu" Rei memasang kuda kuda bertarung, Aliran listrik yang menyelimuti tubuh terus Arus dan tegangan listrik kian membesarkan.


THUNDERBOLT


"Kemampuan macam apa itu? " Tiffany keheranan.


"Manipulasi Kinetik" balas Rudolf.


"Apa itu manipulasi Kinetik? " tanya lightmare polos.

__ADS_1


"sebuah kemampuan yang mampu mengubah, membentuk, menambah dan merekayasa Gerakan, sehingga bisa menghasilkan energi, Energi yang dihasilkan nya menciptakan Arus listrik " Rudolf yang sudah berpengalaman jelas dia mengetahui seluk beluk sihir manipulasi.


"Aku belum mengeluarkan kemampuan ku sepenuhnya!! " Aliran listrik di Tubuh Rei menyebar ke seluruh kota.


"Bukan hanya manipulasi kinetik, dia juga mampu memanipulasi Listrik" Tiffany Terkagum melihat kemampuan Rei.


Aliran Listrik yang dihantarkan Rei keseluruhan kota, kembali membawa Arus listrik yang lebih besar.


Seluruh kota tiba tiba listriknya menjadi padam.


"Yang benar saja, Rei mengambil seluruh listrik yang ada di kota!! "


Perasan kagum ashura pada Rei begitu membuat dirinya tertarik.


"Hei bocah, sebaiknya kau tidak gegabah " Rudolf memperingati Rei.


"Ada apa ini ashura, apakah kau begitu lemah, hingga harus berlindung di balik manusia? " Dewa indra dengan senyuman Sinisnya menghina Ashura.


"Heiii, kau aku tidak peduli jika kau itu kakaknya ashura atau bukan, yang jelas Aku akan menikahi nya!! " Rei menunjukkan Jarinya.


"Manusia menikah dengan dewi, Lawakan macam apa ini, HAHHAHAHA!! " Indra tertawa terbahak bahak.


SLAASSHHH!!!

__ADS_1


Dalam sekejap, Wajah indra terkena serangan rei, hingga wajahnya mengeluarkan secercah darah.


"Manusia Sialan!!!! " indra mengamuk langsung turun Untuk menghajar Manusia biadab.


"Kecepatan Super, ThunderBolt!! " Rei Langsung menyerang membabi buta, hanya dengan mengandalkan Kecepatan yang dimilikinya nya.


Daaarrr!!!


Duaarrr!


Suara petir bergemuruh, Diatas langit mereka bertarung satu sama lain, Dengan kecepatan kilat dan kecepatan Super, Mereka terlihat seperti lampu neon yang berkelap kelip saking cepatnya.


Tiffany Saja kecepatan Suara sudah membuat nya kewalahan, bagaimana jika itu kecepatan Cahaya.


"Lihat saja aku akan menghajarmu karena telah membuat Ashura menangis!! " Ucap rei dengan angkuh nya.


Rei menyerang dari berbagai arah, Mendarat kam pukulan dan tendangan ke arah Indra. Namun itu Sama sekali tidak berpengaruh, karena Dalam Badai petir itu, Indra lah yang berkuasa.


"Manusia itu begitu naif " Setelah ucap itu berakhir, Bzzztt!!, Tangan kanan indra menusuk tepat di jantung Rei. Hingga menembus tubuh nya, Indra menggenggam Jantung Rei yang masih berdetak, Crunnchh!! lalu menghancurkan nya


"uhuuukkk!!, Bagaimana bisa, aku tidak menyadari _ n - ya! " Pandangan rei mulai kabur, Kesadaran nya mulai menghilang.


"REIIIIIIII!!!!!!!! " Teriak ashura tidak percaya. Air matanya menetes membasahi wajahnya.

__ADS_1


Bruukkk!!, Tubuh rei jatuh diatas tanah.


__ADS_2